Aku Istri Pengganti

Aku Istri Pengganti
episode 113


__ADS_3

kemudian Ronald ,Sisil ,Ratih dan deon masuk kedalam pasar.nampak tiga diantaranya biasa saja melangkahkan kakinya namun berbeda dengan Ronald


"aduhhhh masker mana"ucap Ronald meminta masker kepada sekretarisnya (bukan lagi Corona ya)😂


"ini tuan"ucap Deo memberikan


"sayang kamu pakai juga "ucap Ronald memberikan masker kepada Lisa


"kakak aja aku nggak apa apa kok,kalau kakak nggak kuat tunggu di mobil aja gih"ucap Lisa


"nggak apa ayo deh cepet mau Beli apa"ucap Ronald lagi lagi sok kuat


kemudian Lisa nampak membeli barang barang yang ada dilist satu persatu ia juga membeli beberapa bahan lainnya


"hati hati mas jalanya Isti saya kecipratan ini"ucap Ronald melihat orang berjalan buru buru


"namanya juga pasar mas kalau mau nggak becek di mall"ucap pria itu sinis lalu pergi


"dasar belum tau aja aku siapa "ucap Ronald kesal


"udah kak maklum ini tempat umum sebentar ya bentar lagi selesai kok"ucap lisa


"pak ikan singkurnya berapa?"ucap Lisa


"oh ini neng 20 ribu aja sekilonya mau beli berapa atuh"ucap pedangang ikan


"dua kilo ya mang"ucap Sisil sambil menunjuk jarinya yang membentuk angka dua


"neng sama adenya dari kota ya,aduh adenya kasian udah mandi keringet euy"ucap penjual melihat kearah Ronald


"sayang ayo kasing uangnya"ucap Ronald berbisik nampak sudah risih dengan keadaan

__ADS_1


"ini pak uangnya"ucap Sisil menyerahkan uang seratus ribu


"udah ambil aja kembalinya "ucap Ronald lalu mengandeng tangan istrinya


"makasih ya,dasar anak kota kepasar keringetan udah kayak habis nguras kolam lele"ucap pedangang menggelengkan kepalanya heran


akhirnya mereka sudah keluar dari tempat yang benar Ronald merasa jijik.


"ahhhhh akhirnya"ucap Ronald membuka masker dan bisa bernafas dengan lega


"ya ampun kak Sampai keringetan gini pantesan mamangnya ngomong gitu"ucap Lisa tersenyum melihat suaminya itu


"kamu kenapa senyum senyum ha senneg lihat suaminya gini"ucap Ronald


"nggak seneng sih tapi suka aja,hmmm mendingan kita cuci tangan dulu terus kita kesitu kayaknya banyak jajanan gerobak"ucap Lisa tersenyum


"udah skip aja ya nanti kita beli makanan ditempat yang agak bersih"ucap Ronald menggelengkan kepalanya


"saya nggak ngomong sama kamu"ucap Ronald cetus


"udah yuk kak sekali kali nggak apa apa lagian papa juga titip cireng juga tadi "ucap Lisa mengandeng tangan suaminya


lagi lagi Ronald hanya pasrah ia mengikuti semua yang istrinya inginkan benar saja ia sudah menjadi budak yaitu budak cinta


"nah udah bersih kakak mau makan apa"ucap Lisa


setelah membasuh tangannya


"hmmmm "ucap Ronald bingung menjawab


"okey kita makan siomay Bandung enak banget"ucap Lisa menuju gerobak

__ADS_1


"mang, somaynya empat porsi makan disini ya"ucap Lisa kemudian ia duduk


"kak ayo sini duduk"ucap Lisa melihat suaminya yang masih mematung


"sebentar,ini tuan sudah bersih"ucap sekertaris Deo menyemprot dan membersihkan meja dan tempat duduk


"kak ayo duduk,sayang"ucap Lisa mengucapakan password-nya


kemudian Ronald luluh begitu saja dan duduk di kursi hijau itu tanpa tumpuhan di punggungnya


"ini somaynya"ucap penjual memberikan pesanan Lisa


"makasih Ya mang"ucap Lisa begitu ramah


"kakak mau pakai pedes nggak"ucap Lisa meracik somai suaminya dengan saos dan kecap


"sedeng aja"ucap Ronald bingung


"ayo dimakan"ucap Lisa meletakkan somai yang sudah ia racik


"kak ayo makan nanti keburu sore"ucap Lisa


Ronald menarik nafasnya dan mulai mencoba ternyata rasanya mengejutkan lidah dan menepis semua pikirannya terhadap makanan itu


"kenapa rasanya lebih enak dari pada somai yang sering aku beli di kedai langganan"ucap Ronald heran lalu kembali mengunyah hingga tak terasa somainya yang cepat habis di antara tiga lainnya


"mang satu lagi"ucap Ronald menunjuk tangannya


"hmmmmm ada yang doyan nih"ucap Deo berbisik kearah Ratih namun Ronald mendengar


"serah saya ,lagian saya yang bayar"ucap Ronald tak kalah

__ADS_1


__ADS_2