
Desi nampak mengeluarkan koleksi yang luar biasa dari yang beberapa koleksinya yang bagus.ia mengeluarkan gaun berwarna hitam namun begitu elegan
"ini koleksi aku hanya ada satu satunya dan ini benar benar aku buat dengan waktu yang begitu lama"ucap Desi menjelaskan
"wahh kamu benar benar berbakat warna hitam saja bisa terlihat semempesona ini"ucap mama nampak kagum
"lebih mempesona lagi jika menantu mu yang pakai akan terlihat lebih sempurna bukan?"ucap Desi
"iya benar,nak apa kamu menyukainya"ucap mama melihatnya kearah Lisa
"ehem iya ma gaunnya simpel namun mewah dan cantik"ucap Lisa
"ya sudah aku mau gaun ini bungkus,carikan baju yang bagus koleksi mu lainnya langsung saya di bungkus"ucap mama
"apa kamu bercanda?kamu bahkan tak mau melihatnya"ucap Desi
"aku percaya terhadap kemampuan mu "ucap mama
"ya sudah tunggu sebentar aku akan menyuap semuanya"ucap Desi lalu pergi
"ma apa nggak berlebih satu aja cukup ma"ucap Lisa sembari duduk di samping mertuanya
"tidak apa apa mama suka sekali bisa mendandani mu mama kan tidak ada anak perempuan jadi mama beruntung bisa ada kamu di keluarga ini"ucap mama tersenyum
"sudah kamu jagan khawatir tidak apa apa jadi kamu bisa menggunakan gaun mana pun jika suatu saat ada acara atau event penting"ucap mama
"terimakasih ya ma maaf merepotkan mama"ucap Lisa
"tidak sayang tidak akan repot jika itu tentang kamu"ucap mama tersenyum
__ADS_1
menunggu sekitar setengah jam lagi Desi seleksi untuk mempacking semua baju koleksi yang pas dengan ukuran Lisa
"maaf menunggu lama ini bealnya"ucap Desi memberikan kepada sahabatnya total ada 16 baju.
"okey sudah aku transfer"ucap mama sembari menunjukkan bukti m-banking
"okey semua kamu suka ya Lisa ,mertua mu baik sekali"ucap Desi
"aku akan menyukai koleksi anda Tante"ucap Lisa mengangguk
"dia bukan hanya menantu ku tapi dia sudah menjadi anak ku"ucap mama begitu sayang dan perhatian kepada Lisa,membuat Lisa tersentuh dengan kasih sayang yang diberikan mertuanya itu
"kalau begitu kita permisi dulu ya"ucap mama sembari menggenggam tangan Lisa
setelah berbelanja banyak baju mereka segera pergi ke toko aksesoris seperti sepatu,sandal,,tas , perhiasan dan banyak lagi hingga tiba di akhir menuju salon
"tolong buat menantu saya yang cantik ini agar terlihat semakin cantik dan memukau"ucap mama
"wahhh kamu terlihat cantik luar biasa "ucap mama kagum
"mama juga cantik"ucap Lisa memuji mertuanya juga
"kamu bisa aja memuji mama,kalau begitu kita ke kantor ya "ucap mama
Lisa dan mertuanya pergi kekantor disana nampak dua tamu spesial sudah datang sedangkan Lisa dan mertuanya sedang ada dalam perjalanan
Dikantor:
"loh nenek sama kakek bukanya datang mekanisme sekitar jam 3 sore "ucap Ronald kaget karena jam menunjukkan jam makan siang
__ADS_1
"karena tidak macet jadi cepat,apa kamu mengharapkan kami datang terlambat"ucap kakek
"ahhh bukan begitu kek bagaimana aku bisa berbicara begitu aku benar benar merindukan kalian"ucap roanld memeluknya
"nak mana papa mu "ucap nenek
"papa pasti ada di ruangannya, sebaiknya nenek dan kakek duduk dulu biar aku panggilkan dulu"ucap Ronald
Ronald segera pergi menuju ruangan papanya namun ia tak sengaja berkala dengan istri dan mamanya ia begini terpukau dengan kecantikan istrinya
"roanld apa semuanya sudah kamu siapkan"ucap mama pada anaknya itu
"mas itu mama ajak bicara"ucap Lisa
"hey anak Kiran ajar di ajak ngomong malah melamun"ucap mama menjewer kuping anaknya itu
"awww sakit ma,sudah di siapkan,nenek dan kakek sudah datang dan ada di ruangan ku"ucap roanld memegangi kupingnya
"sudah datang"ucap Lisa syok
"ah sudah ku duga mertua ku pasti akan datang lebih awal"ucap mama nampak sudah terbiasa
"kalian berdua pergi lah sama temani nenek dan kakek nanti mama yang akan memberi tau papa"ucap mama lalu pergi
"mas kamu kenapa sih kok senyum senyum gitu aku takut Lo"ucap Lisa Bingung
"kamu takut mau di makan ya"ucap Ronald tiba tiba merangkul pingul istrinya
"kak beneran aku takut kenapa kakak senyum senyum gini kakak salah makan apa atau kakak sedang stress dengan pekerjaan"ucap Lisa takut dan bingung
__ADS_1
"aku stres kenapa kamu bisa seperti ini istri kecil ku"ucap Ronald dalam hati
"ya sudah lah kita temui kakek dan nenek mereka sudah menunggu"ucap ronald