Aku Istri Pengganti

Aku Istri Pengganti
episode 116


__ADS_3

setelah itu Lisa dan Ronald pergi menuju taman belakang


"pa,mama mama"ucap Ronald pada papanya


"lagi di dapur katanya mau ambilin barang barang"ucap papa sembari memakan cirengnya


"kak aku bantuin mama dulu ya"ucap Lisa menatap Ronald


"hmmm iya hati hati"ucap Ronald tersenyum


"pa Lisa permisi ya"ucap Lisa tersenyum dan pergi


"aduh aduh yang lagi romantisnya bikin iri"ucap papa menggoda anaknya


"jelas dong namanya juga masih muda kalau udah tua kan beda cerita"ucap Ronald menggoda papanya


"papa sama Mama juga masih romantis tau enak aja kamu"ucap papa


"Ronald kan cuman ngomong pa lagian papa sama Mama itu banyak berantemnya tau"ucap Ronald tersenyum


Ronald seperti menggoda hubungan orang tuanya sementara itu Lisa pergi menuju dapur


"ya ampun ma sini biar Lisa bantu"ucap Lisa


"ehh kamu udah selesai ibadahnya"ucap mama membuat Ratih melotot


"udah ma sholat udah selesai"ucap Lisa tersenyum


" ya kirain apa ibadah shalat ternyata" ucap Ratih perlahan namun terdengar di telinga Lisa


"Kan shalat ibadah Ratih" ucap Lisa melewati Ratih membuat Ratih gelagapan

__ADS_1


kemudian Lisa menata semuanya hingga semuanya siap


"nyonya biar saya saja"ucap Deo membantu menghidupkan api


"ehhh ini istri saya kamu sana jauh jauh"ucap Ronald menyenggol Deo


"kak Jagan gitu kamu, sekertaris deo ini yang nyalain apinya kak Ronald aja yang hidupin sekertaris Deo bantu Ratih aja"ucap Lisa sopan kemudian sekertaris Deo menuju ratih


"sabar namanya juga bos majikan lagi bucin akut maklumin aja"ucap Ratih menahan tawa


" iya iya salah terus"ucap sekertaris Deo menyun


kemudian Ronald mencoba menghidupkan api untuk membakar ikan


"kak kalau nggak bisa sekertaris Deo aja"ucap Lisa lelah melihat suaminya


"bisa kok bisa lagian kenapa sih pakai arang segala pemanggangan modern kan ada buat susah aja"ucap Ronald


hampir setengah jam api belum juga menyala


"lama banget papa kamu udah mau mau tepar"ucap mama menghampiri


"ini baru selesai sabar sabar"ucap Ronald bercucuran keringat


"seklian dong bantuin istri kamu bakar ikannya udah keringetan juga kan mama tunggu ya"ucap mama tersenyum


"dasar orang tua"ucap Ronald mendesis


"kak nggak boleh gitu,namanya anak ya udah kodratnya memulihkan orang tua"ucap Lisa tersenyum


"Untung banyak orang kalau nggak udah aku makan kamu gemes banget"ucap Ronald mencubit pipi istrinya

__ADS_1


"kak muka ku item dong jadinya"ucap Lisa merengek karena tangan Ronald penuh dengan bekas arang


"hahah emang aku sengaja kok, nanti aku bantu bersihin okey"ucap Ronald tersenyum


kemudian Ronald dan Lisa mulai membakar ikannya dan dibantu oleh Ratih dan Deo


"ma,pa ayo makan"ucap Lisa


"wahhh enak nih pasti kalau Lisa yang masak"ucap papa


"Ronald juga pa bukan Lisa aja"ucap Ronald sinis


"ohhhh iya papa kirain kamu cuman mandor aja ya udah makasih ya"ucap papa tersenyum


kemudian mereka tertawa lalu memakan santapan Ikan bakar yang apinya susah payah Ronald nyalakan


"awwww"ucap Ronald


"ya ampun sini biar aku bantu"ucap Lisa dengan teliti memisahkan duri ikan dari dagingnya


"ini kak"ucap Lisa


"makasih ya sayang"ucap Ronald mendekatkan hidungnya ke hidung Lisa sontak Lisa terbelalak bukan main orang disekitar merasa aneh melihatnya


"ehemmm masih ada orang Ronald lakukan nanti kalau tinggal kalian berdua"ucap mama pura pura batuk


"maaf ma"ucap Lisa malu menunduk


"udah nggak perlu pinta maaf mama papa juga sering kok gitu iya kan"ucap Ronald


mendengar itu mama dan papa mendadak malu menunduk

__ADS_1


__ADS_2