
keesokan harinya Ronald nampak sudah terbangun dan melihat Lisa ketika sedang berdoa menghadap pencipta
"ya Allah hamba yang lemah ini menandakan kedua telapak tangan hamba meminta pertolonganmu. hamba memohon angkatlah penyakit dari kak Ronald biarkan ia sembuh biarkan ia seperti dulu. ya Allah berikanlah iya kesabaran dalam cobaanmu."ucap Laras begitu dalam
melihat dan mendengar ucapan Laras membuat sedikit hati Ronald bedeguk
"kenapa dia masih mendoakanku bukan ke aku sering menyakitinya kenapa dia tidak menyumpahi ku saja"ucap Ronald dalam hati
kini Lisa sudah selesai melaksanakan salat namun Ronald tiba-tiba kembali dalam tidurnya agar bisa tidak mengetahui bahwa Ronald telah mendengar semua doanya.
"kak Ronald cepat sembuh ya semoga segala penyakitnya segera diangkat Allah dan diberi kesabaran dalam menjalaninya"ucap Lisa sambil mengusap rambut Ronald
"kenapa dia sebaik ini"ucap Ronald dalam hati karena Lisa yang begitu tulus.
ini ronald membuka matanya dan melihat wajah Lisa di hadapannya yang penuh kesedihan.
"tuan-tuan sudah bangun apa ada yang bisa saya bantu atau saya lakukan"ucap lisa sambil mengusap air matanya
"kenapa kamu menangis bukan ke aku belum meninggal"ucap Ronaldo refleks sambil mengusap airmata Lisa. mendapat perlakuan dari ronald membuat Lisa terperanjat dan hanya terdiam.
__ADS_1
"issssss jangan-jangan bener kalau kamu menyangka kalau aku sudah meninggal makanya kamu menangis"ucap Ronald salah tingkah
"tidak tuan saya tidak berpikir seperti itu"ucap Lisa terbata
"sudahlah saya mau pulang"ucap Ronald memalingkan pandangannya
"baik tuan kalau begitu saya panggilkan dokter dulu"ucap Lisa mengangguk
ketika Lisa pergi seketika Ronald meraih tangannya membuat Lisa terdiam hanya kesunyian disana.mata mereka nampak berpandangan.menyadari aksinya Ronald menghempaskan kembali tangan Lisa
"kamu jagan kemana mana saya ini lumpuh kalau saya butuh apa apa siapa yang akan ambilkan.kamu tekan tombol bel itu nanti dokter akan datang"ucap Ronald lagi lagi salah tingkah
"baik tuan"ucap Lisa mengangguk
"karena semuanya sudah baik baik saja jadi tuan bisa pulang namun dengan catatan tidak boleh melakukan aktivitas yang berlebihan dulu.untuk pemulihan kaki syaraf dapat dilakukan terapi seminggu sekali nanti bisa diatur dengan jadwal"ucap dokter menjelaskan
"baiklah dok apa ada obat yang harus ditebus"ucapisa mengangguk
"ohhh iya nanti obatnya bisa diambil minumnya usahakan teratur agar mempermudah terapi juga"ucap dokter
__ADS_1
"baik dok terimakasih"ucap Lisa menunduk hormat
kini Lisa membantu Ronald untuk bersiap siap tak lupa juga untuk menghubungi sekertaris Deo
"aku gerah ingin mandi"ucap Ronald menatap Lisa
"tapi tuan disini sedikit sulit bagaimana jika bilas saya akan membantu anda"ucap Lisa karena kamar mandi terlalu sempit
"yasudah"ucap Ronald
Lisa mengambil kain dan air.kini Ronald sudah berbaring di tempat tidurnya dan membuka bajunya
"ya ampun pemandangan apa ini"ucap Lisa terkejut dan memalingkan wajahnya
"hei kenapa diam ayo cepat aku mau pulang"ucap Ronald melirik kearah Lisa
"baik tuan"ucap Lisa mengangguk
Lisa kemudian mengelap tubuh Ronald yang begitu sispack.lisa mengelap tubuhnya dengan penuh kesabaran.nampak sesekali Ronald juga melihat wajah Lisa dan memalingkannya
__ADS_1
"sudah selesai tuan"ucap Lisa
"hetsss aku minta mandi,jadi walaupun dilap semuanya juga kenapa hanya setengah"ucap Ronald karena Lisa hanya mengelap tubuh bagian bawahnya