Aku Istri Pengganti

Aku Istri Pengganti
episode 32


__ADS_3

Lisa mengikuti Ronald menuju kamarnya.lisa baru pertama kali tidur dalam satu ruangan


"saya mau mandi ,siapkan pakaian ku"ucap Ronald


"saya sudah menyiapkannya tuan sudah ada di ruang pakaian"ucap Lisa menunduk


Ronald kemudian pergi menuju ruang pakaian memastikan pakaian yang telah disiapkan Lisa


"saya tidak mau menggunakan pakaian ini Carikan pakaian yang lain"ucap Ronald cetus


"tapi tuan"ucap Lisa heran


"saya tidak menyukai pakaian seperti ini selera mu sangat menjijikan gantikan dengan pakaian yang biasa saya gunakan"ucap Ronald membuang stelan jas berwarna coklat kelantai dan pergi


"baik tuan"ucap Lisa mengangguk sedih


Ronald membersihkan dirinya sedangkan Lisa dengan sabar mengganti ulang pakaian yang ingin digunakan Ronald


"bagaimana sudah selesai"Ucap Ronald menggunakan handuk di pinggangnya


" maaf tuan sebentar lagi"ucap Lisa menunduk malu


"lakukan dengan cepat jadi manusia Jagan lelet"ucap Ronald


"baik tuan"ucap Lisa bergegas menuju ruang pakaian sedangkan Ronald sudah berada dikamar mandi untuk membersihkan dirinya


"kak Ronald suka pakai baju apa,warna hitam"ucap Lisa membuka lemari


"hitam semua yang mana"ucap Lisa bingung karena semua pakaian berwarna hitam

__ADS_1


tak lama itu Ronald datang hanya dengan menggunakan handuk yang menutupi pinggul karena lama menunggu Ronald memutuskan untuk menemui Lisa diruang pakaian


"mana pakaiannya"ucap Ronald menutup pintu dengan keras


"maaf tuan tapi saya sedikit bingung"ucap Lisa menundukkan dan berbalik


mata Lisa langsung tertuju ke kaki yang terlihat jelas pangkal betis yang super kekar Lisa spontan melihat keatas.terlihat Ronald dengan rambut bercucuran air


"maaf tuan"ucap Lisa kembali menunduk dan memejamkan matanya


"dasar tidak becus,hei kamu"ucap Ronald mengangkat wajah Lisa yang tertunduk


"ada apa dengan matamu ?OHH apa aku terlalu menjijikan jika dilihat menggunakan handuk atau kau merasa tergoda dengan penampilan ku"ucap Ronald mendorong tubuh Lisa hingga tersandar ditembok dan mengapitnya dengan kedua tangan


"maaf tuan maafkan saya"ucap Lisa dengan wajah yang memerah dan mata terpejam takut


"ehh kamu masih disini dan mau melihat semua di sekujur tubuh ku ha"ucap Ronald sedikit kasar


"tidak tuan tidak,saya permisi dulu"ucap Lisa menggelengkan kepalanya dengan cepat berbalik keluar


"Hei siapkan tas kerja, sepatu dan yang lainnya Jagan terlalu lama melakukannya"ucap Ronald berteriak dari ruang pakaian


"baik tuan"ucap Lisa berteriak gemetar


"dasar gadis bodoh baru melihat laki laki telanjang dada saja sudah seperti itu bagaimana jika dia melihat semuanya"ucap Ronald tanpa disadari tersenyum dengan tingkah lucu Lisa


membutuhkan waktu kurang lebih 20 menit untuk Ronald menggunakan pakaian kerja dan merevisi penampilannya.sedangkan Lisa dengan cepat melakukan semua perintah Ronald


"dimana sepatu dan kaos kaki ku"ucap Ronald keluar dari ruang pakaian

__ADS_1


"disini tuan semuanya sudah tersedia"ucap Lisa menunjuk kearah sofa


"pasangan semuanya"ucap roanld duduk sembari mengangkat kaki di atas meja


Lisa dengan sabar menuruti perintah suaminya yang kejam itu dengan teliti dan hati-hati


"sudah selesai tuan"ucap Lisa


"pasangkan dasi ku dan juga jas ku"ucap Ronald masih terduduk disofa


"maaf tuan bisakah anda untuk berdiri,saya susah memasangkan dasi dengan posisi anda sekarang"ucap Lisa dengan sopan


tanpa menjawab Ronald langsung menggapai pinggul ramping dihadapannya membuat Lisa terduduk di pangkuannya


"awwww"ucapan Lisa terkejut


"Jagan banyak bicara lakukan dengan benar"ucap Ronald menatap mata Lisa


Lisa hanya membeku dan sedikit gemetar memasangkan dasi dileher suami kejamnya itu


"sudah selesai tuan"ucap Lisa


"lalu kenapa masih berada dipangkuan ku apa kamu senyaman itu.menyingkir lah sebelum aku menyingkirkan mu"ucap Ronald dengan tatapan kejamnya


"maafkan saya tuan"ucap Lisa beranjak dengan cepat


"saya sudah bosan mendengar hanya kata itu yang keluar dari mulutmu.oh satu lagi lakukan drama suami istri didepan orang tua ku Jagan sampai salah atau kamu akan mendapatkan hadiah yang setimpal juga"ucap Ronald mengancam


Ronald menggenggam tangan Lisa menuju ruang besar karena di sana terdapat mama yang sedang menunggu

__ADS_1


__ADS_2