
keesokan harinya Lisa terbangun sangat pagi untuk melaksanakan shalat subuh dan mengemasi barang barang suaminya untuk pulang
"selamat pagi"ucap sekertaris Deo membuka pintu
"Selamat pagi"ucap Lisa tersenyum
"bagaimana semuanya sudah siap"ucap Ronald
"iya tuan semuanya sudah siap anda boleh pulang sekarang"ucap sekertaris Deo
"baguslah kalau begitu aku muak disinilah"ucap Ronald
kemudian sekertaris Deo dan lisa membantu Ronald untuk kembali kerumahnya.tidak menunggu waktu yang lama mereka sudah tiba
"sekertaris Deo pergi lah kekantor urus semua pekerjaan kantor aku akan kembali jika tubuh ku sudah baik baik saja"ucap Ronald
"baiklah tuan saya permisi"ucap sekertaris Deo pergi
"kenapa kamu diam saja kamu mau melihat saya terjatuh iya.cepat kemari dan bantu aku kekamar"ucap roanld
Lisa kemudian mengangguk dan memapah Ronald menuju kamar dengan berhati hati
"saya permai tuan"ucap Lisa
"mau kemana kamu tidak lihat saya sedang sakit begini"ucap ronald cetus
"saya ingin keluar menanyakan tugas sekolah saya yang belum saya kerjakan"ucap Lisa menghentikan langkahnya
"mulai sekarang kamu tidak usah berangkat sekolah aku akan mencarikan guru privat untuk mu"ucap Ronald
"tapi tuan saya akan segera lulus sebaiknya tidak usah itu akan membuang uang tuan saja"ucap Lisa menggelengkan kepalaku
"uang itu perkara mudah kamu tinggal nurut apa susahnya"ucap Ronald kesal
"baiklah tuan"ucap Lisa mengangguk
"nah bagus kalau begitu aku akan mengurus sekolahmu.kamu bisa keluar buatkan saya makanan yang lezat"ucap ronald mengangkat alisnya
__ADS_1
"baik tuan"ucap Lisa mengangguk
kemudian Lisa turun menuju dapur untuk membuatkan hidangan lezat untuk suaminya.lisa membuka kulkas dan melihat bahan bahan dan mengurus untuk membuat sup iga dan cap cai.
"nyonya apa yang bisa saya bantu"ucap Rati mendekati Lisa
"hai Rati,tidak aku hanya membuatkan makanan kamu tidak perlu membantu"ucap Lisa menggeleng
"nyonya apa anda terluka kemarin malam saya mendengar tuan memarahi anda apa anda dipukul"ucap Rati khawatir
"iya,tapi tidak masalah aku tidak apa apa Jagan khawatirkan aku"ucap Lisa tersenyum
"nyonya anda sangat baik dan sabar menghadapi keegoisan tuan roanld"ucap Rati mengela nafas
"karena aku istrinya aku mencoba bersabar mempertahankan semuanya.ya walaupun pernikahan ini tidak diinginkan namun pernikahan adalah pernikahan"ucap Lisa menjelaskan
"kalau begitu kamu bisa lanjutkan perkerjan mu aku mau melanjutkan masak"ucap Lisa menatap dari
"baiklah saya permisi nyonya"ucap rati pergi
Lisa memasak semua hidangan untuk suami dia sangat berhati hati dan memasak semuanya dengan perasaan
"ya baikah cepat suapi aku aku sangat lapar"ucap ronald mencoba duduk
kemudiannya Lisa menyuapi suaminya.ronald terlihat begitu lahap menyantap hidangan yang dimasak oleh lisa.lisa sangat senang dengan hal hal kecil yang dia terima
tok tok tok
"masuk"ucap Ronald
"maaf tuan nyonya,diluar ada nyonya besar dan tuan Marcel katanya ingin membesuk"ucap rati
"suruh mereka masuk"ucap Ronald
ronald menatap tajam lisa.tak lama mama dan Marcel datang membawa parsel buah
"mama"ucap Lisa menyalami mertuanya
__ADS_1
"bagaimana keadaan ronald Lisa"ucap mama bertanya
"kak ronald sudah sedikit membaik"ucap Lisa tersenyum
"silahkan duduk Lisa permisi buatkan minuman dulu"ucap Lisa kemudian berlalu menuju dapur
"bagaiamana keadaan kamu "ucap mama khawatir
"aku baik"ucap Ronald cetus
"semoga dengan masalah ini mata hati kamu bisa terbuka untuk gadis sebaik Lisa"ucap mama menyandarkan tangannya
"ya aku akan mencoba"ucap roanld cetus
"kalau kamu tidak bisa menjaga perempuan sebaik dia kamu lepaskan dia dan berikan dia kepada ku itu mudah kan"ucap Marcel sambil mengunyah permen karet
"jaga biacara mu dia masih menjadi istriku"ucap ronald membulatkan suaranya
tak lama Lisa masuk membawa minuman dna cemilan
"ini ma ,Marcel silahkan"ucap Lisa menaruh diatas meja
"terimakasih ya sayang"ucap mama tersenyum
"wahh semua tampak lezat.kakak ipar maafkan ulah saya kemarin saya hanya terpengaruh minuman beralkohol saja.saya tidak bermaksud untuk apa apa"ucap Marcel tersenyum
"iya tidak masalah"ucap Lisa tersenyum
ronald begitu kesal melihat Marcel mencoba menggoda Lisa hatinya tak menentu
"mama sama Marcel bisa keluarkan aku mau mandi"ucap Ronald
"ohhh iya tentu saja mama dan Marcel harus pergi ke supermarket juga"ucap mama mengangguk
"Lisa tolong bantu aku,aku ingin mandi sekarang"ucap Ronald menatap Lisa
"baiklah"ucap Lisa
__ADS_1
Marcel sangat kesal melihat Ronald yang mencuri kesempatan namun mama tampak senang sudah ada rasa cemburu dihati Ronald