Aku Istri Pengganti

Aku Istri Pengganti
episode 52


__ADS_3

Ronald nampak cemas dan khawatir untung dokter sudah keluar dari ruangan terlihat Lisa yang sudah dipindahkan keruangan penginapan kelas atas


"bagaimana dok apa semua baik baik saja"ucap Ronald tampak begitu cemas


"syukurlah Allah masih memberikan kesempatan untuk nona lisa.kini dia sudah melewati masa operasinya.tadi sempat agak ada gangguan karena sebenarnya nona Lisa akan dinyatakan koma namun yang maha kuasa berkata lain nona Lisa sekarang sudah baikan sebentar lagi akan siuman"ucap dokter tersenyum


"Alhamdulillah syukurlah"ucap Ronald lega


"apa saya boleh melihatnya sekarang"ucap Ronald


"ohhh tentu saja boleh tapi saya minta untuk Jagan terlalu mengajak bicara nona Lisa dan Jagan buat dia kelelahan."ucap dokter melihat tubuh Lisa yang penuh lebam


"baiklah terimakasih"ucap Ronald


Ronald kemudian pergi menuju kamar lisa.lisa ditempatkan di kamar kelas atas . walaupun Ronald benci kepada Lisa namun tampak di raut wajah Ronald sedikit cemas dengan keadaannya.


"tuan apakah anda ingin sesuatu"ucap sekertaris Deo


"hmmm belikan saya kopi hangat, setelah itu kamu bisa keluar dan pulang"ucap Ronald


"baik tuan"ucap sekertaris Deo


Ronald nampak menunggu kesadaran lisa.dia dengan sigap duduk disebelah Lisa yabg terbaring sambil meminum kopi untuk menghilangkan kantuknya


"awwww"ucap Lisa memegangi bagian dadanya yang terasa sesak


"apa kamu kenapa"ucap Ronald melihat Lisa yang tersadar

__ADS_1


"sakit tuan"ucap Lisa rintih


"tunggu kamu tahan sebentar"ucap Ronald tampak cemas


"dokter dokter"ucap Ronald berteriak sambil memencet bel darurat


tak berapa lama pun akhirnya dokter dan suster datang menuju kamar inap Lisa


"tuan periksa dia,dia kesakitan"ucap Ronald langsung beranjak


"baik tuan anda harap tenang sebentar"ucap dokter


dokter kemudian memeriksa lisa.tampak tidak ada yang parah dari keadaan Lisa mungkin karena pengaruh operasinya


"bagikan dok"ucap Ronald


Ronald tampak melihat wajah Lisa yang sangat kesakitan sambil memejamkan matanya


"kamu makan dulu nih terus minum obatnya"ucap Ronald memberikan mangkuk berisi bubur


Ronald tampak melihat Lisa yang sangat kesusahan untuk memakan bubur


"buka mulutnya,Jagan gr ini saya lakukan karena kemarin kamu sudah menyuapi saya .ingat saya bukan orang yang lupa balas Budi"ucap Ronald menyuapi Lisa


Ronald menyuapi Lisa dengan hati hati walupun dengan sedikit wajah yang angkuh.nmaun Lisa begitu senang karena Ronald masih mengkhawatirkannya


"uhukk uhukk"Lisa tersedak

__ADS_1


dengan cepat Ronald memberikan minum untuk Lisa tampak seperti orang khawatir


"kalau makan hati hati mau ceper mati"ucap Ronald cetus


"maaf tuan"ucap Lisa


"maaf lagi ayo abiskan buburnya bikin pegel tangan aja"ucap Ronald memalingkan wajahnya


Lisa hanya mengangguk dan membuka mulutnya.lisa sangat bahagia Ronald sedikit lembut kepadanya walaupun semua paksaan


"nih obatnya,ayo cepet minum biar ceper sembuh jadi nggak ngerepotin"ucap Ronald cetus memberikan obat dan segelas air


Lisa hanya mengangguk dan meminum semua obat yang diberikan


"udah istirahat Jagan liat liat ya emang saya ganteng tapi jagan segitunya"ucap Ronald melihat Lisa yang sedang memperhatikannya


"maaf tuan"ucap Lisa memalingkan wajahnya yang memerah


"selama dua hari kamu harus sembuh dan berhenti merepotkan kalau kamu masih belum sembuh sebaiknya kamu disuntik mati "ucap Ronald mengancam


"baik tuan saya berjanji untuk sembuh dalam dua hari"ucap Lisa sedikit takut


"tidurlah saya benci melihat mata mata mu yang melihat kearah saya."ucap Ronald cetus


"tuan apakah anda akan pulang atau anda tetap disini sebaiknya anda pulang karena disini tidak nyaman untuk tidur"ucap Lisa khawatir


"jagan mengatur hidup saya,saya mau tidur Dimana kek itu urusan saya"ucap Ronald cetus dan menatap tajam kearah Lisa

__ADS_1


Lisa sangat takut dan memejamkan matanya.ternyata Ronald tetap berada di sofa yang sama untuk menjaga lisa


__ADS_2