Aku Istri Pengganti

Aku Istri Pengganti
episode 135


__ADS_3

setelah selesai makan malam itu Lisa segera pergi ke kamar untuk membersihkan diri sedangkan Ronald sedang berada di ruang kerjanya


"ahh seharian ini aku sudah keterlaluan bisa bisanya aku cemburu buta sampai aku tidak bisa bersikap bijak dengan istri ku"ucap Ronald


"aku harus meminta maaf sebaiknya aku belikan dia sesuatu mungkin ia akan memaafkan ku"ucap Ronald


kemudian Ronald mengambil handphonenya dan menghubungi sekertarisnya untuk segera menemuinya di ruang kerja


tok...tok..


"permisi tuan ada apa"ucap sekertaris Deo


"saya ingin membelikan kado untuk istri saya tolong belikan satu set berlian sekarang dan pastikan barang itu hanya satu aku tidak ingin hadiah untuk istri ku pasaran"ucap Ronald


"tuan apakah anda serius ini sudah pukul set 12 malam saya yakin tokoh perhiasan sudah tutup"ucap sekertaris Deo


"kamu kan pintar ya gunakan akal mu buat mereka membuka tokonya"ucap Ronald


"tapi tuan ini mustahil bagaimana jika besok saya membelikan besok pagi pagi sekali saya langsung ke tokoh yang tuan inginkan"ucap sekertaris Deo


"Deo.... kamu sudah bekerja dengan saya lama bukan seharusnya kamu tau jika aku tidak suka dengan sebuah penolakan kamu tau kan akibatnya"ucap Ronald


"laki laki tapi hanya bisa mengancam kalau kamu mau belikan hadiah sana bobol tokoh itu"ucap sekertaris Deo dalam hati

__ADS_1


"Jagan pernah membicarakan saya jika kamu tidak suka bicarakan langsung"ucap Ronald


"ahh tidak tidak tuan saya akan segera Carikan yang tuan inginkan"ucap sekertaris Deo mengangguk


"bagus anak buah penurut pergilah jika kamu berhasil aku akan berikan kau hadiah juga"ucap Ronald


"tuan kalau bisa request Jagan barang ya uang cash aja lumayan buat bayar cicilan"ucap sekertaris Deo


"ya sudah terserah kamu saja cepat sana kerja belum mau dapat hadiah"ucap Ronald


"baiklah tuan saya permisi dulu"ucap sekedar Deo


sekertaris Deo lagi lagi harus mengikuti keinginan majikannya itu dan lagi lagi keinginan diluar kepala manusia.sedangkan Ronald masih diruang kerja ia ingin kekamar jika barang itu sudah ditangannya.sedangkan Lisa sudah menunggu namun suaminya belum juga masuk untuk beristirahat.


tok....tok....tok....


"cepat sekali kau kembali masuklah"ucap Ronald


"kak emang tadi sebelum Lisa kesini kak sedang bersama seseorang"ucap Lisa terkejut


"tidak tidak ada apa kenapa belum tidur"ucap Ronald pura pura sibuk


"bagaimana aku bisa segera tidur jika suami ku masih sibuk kerja begini"ucap Lisa

__ADS_1


"apa pekerjaannya masih banyak"ucap Lisa sambil memijak pundak suaminya


"ya begitulah kau tidur duluan saja ini sudah malam"ucap Ronald


"baiklah aku akan tidur,kak Ronald mau Lisa buatkan kopi latte "ucap Lisa


"ehem boleh deh"ucap Ronald


"okeh deh tunggu sebentar ya"ucap Lisa sembari mengusap dagu suaminya lalu pergi ke dapur untuk membuatkan kopi


"apa yang kak Ronald katakan tadi?apa dia menunggu seseorang"ucap Lisa


"ahhh Lisa buang pikiran kotor itu bagaimana pun kamu harus percaya dengan suami mu sendiri Jagan menduga yang tidak tidak tentang suami mu sendiri Lisa"ucap Lisa menyadarkan dirinya


"okey anggap saja kak Ronald sedang mengantarkan berkas mungkin berpikirlah positif"ucap Lisa menarik nafas perlahan dan mulai membawa nampan berisi cemilan dan kopi untuk suaminya


"kak ini kopi dan cemilannya"ucap Lisa meletakannya di kiri meja


"terimakasih"ucap ronald tersenyum


"kak kalau udah capek Jagan di paksain ya langsung istirahat aku ke kamar dulu ya"ucap Lisa sembari mencium tangan suaminya


"jika sudah selesai aku akan segera istirahat selamat tidur "ucap Ronald lalu mencium kembali tangan istrinya

__ADS_1


"huuuu syukurlah Lisa tidak curiga maafkan aku sudah membohongi mu"ucap ronald


__ADS_2