Aku Istri Pengganti

Aku Istri Pengganti
episode 81


__ADS_3

Ronald ternyata sudah begitu lama memandang wajah Lisa. bisa juga nampak sudah terlelap dalam tidurnya.


brukkk


itu suara satpam dan sekretaris Dio yang buru-buru masuk ke dalam ruangan hingga mereka terjatuh


"maaf tuan maaf"ucap sekretaris deo dan pak satpam bersamaan


"kalian ini berisik banget kalian melihat istri saya sedang tidur"ucap Ronaldo kembali memanggil Lisa dengan sebutan istri


"maaf tuan maaf"ucap sekretaris desa dan satpam lagi-lagi bersamaan


"biar saya bantu angkat tuan"ucap sekretaris deo


"tidak usah emang kamu siapanya ingat kamu itu sekretaris saya bukan suami dari istri saya jadi yang berhak adalah saya"ucap Ronald nampak marah kepada deo


"tolong kamu ambilkan kursi roda di mobil segera bawa ke sini"ucap Ronald


"baik tuan"ucap sekretaris Deo langsung menuju mobil

__ADS_1


"dan kamu kenapa masih di sini sana kamu lanjut jurit malam mau gajinya dipotong"ucap Ronald begitu sinis pada satpam


"siap pak laksanakan"ucap satpam dengan sigap dan keluar


tak menunggu waktu berapa lama akhirnya sekretaris Dio datang membawa kursi roda entah apa maksudnya sedangkan Ronald saja masih menggunakan tongkat.


"tolong kamu pegang kursi roda ini dengan benar jangan sampai saya jatuh"ucap Ronald


sekretaris deo hanya bisa diam dia begitu bingung mungkin dalam pikirannya bagaimana bisa orang yang sedang lumpu membawa istrinya yang sedang tidur bukan kah mereka akan jatuh.


tanpa disangka-sangka Ronald ternyata duduk di kursi roda dan mengangkat tubuh istrinya sehingga Lisa duduk di pangkuannya. sekretaris Deo melihatnya hanya terdiam


"kamu tadi menawarkan pertolongan bukan"ucap Ronald sembari melihat Deo


"iya Tuan benar"ucap sekretaris deo hanya mengangguk-angguk saja


"dorong kursi roda ini menggunakan lift sampai ke mobil"ucap Ronald begitu coolnya


"baik tuan"ucap sekretaris Deo dengan sigap

__ADS_1


sekretaris desa terus mendorong 2 majikannya itu yang sedang berpangkuan dalam posisi terhadap dan lumpuh namun mereka terlihat romantis.


"tolong kamu pegang kursi roda ini dengan benar"ucap Ronald


tanpa disangka-sangka Ronald mendudukkan Lisa terlebih dahulu dengan posisi dia yang masih terduduk di kursi roda. mungkin karena badannya juga sangat besar dan ke kanan membuat dia tanpa beban mengangkat istrinya menuju mobil dengan keadaan duduk pun bisa. setelah itu dia meminta tolong kepada sekretaris di untuk membantunya duduk di kursi mobil


"hei kenapa diam ayo laju mobilnya ini sudah malam"ucap Ronald dengan tatapan tajam


"ya Tuan ini saya akan segera melajukan mobilnya"ucap sekretaris deo begitu takut


tak menunggu waktu lama mereka sudah sampai di rumah untuk ada rati yang bisa membantu Lisa untuk ke kamar.


"apa bedanya aku sama Ratih bukan kah kami sama-sama pelayan"ucap deo dengan suara semutnya


"jelas beda kalau kamu yang membantu Lisa jelas kamu akan memikirkan sesuatu yang tidak tidak seperti sekarang"ucap Ronald melihat Deo dengan sinis


"maaf tuan"ucap Deo kembali menunduk


"sudah kenapa masih disini pulang"ucap Ronald langsung menutup pintu rumahnya

__ADS_1


"sabar sabar punya bos kayak gini suka main mood.bilang nggak suka sama istrinya ini sekarang malah jadi posesif apa Jagan Jagan bakal bucin juga"ucap sekertaris Deo menghela nafas


__ADS_2