Aku Istri Pengganti

Aku Istri Pengganti
episode 56


__ADS_3

Lisa sekarang sudah selesai mengeringkan rambut suaminya yang kejam


"sudah tuan,saya permisi dulu mau menyiapkan makanan"ucap Lisa beranjak


"tunggu"ucap Ronald menarik tangan Lisa


"jangan keluar dari kamar setelah saya memerintahkan kamu untuk keluar.ingat Jagan keluar"ucap Ronald dengan tegas dan menutup pintu


"untuk apa aku disini"ucap Lisa bosan


Lisa tampak melihat beberapa koleksi barang barang milik Ronald namun tak berani untuk menyentuh Lisa juga tampak menjelajahi kamar Ronald


"uhhhh capek juga ternyata kamarnya luas"ucap Lisa duduk dekat blangkon


ternyata kini Ronald sudah datang dengan membawa makanan buatan mamanya Untuk Lisa


"Heiiii gadis norak cepatlah kemari"ucap Ronald meletakkan makanan


Lisa yang mendengar teriakan Ronald langsung bergegas menemuinya


"ada apa tuan"ucap Lisa


"ada apa lihat ini cepat makan"ucap Ronald cetus dan menunjuk kerah makanan


"terimakasih tuan"ucap Lisa tersenyum


"manis sekali senyumannya"ucap Ronald dalam hati

__ADS_1


"jangan besar kepala ini semua mama yang menyuruh kalau tidak juga tidak akan saya mau membuang tenaga saya.makanya cepat sembuh Jagan manja bukankah kamu sudah dewasa bukan anak bayi lagi yang harus disiapkan makanya kan"ucap Ronald tampak gengsi


"iya tuan maafkan saya"ucap Lisa menunduk


"hahahaha saya bosan mendengar kata itu terus terusan.saya akan pergi keruang baca ingat Abiskan makannya dan jangan coba coba untuk keluar"ucap Ronald dengan tajam dan pergi


"alhamdulilah setidaknya kak Ronald lebih bisa menghargai saya walaupun sedikit demi sedikit"ucap Lisa tersenyum


Lisa kemudian memakan semua hidangan walupun mulutnya terasa perih.tak lama itu Ratih datang


TOK TOK


"permisi nyonya nona emelin sudah datang dan menunggu diluar"ucap Ratih


"ohhh iya saya akan turun sebentar lagi"ucap Lisa mengangguk


kemudian Lisa bergegas menuju ruang baca dikamar milik Ronald


"maaf tuan mengganggu,nona emelin menunggu diluar kelas saya akan segera dimulai"ucap Lisa sambil menunduk


"hmmmm yasudah ayo"ucap Ronald menutup bukunya dan mengandeng tangan Lisa


Lisa begitu gugup jantungnya berdegup kencang.wajahnya mulai memerah


"kita lewat lift saja"ucap Ronald menggunakan lift


"hmmm kamu kenapa apa tubuhmu masih sakit"ucap Ronald menyadari wajah Lisa memerah

__ADS_1


"tidak tuan"ucap Lisa menggelengkan kepalanya


Ronald menyadari bahwa Lisa sekarang sedang gugup dan menahan malu sehingga wajahnya merah merona


"sudah saya bilang jangan besar kepala ini semua hanya sandiwara kamu ingatkan mama ada disini dia akan mengawasi jika saya berbuat kasar kepadamu itu artinya saya yang akan kena masalah dari mama"ucap Ronald menjelaskan


"iya tuan saya mengerti"ucap Lisa mengangguk


"kenapa anak ini lucu sekali wajahnya memerah"ucap Ronald sedikit menahan tawanya


"maaf saya tidak tau bahwa Lisa sedang sakit "ucap emelin merasa bersalah


"ini sekrang kamu sudah tau dia sakit sudah sana pulang"ucap Ronald cetus kepada sahabatnya emelin


"shuttt Ronald kamu ini "ucap mama


"nggak apa apa kok kak emelin kota mulai belajar aja lagian Lisa udah sehat kok udah mulai baikan"ucap Lisa sembari tersenyum


"nah kan lebih baik kamu belajar ada kegiatan dari pada nggak sama sekali lihat wajah beruang madu lagi "ucap emelin menyorot Ronald


"apa maksudnya aku beruang madu begitu"ucap Ronald menatap tajam emelin


"sudah sudah kalian berdoa dari kecil sampai udah gede gini masih aja berantem tuh kasian Lisa jadi bingung"ucap mama menggelengkan kepalanya


"yaudah yuk Lisa kita mulai belajarnya"ucap emelin melepaskan genggaman Ronald dari tangan Lisa dan menuntun Lisa


"ishhhh dasar"ucap Ronald kesal

__ADS_1


"kenapa kamu kesal istri mu diambil begitu saja.ingat dewa dia baru diambil gurunya nanti kalau dia diambil laki laki lain bagaimana kesalnya kamu"ucap mama melihat ekspresi wajah Ronald


"sudah mama istirahat dulu"ucap mama menepuk pundak Ronald dan pergi


__ADS_2