
mereka turun dari kamar menuju meja makan yang nampak sudah penuh dengan hidangan makan malam
"Ratih"ucap Lisa
"iya nyonya ada yang bisa saya bantu"ucap Ratih
"ayo makan sini ajak sekertaris Deo juga kalian sudah berkerja banyak hari ini"ucap Lisa
namun ronald nampak memberikannya kode kepada Ratih agar tak menuruti
"ahh maaf nyonya tapi saya masih banyak kerjaan dibelakang"ucap Ratih
"benarkah?kalau begitu tinggalkan dulu sebentar dan makan malam bersama"ucap Lisa
"sayang sudah lah Jagan di paksa"ucap Ronald
"baiklah kalau begitu kamu lanjutkan saja perkejaan mu dan satu lagi Jagan lupa makan ya"ucap Lisa
"baik nyonya kalau begitu saya permisi"ucap Ratih lalu pergi
"istri ku ini kenapa sih baik sekali"ucap Ronald malah mendekatkan kursi milik istrinya
"kak apaan sih nggak usah mulai yang aneh aneh ya "ucap Lisa terkejut
"aneh apa dekat dengan istri sendiri aneh emangnya"ucap Ronald
"ya bukanya gitu tapi di sini banyak pelayan kak "ucap Lisa
"yaudah iya iya tapi kamu duduknya nggak masalah dong kalau deketan sama aku"ucap ronald
"yaudah terserah kak roanld aja,kak ronald mau makan apa"ucap Lisa
"hemm apa aja deh asal istri cantik ku yang mengambilkannya"ucap Ronald tersenyum
kemudian Lisa mengambilkan beberapa lauk kedalam piring milik suaminya.mereka berdua nampak menikmati makan malam itu hingga terdengar
dretttt drettt drettt
"kak itu ada telpon loh nggak mau di angkat"ucap Lisa
"udah biarin aja orang lagi makan juga"ucap ronald namun lagi lagi telpon miliknya berbunyi
__ADS_1
drettt drettt drettt
"kak di angkat aja pasti ini penting"ucap Lisa
"iya iya aku angkat"ucap ronald kemudian rond mengangkat telponnya ternyata panggilan dari pengacaranya
telepon:
"halo selamat malam tuan Ronald maaf saya mengganggu waktunya"ucap Doni
"ahhh tidak masalah ada apa"ucap Ronald
"begini pak mengenai keinginan nyonya Lisa mengenai pembebasan dicky sudah dipersetuji di pengadilan besok Dicky sudah bisa bebas"ucap Doni
"ohhh baguslah kalau begitu terimakasih atas informasinya"ucap ronald
"iya tuan sama sama sekali lagi maaf jika saya mengganggu selamat malam"ucap Doni menutup panggilannya
"siapa kak?"ucap Lisa
"oh itu Doni"ucap Ronald
"iya ,katanya pengajuan mu di setuji pengadilan besok Dicky sudah bisa keluar"ucap Ronald menjelaskan
"Alhamdulillah"ucap Lisa
"kak besok kakak sibuk nggak"ucap Lisa sembari melihat kearah suaminya
"besok nggak terlalu sibuk tapi aku ada meeting siang"ucap roanld
"kalau begitu besok pagi kita sama sama jemput kak Dicky ya"ucap Lisa
"apa jemput aku nggak salah dengarkan"ucap roanld heran
"iya nggak salah kok?aku dengar dengar kak Dicky udah bangkrut pasti nggak ada yang jemput kak jadi kita aja ya kak"ucap Lisa
"hemmm"ucap Ronald
"kak ayo hitung hitung kita membantu kak"ucap Lisa
"yaudah "ucap Ronald mengangguk dan Lisa spontan tersenyum
__ADS_1
"ratihhhh"teriak Lisa
"iya nyonya"ucap Ratih segera menghampiri
"tadi belanjaan yang saya suruh pisahkan tolong di packing ya nanti besok mau saya bawa "ucap Lisa
"baik nyonya"ucap Ratih segera melakukan pekerjaan yang diperintahkan
"mau dibawa kemana"ucap ronald
"itu kak aku sengaja beli buat kak Dicky karena pasti dia nggak punya uang sama sekali jadi aku sekalian aja beli keperluannya sehari hari"ucap Lisa mendengar ucapan Lisa Ronald hanya tertegun
"kak nggak apa apa kan?kalau mislakan kakak merasa gimana biar nanti uang yang Lisa pakek untuk beli sembako itu Lisa ganti"ucap Lisa
"nggak usha kenapa lagi diganti ganti apa Yang aku kasih ke kamu itu udah jadi hak milik kamu jadi mau kamu gunakan untuk apa aja boleh"ucap Ronald sembari menggenggam tangan Lisa
"tapi seriusan kakak ronald nggak marah"ucap lisa menatap suaminya
"nggak aku nggak marah tapi sekarang aku mau marah"ucap Ronald
"kenapa apa Lisa melakukan kesalahan"ucap Lisa
"aku akan marah kalau kamu panggil aku kak lagi"ucap Ronald
"aku ini suami kamu loh"ucap Ronald
"yaudah maunya di panggil apa"ucap Lisa tersenyum
"kamu maunya manggil aku apa"ucap ronald
"ye malah tanya balik gimana sih"ucap Lisa
"yaudah mas aja"ucap Lisa
"bolehhh panggil dong"ucap Ronald manja
"mas mesum"ucap Lisa
"kok pakek mesummm"ucap Ronald
"iya mas sayang"ucap Lisa
__ADS_1