Aku Istri Pengganti

Aku Istri Pengganti
episode 156


__ADS_3

dituangkan itu hanya ada Diki ,Lisa dan Ronald saja sepi tak ada percakapan apa pun


"kak Diki gimana udah enakan badannya"ucap Lisa


"udah mendingan kok"ucap Diki


"kak Diki udah makan atau mau apa"ucap Lisa


"kamu kenapa sih yang biasa aja nanyanya"ucap Ronald sedikit berbisik


"sudah kok Lisa tadi sudah makan bubur dari rumah sakit"ucap diki


"saya minta maaf kepada kamu Lisa dan Ronald atas apa yang saya lakukan hingga membahayakan nyawa mu lisa.saya tau kesalahan saya itu kesalahan fatal yang tidak bisa di maafkan.saya terlalu bodoh terlalu menyimpulkan sesuatu tanpa tau kondisinya hanya ada dendam yang tak mendasar di kepala Sampai lupa dengan kenyataannya"ucap Ronald begitu menyesali semuanya


"saya sekali lagi minta maaf atas apa yang sudah saya lakukan, seharusnya saya tidak melakukan hal itu karena kamu adalah orang yang baik.saya juga berterimakasih karena kamu dan ronald sudah banyak membantu saya dan keponakan saya.saya betul betul berterimakasih"ucap Diki sampai menitihkan air mata


"kak aku udah maafin semuanya atas apa yang sudah terjadi itu udah nggak perlu lagi di bahas sekarang aku udah maafin semuanya"ucap Lisa


"mas"ucap Lisa melihat kearah ronald


"saya sudah memaafkan itu karena istri saya,dan sekarang saya harap kamu bisa belajar dari kesalahan yang sudah kamu lakukan dan merugikannya orang lain "ucap Ronald tegas


tak lama saat Ronald bicara datang dokter dan suster sembari membawa beberapa peralatan

__ADS_1


"selamatkan pagi pak,buk"ucap dokter


"pagi dok"ucap Lisa Begini ramah


"saya izin periksa pasien dulu ya"ucap dokter


"selamat pagi pak saya periksa dulu ya sebentar-sebentar"ucap dokter kemudian memeriksa Diki


tak menunggu cukup lama akhirat Diki sudah selesai di periksa nampak angel pun masuk keruangan setelah sarapan


"bagaimana kondisi saya dok"ucap Diki lirih


"alhamduliah kondisi bapak sudah bagus semuanya bagus tidak ada yang perlu di khawatirkan"ucap dokter


"tentu saja bisa,hanya saja ada beberapa obat yang harus di tebus dan saya harap ketika sudah pulang jangan terlalu memforsir diri"ucap dokter


"kalau begitu saya permisi ucap dokter segera pergi


"om Diki sudah boleh pulang ya"ucap Angel menghampiri Diki


"iya sayang om sudah boleh keluar dari sini"ucap Diki tersenyum


"kalau om keluar dari sini tapi kita tidak punya rumah lagi om apa sebaiknya kita di sini saja"ucap Angel

__ADS_1


mendengar ucapan angel Diki sontak tersadar akibat perbuatannya yang penuh dendam banyak orang Yang terkena imbasnya termaksud angel


"nanti urusan itu angel nggak usah khawatir,nanti angel sama om Diki boleh tinggal di rumah kak Lisa sama kak Ronald"ucap Lisa


"apa benar begitu "ucap Angel


"tidak"ucap Ronald cetus


"mas"ucap Lisa menoleh kearah suaminya


"angel kangen om Diki kan nanti kita cari rumah untuk tinggal berdua sayang"ucap Diki menenangkan angel


"Hem kak Diki,angel aku sama mas Ronald mau tebus obat dulu ya.ayo mas"ucap Lisa sembari merangkul suaminya untuk keluar dari ruangan


"mas ngomong apaan sih di dalam ada angel loh"ucap Lisa menatap suaminya begini dalam


"aku tidak masalah jika angel tinggal di rumah kita tapi aku tidak mau ada laki laki kriminal itu"ucap Ronald


"mas membantu orang itu jangan pilih pilih membantu itu nggak perlu latar belakangnya orangnya seperti apa.kalau kita hanya mengizinkan angel saja apa angel mau tinggal dan meninggal omnya keluarga satu satunya.lalu jika mereka tidak tinggal bersama kita mereka harus kemana lagi"ucap Lisa menasehati suaminya


"mas ku mohon jagan buat rasa marah mu itu menjadi dendam"ucap Lisa sembari menggenggam tangan suaminya


"ya sudah aku mengizinkan tapi tidak untuk di rumah utama mereka tinggal di paviliun belakang saja tidak pakai tapi itu titik semuanya sudah bulat hanya di paviliun"ucap Ronald

__ADS_1


"ya sudah nggak apa apa setidaknya mereka ada tempat tinggal sementara"ucap Lisa tersenyum


__ADS_2