
Lisa sudah datang di kantor Ronald dia nampak terlambat sehingga kebakaran itu sudah terjadi.ia segera menghampiri sekertaris Deo
"kak Ronald mana"ucap Lisa khawatir
"nyonya kemana saja anda tuan mencari mu"ucap sekedar Deo
"aku tanya kak Ronald mana"ucap Lisa khawatir
"tuan masih didalam"ucap sekertaris deo menunduk
"astaghfirullah kenapa kalian diam disini bos kalian ada didalam"ucap Lisa histeris
"kami tidak bisa kedalam hik apinya sudah besar kami tidak mau mengambil resiko"ucap salah satu karyawan
"aku harus kesana"ucap Lisa hendak berlari namun dicegah oleh sekertaris deondan Alexs
"lepaskan aku ,aku harus kedalam kak Ronald ada disana"ucap Lisa menagis histeris
"Lisa tenang lah api terlalu besar"ucap Alexs
"Alexs,bagimana aku bisa tenang didalam itu suami ku dia sedang terjebak lalu bagiamana aku bisa tenang"ucap Lisa kesal
"Lisa kau ternyata sudah mencintai nya"ucap Alexs dalam hati dia begitu rapuh sampai melepaskan tangannya dari Lisa
kemudian Lisa dengan berani masuk kedalam gedung itu dia mencari suaminya tanpa apa pun dia hanya membawa keberanian
"kak tunggu aku akan datang"ucap Lisa
sementara itu Ronald sekarang sudah menyadari bahwa asap sudah masuk kedalam ruangannya.
__ADS_1
"asap apa ini uhukkk uhukkk"ucap Ronald
"kebakaran"ucap Ronald melihat pesan dari sekretarisnya
Ronald segera keluar dari ruangannya yang berada dilantai tiga.dia begitu syok melihat api sudah hampir munuju lantai tiga.ia segera berlari cepat mencari jalan keluar
"ahhhhhh"ucap Ronald tersandung mengingat kakinya yang masih menggunakan alat itu.bahkan alatnya itu sudah terpental mendekati api
"aku harus bisa"ucap Ronald menyemangati dirinya untuk keluar
brukkkkk
namun Ronald tidak bisa berjalan dia terjatuh kembali mengingat kakinya yang cedera.
"siapa pun tolong saya"ucap Ronald sudah menghirup banyak asap
dia tak berdaya hanya berbaring lemah mengharapkan kejajaiban databg untuk nya.di sisi lain Lisa sudah bisa melewati satu persatu rintangan api itu
"tolong"ucap Ronald lesu
dan ya mereka bertemu Lisa begitu khawatir melihat Ronald yang sudah tersungkur dengan kondisi bangunan yang hampir terbakar
"kak Ronald bertahan lah"ucap Lisa memegangi pipi Ronald.
"Lisa"ucap Ronald lirih
"kak ayo kita keluar dari sini bertahan lah"ucap Lisa menangis
"apa kau benar benar Lisa istri ku"ucap Ronald menggapai pipi Lisa dan menghapus air matanya
__ADS_1
"Iya aku Lisa istri mu"ucap Lisa mengangguk
ronald nampak tersenyum mendengar hal itu.
"tunggu disini sebentar kak"ucap Lisa
Lisa segera menuju kamar mandi dilantai 2 itu dan membuka jaket yang ia gunakan lalu membasahinya dengan air
"kak gunakan ini agar tubuh mu tidak terbakar"ucap Lisa menaruh jaket tersebut
"lalu bagaimana dengan kamu Lisa"ucap Ronald menolak
"kak jangan pikirkan aku,kakak yang paling penting ayo kita keluar sekarang"ucap Lisa
kemudian Lisa memapah dengan hati hati suaminya itu sembari mencari jalan keluar yang cepat dari kantor itu karena api semakin membesar.
"Lisa"ucap Ronald lirih
"kakak sabar harus bertahan kita harus keluar sekarang"ucap Lisa Dengan penuh kasih sayang
"Lisa maafkan aku karena sering menyakiti mu.mulau sekarang apa masih bisa kamu mencintaiku seperti dulu"ucap Ronald dengan lemas
"aku akan selalu memaafkan mu kamu tidak perlu berbicara seperti itu"ucap Lisa
"aku mencintaimu"ucap Ronald lirih dan hilang kesadaran
brukkkkkk
"kak bangun kakak"ucap Lisa berlinang air mata
__ADS_1
namun dia begitu khawatir dan dengan sekuat tenaga membawa ronald keluar dari gedung itu.alhamdulialh mereka sudah keluar dari gedung