
sekarang sudah tiba didepan gedung mewah yaitu perusahaan milik keluarga Ronald.
"nyonya sudah sampai"ucap supir
"iya terimakasih pak"ucap Lisa bergegas turun
Lisa kemudian menginjakan kakinya di perusahan milik suaminya itu sedikit ragu untuk melangkah
"ada yang bisa saya bantu nona"ucap resepsionis
"saya mau keruangan tuan ronald"ucap Lisa canggung
"apa nona sudah membuat janji sebelumnya"ucap resepsionis
"belum kak,saya kesini hanya mengantarkan makan siang saja"ucap Lisa
"kalau begitu nona bisa tunggu di sana,saya akan mencoba menghubungi sekertaris tuan ronald.kalau boleh saya tau siapa nama nona"ucap resepsionis
"nama saya Lisa"ucap Lisa
Lisa kemudian menunggu sedikit lama sekitar 20 menit.terlihat resepsionis menghubungi sekertaris Deo
"nyonya Lisa maaf membuat anda menunggu"ucap sekertaris Deo menunduk
"tidak apa apa sekertaris Deo saya kesini di perintahkan mama untuk membawakan makan siang tuan ronald"ucap Lisa beranjak
"oh kalau begitu mari saya antar nyonya"ucap sekertaris Deo
Lisa kemudian bergegas mengikuti sekertaris Deo entah lantai berapa ruangan Ronald sangat lama menggunakan lift
"silahkan masuk nyonya"ucap sekertaris Deo berdiri didepan pintu
"iya"ucap Lisa
__ADS_1
dengan sedikit ragu langka yang sedikit gemetar Lisa takut kalau Ronald mengamuk karena kedatangannya
"tok tok tok"
"masuk"ucap Ronald terdengar sangar
Lisa melangkahkan kakinya masuk . pemandangan tak biasa terlihat.ronald sedang bersama gadis yang terlihat begitu seksi dan menggoda.ronald juga tampak sibuk mengulum bibir wanita itu.
"ada apa"ucap Ronald menghentikan aktivitasnya
"maaf mengganggu tuan,saya hanya diperintahkan untuk mengantarkan makan siang dari mama"ucap Lisa membendung tangisannya
"letakan di sana"ucap Ronald menunjuk meja pojok
"sayang apa dia pelayan rumah mu.kenapa dia berpenampilan seperti itu apa dia mencoba menggoda mu"ucap perempuan penggoda
"cepatlah keluar"ucap Ronald cetus
"sayang tapi kita belum ketahap intim"ucap perempuan penggoda
perempuan penggoda itu segera pergi dan menatap tajam kearah Lisa
"jalang sini kamu"ucap Ronald merapihkan bajunya
"cepat kemari"ucap Ronald
.
dengan perasaan yang hancur Lisa melangkahkan kakinya yang berat menuju Ronald
"ada apa tuan"ucap Lisa
"kamu kesini mengantarkan makan siang ku bukan,siapkan sekarang"ucap Ronald dengan cetusnya
__ADS_1
Lisa kemudian pergi mengambil dan menyajikan makanan tersebut dimeja Ronald
"ini makanannya"ucap Lisa meletakan dan hendak pergi
"siapa yang menyuruhmu pergi ,berdiri tepat di samping saya Jagan coba untuk bergerak"ucap Ronald
Ronald kemudian melahap makanannya sedangkan lusa diam membatu tanpa gerakan apa pun
"kenapa perempuan ini berpenampilan berbeda dia cantik.ronald berhenti memuji dia tercantik adalah Maya"ucap Ronald dalam hati
tiba tiba terdengar suara ketukan pintu mungkin salah satu karyawan
"permisi tuan,saya membawakan file yang harus ditandatangani"ucap Dimas pemimpin keuangan
"oke letakan di sana"ucap Ronald
Dimas tampak tersipu melihat kecantikan seorang gadis yang berdiri tepat dibelakang Ronald
"cantiknya "ucap Dimas dengan kecil
"apa maksudnya"ucap Ronald yang mendengar
"saya permisi tuan"ucap dimas bergegas pergi
"sial pasti dia memuji kecantikan dan keindahan tubuh Lisa"ucap ronald dalam hati
Ronald begitu marah dan membuang makanannya kelantai karena emosi
Prak
"dasar jalang kamu kesini menggunakan pakaian seperti itu sengaja kan untuk menggoda semua karyawan disini.kamu menyewakan tubuhmu kan"ucap Ronald beranjak
"bukan seperti itu tuan saya hanya disuruh dan dibelikan mama itu saja"ucap Lisa membela dirinya
__ADS_1
"jangan bawa mama ku dalam sandiwara mu"ucap Ronald menarik tubuh Lisa hingga pakaiannya robek di bagian punggungnya.
Lisa menagis tersungkur mendapatkan perlakuan kasar dari suaminya