
setelah dari kantor polisi mereka pergi kepusat perbelanjaan untuk membeli beberapa keperluan
"oh iya kita mampir makan siang dulu yuk"ucap Lisa
"nah gitu dong dari tadi kan kita ngarep dibayarin iya kan Ratih"ucap Vina sambil menyenggol Ratih
"hemm tidak nyonya saya tidak bermaksiat seperti itu"ucap Ratih sungkan
"yaelah Ratih kaku banget kayak jas ujan nggak kena air tau nggak"ucap Vina
"santai aja Ratih nggak apa apa di luar rumah kita sahabatan Jagan kaku gitu pangil aku Lisa aja"ucap Lisa
"tapi nyonya"ucap Ratih
"tapi tapi tenang aja nggak ada kak roanld di sini"ucap Vina
"yaudah ayok kita makan sabu sabu kali ya"ucap Lisa
mereka segera pergi ke restoran Korea yang menyediakan sabu sabu.setelah itu Lisa nampak memesan beberapa menu lainnya juga
"oh iya sa,loh nggak kabarin kak Ronald nanti dia ngambek lagi kan berabe nanti"ucap Vina
"oh iya sampe lupa"ucap Lisa
__ADS_1
kemudian Lisa mengirimkan sebuah pesan untuk suaminya beserta gambar di via WhatsApp
WhatsApp:
"kak maaf aku baru kasih kabar, sekarang aku lagi di pusat perbelanjaan sama Vina dan Ratih"
"aku juga lagi makan siang ,kak Jagan lupa makan juga ya"
"satu lagi Jangan khawatir aku nggak apa apa kok"
setelah mengirimkan pesan untuk suaminya Lisa dan kedua sahabatnya mulai menikmati makanannya
"oh iya Vin kamu kapan nikahnya"ucap Lisa
"kenapa ada masalah?cerita sama aku kenapa"ucap Lisa sambil melihat Vina
"hemm aku agak ragu sebenarnya sama Alexs"ucap Vina
"loh kenapa gitu kalian itu serasi loh apa yang di raguin dari dia bukannya kamu mencintainya"ucap Lisa
"aku memang mencintainya tapi aku rasa Alexs masih punya perasaan sama kamu"ucap Vina
__ADS_1
"Vin,Jagan Ngada Ngada itu nggak mungkin.jika itu benar aku dan dia tidak akan bersama lagi.aku sudah punya kehidupannya baru aku sudah memiliki keluarga"ucap Lisa meyakinkan Vina
"Vin,kamu tau kan pertama ku menikah dengan kak Ronald perasaannya itu tidak ada tapi aku berusaha menerimanya aku sebisa mungkin menghapus bayang bayang kakak ku di ingatanya,aku yakin kamu juga bisa seperti ku itu hanya butuh waktu"ucap Lisa sembarangan menggenggam tangan sahabatnya.
"aku takut jika hanya aku yang mencintai dan berharap"ucap Vina
"kamu percaya dengan ku itu tidak akan pernah terjadi"ucap Lisa tersenyum
"yang harus kamu lakukan sekarang kamu harus yakinkan perasaannya mu itu setelah itu kamu baru bisa menguatnya perasaan Alexs kepada mu"ucap Lisa
"bener tu mbak, semangat nggak ada yang tidak mungkin kalau dilakukan"ucap Ratih
"yaudah deh kalau udah Ratih yang ngomong aku nggak bisa nolak"ucap Vina
"maaf mbak saya salah ya"ucap Ratih
"iya salah, salahnya kenapa dari tadi baru ngomong"ucap Vina melihat Ratih sebelumya yang seperti patung
"heeee maaf ya mbak,nyonya"ucap Ratih malu
"udah kita habisiin makanannya, setelah itu kita akan belanja kebutuhan rumah"ucap lisa
saat makan Lisa teringat dengan kerisauan sahabatnya
__ADS_1
"apa benar jika alexs masih memiliki perasaan yang sama seperti dulu"ucap Lisa dalam hati
"jika itu benar,aku harus membicarakan ini"ucap Lisa dalam hati.