
Ronald nampak kembali melihat senyum istrinya saat membicarakan tentang masa lalu.
"ya ampun ibu kelamaan sih ceritanya ini lho Lisa sama kak Ronald duduk kelamaan udah malam gini"ucap Vina menyadari sudah adzan magrib
"ya Allah itu namanya kalau sebuah kebahagiaan itu rasanya cepat berlalu Vina, kalian shalat dulu ya itu di kamarnya Lisa"ucap Tante Hana
"kamar kamu?"ucap Ronald kaget,sontak Lisa mengangguk
"Jagan kaget gitu nak,Lisa sering menginap makannya tante sama om buatkan kamar juga buat Lisa sebenarnya itu kamar tantenya Vina dulu cuman dia udah nggak tinggal bareng lagi udah lama jadi Lisa disitu tidurnya dari pas masih SD"ucap Tante Hana menjelaskan
"buk, stop Jagan mulai lagi rumpinya orang mau shalat kok keburu isya loh "ucap Vina
"yaudah Tante Lisa sama mas Ronald shalat dulu ya"ucap Lisa
Lisa kemudian berjalan menuju kamar yang biasa ia tempati orang tua Vina adalah orang tua kedua bagi Lisa dan mendiang Maya dulu kasih sayangnya sama.
__ADS_1
Ronald melihat dengan seksama ruangan itu dengan kasur kecil bertema pink dan putih banyak foto foto di sana , terutama foto foto masa kecil Lisa
"mas aku udah selesai wudhu ayo buruan"ucap Lisa namun Ronald masih tertegun
"mas"ucap Lisa sedikitnya keras membuat ronald tersadar
"iya sayang kenapa"ucap ronald
"ayo shalat buruan wudhu"ucap Lisa
"mas kenapa sih melamun tadi"ucap Lisa sembari menyalami suaminya selepas shalat
"aku heran aja kenapa banyak foto foto di sini seperti memang kamu tinggal lama di sini"ucap ronald
"iya,saat nenek meninggal aku hanya ada kak Maya jadi saat itu aku sering kesepian dan aku beruntung punya Vina dan keluarga mereka menyayangi aku dan mengganggap aku dan kak Maya keluarganya juga.aku jarang pulang karena aku kesepian dan punya banyak kehangatan kalau aku di sini makanya aku sering menginap dan karena orang tua Vina juga mengganggap ku sebagai anak mereka membuatkan kamar ini untuk ku.saat masih kecil aku jarang kok tidur di sini tapi saat kak Maya sudah kuliah dan berkerja aku jadi benar benar kesepian dan sendiri dan hanya dirumah ini dan dikeluarga ini aku mendapatkan kasih dan kehangatan yang membuat ku nyaman.jadi nggak heran semua foto di rata rata di sini karena aku memang secara tidak langsung tumbuh didalam rumah ini"ucap Sisil mengingat masa masa sulitnya
__ADS_1
"sekarang kamu jagan merasa sendiri sekarang ada aku,aku berjanji pada diriku sendiri dan pada almarhumah Maya bahwa aku akan menjaga kamu sampai kapan pun tidak akan bisa yang memisahkan kita selain maut"ucap Ronald sembari mengecup kening Lisa
"makasih ya mas,tapi buruan wudhu keburu isya"ucap Lisa pada suaminya
"iya sayang maaf ya"ucap Ronald kemudian masuk kedalam kamar mandi untuk wudhu.setelah itu mereka melaksanakan shalat Magrib berjamaah.lisa nampak menyalami suaminya dan di sambut kecupan hangat di keningnya.
"mas kok malah rebahan"ucap Lisa melihat suaminya yang berbaring di kakinya
"kan biasanya juga gini"ucap Ronald
"iya memang, tapi ini kan di rumah orang mas"ucap Lisa
"yaudah mau pulang sekarang?atau menginap saja di sini"ucap Ronald
"hemmm tapi gimana sama nenek sama kakek kalau kita tidak pulang "ucap lisa
__ADS_1
"Jagan di pedulikan mama dan papa pasti akan memberi tahu mereka kalau kita menginap"ucap Ronald kemudian Sisil hanya mengangguk menyetujui