
kini Lisa sudah selesai shalat ia segera meletakan mukenanya ketempat semula .namun Lisa kaget mendapati Ronald yang sudah bngun melihat kearah Lisa dan nampak melamun
"maaf tuan,kalau saya membangunkan tidur anda"ucap Lisa menunduk
"tidak ini bukan salahmu aku memang terbangun sendiri"ucap Ronald
"kamu bisa keluar lalu kamu siap-siap kamu akan ikut saya ke kantor hari ini"ucap Ronald sambil beranjak menggunakan tongkatnya menuju kamar mandi
Lisa yang melihat Ronald tanpa ada kata marah yang diucapkan membuat dia merasa bingung
"apa yang membuat kak Ronald seperti ini"ucap Lisa tampak bingung
Lisa kemudian turun menuju kamarnya ia bersiap-siap untuk ikut ke kantor bersama Ronald. tak lupa juga iya menyiapkan sarapan untuk Ronald.
"selamat pagi'ucap Ronald sembari menyapa Lisa yang sedang menata meja makan
"pagi tuan"ucap Lisa terbata iya betul heran
ronald langsung duduk menempati tempat duduknya. sedangkan Lisa sudah berdiri di samping Ronald seperti biasanya.
__ADS_1
"Lisa ayo duduk kenapa masih berdiri"ucap ronald menatap bisa begitu lembut. Lisa semakin dibuat bingung dia hanya menuruti semuanya.
"bisakah kamu tolong ambilkan nasi goreng dan telurnya"ucap Ronald sambil memberi Lisa piring
"iya baik tuan"ucap bisa mengangguk dan mengambil kan nasi goreng dan telur untuk Ronald
"apa ini kamu ya masak"ucap Ronald kembali mengunyah. lisa hanya mengangguk pertanda iya bawa iya yang memasak bahkan setiap hari pun lisa memasakan makanan untuk Ronald.
"enak kamu juga harus makan yang banyak karena hari ini kamu akan menemani saya kerja jadi harus butuh tenaga ekstra"ucap Ronald sembari menuangkan beberapa sendok nasi goreng ke piring Lisa.
"terima kasih Tuan"ucap Lisa menundukkan kepalanya
lisa begitu heran mengapa Ronald mendadak berubah tingkah lakunya 180° tidak seperti biasanya. bukan hanya Lisa tetapi pelayan-pelayan lain juga merasa heran akan sikap Ronald. sekarang kini Lisa dan Ronald sudah pergi menuju kantor
"oh kalau begitu kita langsung ke sana saja karena hotel prima itu jauhkan dari kantor"ucap Ronald sembari menatap sekretaris Deo dari bangku penumpang
"baik tuan"ucap sekretaris deo singkat
"kamu tidak apa-apa kan kalau kita langsung pergi ke hotel prima aku rasa kamu harus ikut daripada kamu di kantor nanti bosan seperti kemarin"Ronald menatap Lisa
__ADS_1
lisa jadi bingung dengan pertanyaan Ronald sekarang dia begitu manis sikapnya pun begitu asing baginya
"iya tuan"ucap Lisa kembali terbata
"apa-apaan nih kenapa nggak mencak-mencak kayak biasanya kenapa sekarang udah gini aja nih bos jangan-jangan udah bucin ya"ucap sekretaris di dalam hati sambil tertawa kecil
akhirnya mereka pun sudah sampai di depan resort hotel prima dan mereka langsung melangkahkan kakinya menuju ruang meeting.
"maaf tuan Mr Jack akan datang 1 jam lagi"ucap sekretaris Deo menjelaskan
"huaaaaa"lisa menguap langsung menutupnya
"kamu lelah"ucap Ronald melihat kearah Lisa
"sekretaris Deo tolong pesankan satu kamar dekat dengan ruang meeting sekarang"ucap Ronald begitu care kepada Lisa
"baik tuan"ucap sekretaris desa menuju lobi
"tidak apa-apa Tuan saya tidak mengantuk saya bisa tunggu di sini"ucap Lisa menggelengkan kepala sambil menunjuk ruang tunggu
__ADS_1
"mana bisa kamu ini istri dari seorang Ronald pengusaha sukses. kamu itu kelas sekarang jadi kamu nanti istirahat kamu bisa tunggu saya sampai selesai di kamar itu"ucap Ronald begitu perhatian
"kak Ronald kenapa jadi gini sih apa ada yang salah"ucap lisa begitu bertanya-tanya