Aku Istri Pengganti

Aku Istri Pengganti
episode 124


__ADS_3

sudah hampir 2 jam akhirnya Lisa seleksi melakukan operasi.


"bagaimana dok bagaimana keadaan istri saya"ucap.ronald begitu khawatir


"Alhamdulillah operasinya berjalan dengan lancar tapi"ucap dokter


"tapi.....apa dok tidak ada kendala kan operasi juga sudah selesai saya mau melihat keadaan istri saya"ucap Ronald antusias


"maaf pak sebelumnya operasi memang berjalan dengan lancar namun nyonya Lisa belum masih Kritis"ucap dokter


"tidak mungkin bukan kah sudah selesai dan berjalan baik operasinya kenapa istri saya masih kritis"ucap Ronald


"maaf tuan tapi peluru tersebut sudah terlanjur masuk kedalam sehingga mengenai saluran darah di bagian lengan"ucap dokter

__ADS_1


"kamu kan dokter atau Carikan dokter yang handal agar istri saya bisa segera sadar tanpa masa kritis saya mohon dok apapun akan saya berikan tolong"ucap Ronald histeris


"saya sudah melakukan yang terbaik pak tapi Tuhan lah yang menentukan sebaiknya tuan segera berdoa memindahkan Kepada Tuhan untuk kesembuhan pasien saya permisi"ucap dokter lalu pergi


"sudah nak tenang lah, benar yang dikatakan dokter tadi kita hanya bisa berdoa dan meminta agar Lisa segera melalui masa kritisnya"ucap mama menenangkan Ronald


Ronald Begitu hancur seperti kehilangan setengah dari nyawanya ia hanya bisa pasrah dan terus berdoa terus dan terus berdoa.


"ma"ucap Ronald


"eh kamu ada apa nak"ucap mama tersadar


"mama pulang aja biar Ronald yang gantian jaga Lisa"ucap Ronald

__ADS_1


"kerjaan mu gimana bukanya ini masih jam kerja kantor"ucap mama


"di kantor ada Marcel dan Deo ,lagian Ronald nggak akan tenang ma kalau kerja pasti keingat Lisa"ucap Ronald. beberapa hari Lisa kritis memang Ronald beberapa kali juga bolos kerja makan ia tidak makan menyiksa dirinya karena dia merasa bersalah atas apa yang menimpa Lisa itu karena dia.


"ya udah Mama pulang dulu ya nanti mama suruh hati untuk datang bawa makanan buat kamu kamu jaga diri kamu baik-baik"ucap mama lalu pergi


Ronald hanya bisa menatap Lisa yang makin lama tubuhnya sudah membiru bengkak di mana-mana mungkin karena aliran darahnya yang tidak stabil.


"sayang aku tahu walaupun kamu tidur aku tahu kamu mendengarkan semua ucapan aku"ucap Ronald sambil mengambil tangan Lisa yang sudah mulai kaku itu


"aku ingin bercerita awalnya aku menikahimu karena dendam dan terpaksa jujur saja aku menikahimu dulu karena bayang-bayang Maya. aku juga merasa bodoh aku merasa orang yang paling jahat dan sadis karena aku memperlakukan istri sah ku bukan seperti manusia tapi layaknya hewan. beberapa kali juga aku dapat teguran dari Tuhan tapi lagi Dan lagi kamu terus membantuku untuk terus mengingat bahwa hidup ini titipan Tuhan.hatiku yang keras penuh dengan dendam ini akhirnya luluh karena ketulusan dan ketabahan dalam menghadapi segala sakit yang aku berikan dulu. dulu rasanya aneh aku bahkan merasakan kenapa jantungku bisa berdetak begitu cepat ketika aku melihatmu aku mulai sadar bahwa aku benar-benar jatuh cinta dengan pilihan perempuan yang pernah kucintai juga. aku mulai menerimamu dalam kelamaan aku tidak bisa hidup dan jauh dari kamu mungkin ini takdir Tuhan menggantikan seseorang yang dulu aku pernah cintai dan digantikan dengan orang yang benar-benar mencintai."ucap Ronald sembari menggenggam halus tangan Lisa


"sayang aku harap kamu cepat bangun aku ingin mengukir kebahagiaan yang belum pernah aku berikan sebelumnya kepadamu. Lisa aku benar-benar mencintaimu tetap berjuang demi apa yang selama ini kamu perjuangkan"ucapkan Ronald sambil menitikkan air mata

__ADS_1


__ADS_2