Aku Istri Pengganti

Aku Istri Pengganti
chapter 23


__ADS_3

Lisa tertidur lelap disofa waktu menunjukan pukul lima sore namun Ronald belum juga ada


"awwww leher ku sakit"ucap Lisa menggelengkan kepalanya


"ishhh sudah jam lima orang itu belum juga datang"ucap Lisa


kemudian Lisa merasa sekujur badannya lengket karena keringat.akhirnya Lisa mandi dan memutuskan menggunakan pakaian yang diberikan sekertaris Deo


"wahhh ini kamar mandi lengkap sekali"ucap Lisa heran melihat kamar mandi yang begitu luas.lisa terus memandangi hingga timbul keganjalan


"mau mandi cctv-nya nyala gitu"ucap Lisa memperhatikan cctv-nya yang bergerak mengikuti arahnya


" makanya jangan ngintip"ucap Lisa menutup cctv-nya menggunakan handuk


kemudian Lisa sudah merasa aman dan mulai mandi.selama 20 menit Lisa sudah selesai mandi dan menggunakan pakaian yang diberikan tadi


"ishhh sudah hampir jam 7 masih belum ada juga"ucap Lisa sudah mulai lelah


Lisa menunggu hingga pukul set sembilan malam tak lama itu akhirnya orang yang ditunggu datang namun Lisa sudah tertidur


"nyonya"ucap sekertaris Deo


"Jagan dibangunkan kamu bisa keluar sekarang"ucap Ronald dengan dingin


"baik tuan"ucap sekertaris Deo pergi meninggalkan majikannya


batuk ronald


Lisa yang mendengarkan batuk tersebut tak familiar dan terbangun terperanjat


"maafkan saya tuan saya ketiduran"ucap Lisa berdiri


"hmmm duduk"ucap Ronald duduk dihadapan Lisa

__ADS_1


"baik tuan,maaf tuan ada perlu apa anda memanggil saya"ucap Lisa terbata


"sekertaris Deo tolong bawa masuk"ucap Ronald


kemudian sekertaris Deo masuk dengan membawa beberapa masakan yang nampak enak


"makanlah"ucap Ronald menatap Lisa


"ahhh tidak tuan saya tidak lapar"ucap Lisa menolak


namun Ronald merasa marah dan kesal dengan perkataan lisa.akhirnya Ronald meminum segelas air dan berjalan menuju Laras dan memasukan air tersebut kedalam mulut Lisa dengan sebuah ciuman


"apaan nih cium orang sembarangan ada sekerisnya lagi"ucap Lisa syok


"kalau kamu masih tidak mau makan saya akan menyuapkan anda dengan cara seperti tadi"ucap Ronald cetus


"ahhh tidak tuan saya bisa main sendiri"ucap Lisa mengelap bibirnya dan mulai makan


"kenapa kamu masih disini kamu bisa keluar"ucap Ronald melihat tajam kearah sekretarisnya


kemudian Lisa dan Ronald untuk pertama kalinya makan bersama satu meja dengan berhadapan


"tuan saya sudah selesai makan apa yang anda ingin bicarakan"ucap Lisa


"ehemmmmn"ucap Ronald mengelap bibirnya


kemudian Ronald berjalan menuju laci dan membawa selembar kertas dan memberikannya kepada Lisa


"baca"ucap Ronald memberi kertas tersebut


...... surat perjanjian......


dalam surat ini dinyatakan dalam pernikahan saudari Lisa harus menuruti dan patuh terhadap saudara Ronald atas apapun.berikut beberapa syarat

__ADS_1


1.harus bersikap layaknya istri


2.mematuhi dan mengiyakan kemauan suami


3.tidak diperbolehkan keluar tanpa izin suami


4.tidak boleh berhubungan dengan laki laki mana pun


jika saudari Lisa melanggar peraturan saudara Lisa harus siap diperbudak selama hidupnya serta membayar denda sebesar 300 milyar rupiah.perjanjian ini berlangsung selama pernikahan selama satu tahun pernikahan


"apa kontrak pernikahan"ucap Lisa syok


"betul itu adalah kontrak pernikahan saya harap anda cepat tanda tangani surat itu"ucap Ronald


"tidak saya tidak bisa,kalau anda membenci saya anda bisa ceraikan saya"ucap Lisa menolak


"saya hanya perlu anda menandatangani surat itu bukan membantah"ucap Ronald kesal


"maaf tuan saya tidak bisa karena syarat tersebut terlalu berat saya tidak bisa meninggalkan Alex"


ucap Lisa


"kalau kamu tidak menandatangani surat itu sekarang saya akan membuat pacar kecilmu itu hilang selama lamanya"ucap Ronald mengancam


"tidak tuan tidak"ucap Lisa menangis


"Alex maafkan aku mungkin hanya cara ini aku bisa melindungi mu"ucap Lisa dalam hati dan menandatangani kontrak


"oke bagus, sekarang kamu ikut pulang kerumah saya"ucap Ronald mengambil surat kontrak


"tapi tuan"ucap Lisa


"Jagan tapi tapi, berhenti menolak dan selalu ingat dengan kontrak"ucap Ronald tersenyum licik

__ADS_1


dengan berat hati Lisa mengikuti kemauan suaminya itu untuk balik tinggal dirumahnya


__ADS_2