
Lisa segera kekamr untuk memastikan suaminya
"ya Allah kak kok malah nonton sih"ucap Lisa kesal dan mengambil remote
"hemm kak lagi pengen nonton aja"ucap Ronald
"kak Ronald Jagan bikin Lisa kesal ya, tamunya udah Dateng masa mau nungguin kak Ronald ready dulu baru mulai makan kak kan tuan rumahnya loh"ucap Lisa
"ya bilang aja makan duluan aja lagian kakak lagi nggak mau makan juga kok"ucap Ronald
"ohh jadi sekarang gitu ya istri masak capek capek nyiapin capek capek tapi nggak dihargain gini"ucap Lisa
"bukanya gitu tapi"ucap Ronald menggenggam tangan istrinya
"tapi apa "ucap Lisa kesal
"yaudah maaf ya"ucap Ronald mencium tangan istrinya
"nggak butuh maaf tau Lisa sekarang yang lusa butuh turun kebawah aku udua capek Lo buat semua persiapannya kak"ucap Lisa
"yaudah iya iya kakak turun "ucap Ronald mengangguk
"udah dong jangan ngambek gitu kan udah minta maaf tadi"ucap Ronald menatap istrinya
"tau ah kesel banget"ucap Lisa
"udah ya maaf dimaafin kan"ucap Ronald sembari mengecup bibir istrinya sekilas
__ADS_1
"yaudah iya tapi jangan diulangi lagi deh yang kayak gitu"ucap Lisa
"iya iya"ucap Ronald mengangguk dan menggenggam tangan istrinya
sebenarnya Ronal tidak mau menghadiri dinner dengan orang spesial itu tapi Ronald kasihan melihat pengorbanan lisa mempersiapkan semuanya
"kok dinnernya nggak di meja makan sih"ucap Ronald kaget karena meja makannya kosong
"tadi kan Lisa udah bilang kalau ini tuh dinner spesial semua orang spesial juga jadi harus dibuat spesial"ucap Lisa
lisa kemudian membawa Ronald menuju taman belakang yaitu tempat dimana dinner itu dilaksanakan.
"loh orang-orang spesialnya ini"ucap Ronald terkejut
"kak ayo udah ditungguin tuh"ucap lisa menarik tangan Ronald
"enggak tahu ini ada tamu lo ada Alex sama Vina malah lelet di kamar ngapain sih kamu"ucap Mama ikut kesel
"ternyata di kamar kak Ronald doanya panjang banget jadi lama deh iya kan kak"ucap Lisa menahan tawa karena sesungguhnya suaminya itu lama karena terbakar cemburu
"iya maaf ya"ucap Ronald gugup
"ya sudah karena semua orang yang udah kumpul kita berdoa menurut agama masing-masing kita mulai makan malamnya"ucap papa
"eh tunggu bentar dulu Marcel kan udah janji bakal bawa yang spesial kan ke sini jadi wait unggu sebentar"ucap Marcel beranjak dari kursinya
ternyata Marcel membawa kue yang begitu besar yang spesial request untuk pernikahan kakak kakaknya.
__ADS_1
"surprise khusus untuk kakak-kakak Marcel yang Marcel cintai"ucap Marcell
"ini seriusan ya ampun makasih ya"ucap Lisa memeluk adiknya itu
"ehem ehem jangan kelamaan dipeluk nanti ngelunjak"ucap Ronald
"ye apaan sih kak yang lalu biarlah berlalu jangan sekarang ya yang sekarang yang lalu tuh jangan diungkit-ungkit dong"ucap Marcell
"iya deh iya makasih ya"ucap Ronald
"yaudah sekarang boleh kita mulai karena papa jujurnya udah laper banget"ucap papa
"iya iya selamat makan semuanya"ucap Lisa tersenyum
"selamat makan"ucap ronald
mereka menyantap semua hidangan itu dengan lahap betapa bahagianya Lisa bisa berkumpul lagi dengan keluarganya dengan orang-orang yang spesial
"oh iya ini sekalian aja ya Alex sama Vina mau kasih undangan semoga kalian semua bisa hadir di acara sakral ini"ucap Alex ternyata membawa undangan pernikahan mereka
"kalian berdua menikah kapan pacarannya"ucap Ronald terkejut karena Alex adalah mantan Lisa
"kalau pacarannya sih baru kak tapi ya gitu deh"ucap Vina susah menjelaskan
"kak kalau udah jodoh itu yang nggak bisa dikemanain mau pacaran lama pacaran cepet bahkan kalau nggak pacaran sama sekali kalau udah jodoh nya ya tetap aja jodoh"ucap lisa menjelaskan
"selamat ya kak Ronald pastiin akan datang"ucap Ronald nampak senang karena Alex udah seutuhnya melupakan Lisa
__ADS_1