
setelah selesai sarapan Lisa dan Ronald memutuskan untuk segera pergi kekantor.
"selamat pagi pak"ucap semua karyawan disepanjang jalan
terdengar sapaan dengan bersamaan juga terdengar cacian ya bukan untuk Ronald melainkan Lisa
"hei lihat deh siapa tuh bocah disamping pak direktur"ucap karyawan
"dasar bocah gatel bisa bisanya dekatin pak direktur"ucap karyawan
"menang cantik aja pasti dibayar mahal dasar anak ABG nakal"ucap karyawan.
sepanjang jalan karyawan memakinya lusa bisa mendengar jelas cacian itu Ronald juga pasti mendengar namun hanya diam
"kamu bisa duduk disana sewaktu waktu saya perlu datanglah kesini"ucap Ronald melepas penyangga
"baik tuan"ucap Lisa menuju sofa arahannya
"Deo kumpulkan semua karyawan diaula tanpa terkecuali"ucap Jordan cetus
tanpa respon Deo segera membuat pengunjung dan hanya beberapa menit semua karyawan sudah berkumpul
"selamat pagi tuan"ucap semua karyawan
"hari ini saya masuk kerja dengan kondisi saya yang seperti ini saya harap ini bukan sebagai hambatan bagi kalian."ucap Jordan
"satu lagi kenalkan ini Lisa"ucap Ronald menunjuk Lisa
"sebaik-baik nyonya maju"ucap Deo
__ADS_1
kemudian Lisa maju dan berdiri disebelah Ronald yang terduduk
"ini Lisa istri sah saya"ucap ronald
mendengarkan kata kata ronald semua karyawan syok bagaimana tidak Ronald mempublic Lisa didepan umum
"jadi saya mohon untuk kalian hormati istri saya seperti kalain hormat kepada saya"ucap ronald sambil melihat Lisa
"ayo sampaikan sesuatu"ucap Ronald berbisik
"ahhhh iya"ucap Lisa terbata
"saya Lisa selaku istri direktur mohon kerja samanya"ucap Lisa gugup
"okey kalian bisa lanjutkan kerja"ucap Ronald
semua karyawan keluar dari aula dengan suara gemuruh
"muda banget aku kira adiknya"ucap karyawan
"bisa bisanya pak direktur menikah sama ABG labil gitu"ucap karyawan
banyak sekali cemoohan karyawan daribyang positif dan negatif
"kamu jangan senang dulu ,saya mempublic itu semua agar jika sewaktu-waktu papa atau mama kesini tidak marah"ucap Ronald menatap tajam Lisa
"iya tuan saya mengerti"ucap lusa menunduk
"Deo bantu saya keruangan"ucap Ronald pada sekretarisnya
__ADS_1
"baik tuan"ucap Deo
sesampai di ruangan Ronald segera melihatnya kearah Lisa
"hari ini saya ada jadwal meeting jadi kamu tidak perlu ikut kamu hanya perlu diam disini"ucap Ronald
"baik tuan"ucap Lisa mengangguk
kemudian Ronald dan Deo pergi keruang meter semenjak Lisa masih duduk di sofa itu.dia memandangi sekitar yang masih ada foto dan kenangan Ronald bersama mendiang kakak nya
"Kak semoga kamu tenang disana Jagan khawatir aku baik baik saja aku merindukan mu"ucap Lisa sambil melihat foto mendiang kalanya itu
tak lama itu ada karyawan masuk kedalam ruangan membawa makan siang
"permisi nyonya"ucap cleaning servis
"ahhhh iya"ucap Lisa menyeka air matanya
"ini saya bawakan makan siang diperintahkan langsungnya dari tuan Ronald untuk anda silahkan di makan"ucap cleaning servis
"tuan Ronald?"ucap Lisa heran
"iya nyonya semua makanan ini direkomendasikan untuk anda oleh tuan Ronald"ucap cleaning servis menjelaskan
Lisa hanya diam kagum sekaligus heran dengan sikap suami kejamnya itu
"maaf nyonya apa masih ada yang lain atau perlu sesuatu"ucap cleaning servis
"tidak , terimakasih ya"ucap Lisa menggelng dan tersenyum
__ADS_1
"saya permisi nyonya"ucap cleaning servis menunduk
"iya semoga perkerjaan hari ini menyenakan"ucap Lisa begitu ramah