Aku Istri Pengganti

Aku Istri Pengganti
episode 128


__ADS_3

Ronald nampak bahagia karena Lisa sudah melewati masa kritisnya .


"lisaaaaa mama rindu kamu sayang"ucap mama dengan segera memeluk lisa


"ma,Lisa itu masih sakit loh Jagan di peluk peluk gitu"ucap papa


"maaf kan mama kangen ini sama menantu kesayangan"ucap mama melepaskan pelukannya


"iya ma Lisa juga kangen kok sama mama,papa semuanya Lisa pengen cepet-cepet sembuh biar bisa masak lagi buat mama sama papa"ucap Lisa tersenyum


"amin semoga kamu lekas membaik ya nak,Ronald bagaimana apa hukuman Diki sudah berjalan di pengadilan"ucap papa


"dua hari lagi Ronald akan menghadiri sidang pertama sekaligus reka adegan untungnya lisa sekarang sudah sadar jadi lebih cepat untuk di proses"ucap Ronald


"untunglah kalau begitu"ucap papa mengangguk

__ADS_1


"kak apakah keinginan ku tadi tidak bisa dibicarakan dulu"ucap Lisa menatap suaminya namun Ronald tidak menjawab apapun


"emang kamu mau bicarakan apa bicara sama mama atau papa aja jika suami mu tidak mau?"ucap mama


"ma,pa jadi begini sebaiknya kasus kak Diki dibicarakan secara kekeluargaan saja Lisa rasa ini masalah kesalah pahaman dan lagian kasian angel dia hanya memiliki kak Diki sebagai keluarganya Lisa tau persis bagaimana rasanya tanpa keluarga"ucap Lisa


"angel?siapa dia"ucap mama asing


"ponakannya Diki ma anaknya melati"ucap Ronald


"kak Lisa mohon pikirkan lagi"ucap Lisa menatap suaminya


"mama saja bilang tidak bagaimana dengan aku lagian kasus ini sudah dipengadilan dia yang berbuat maka dia juga harus terima dengan segala resikonya Lisa aku harap kamu bisa mengerti sayang"ucap Ronald menjelaskan


"sudah sudah biarkan Lisa istirahat hagan buat menantu papa cemberut seperti ini "ucap papa menengahi

__ADS_1


"ya sudah ini mama bawakan sarapan untuk kalian lebih baik kalian makan dulu"ucap mama membuatkan bubur dan nasi goreng


Lisa dan Ronald nampak sedang sarapan namun Lisa tak berhenti memikirkan nasib angel jika Diki benar benar di penjara apalagi angel anak yang baik bahkan dia tidak tau masalah orang orang dewasa disekitarnya


"sayang udah Jagan dipikirkan lagi habiskan saja buburnya agar lekas pulih"ucap Ronald


"bagaimana aku bisa makan siang leluasa jika orang lain sekarang sedang sendirian tanpa siapa pun"ucap Lisa meletakan buburnya


"Lisa ayo lah dengarkan kata ku tadi "ucap Ronald mengengam tangan Lisa


"kak aku tidak bisa hidup tenang jika aku tidak meluruskan semuanya.aku mohon cabut lah tuntutan itu bicarakan baik baik aku rasa itu akan jauh lebih baik"ucap Lisa


"aku tidak terima istri ku bahkan jelas jelas terluka dan hampir tiada karena kelicikannya suami mana yang terima"ucap Ronald


"kak kejadian yang aku alami aku sudah ikhlas aku tau apa yang sudah terjadi bahkan nanti itu akan tetap terjadi semuanya takdir tidak ada satupun yang bisa menyalakan takdir begitu pula aku.kak aku mohon lebih baik kita merelakan dan mengikhlaskan aku tidak mau suami ku menyimpan dendam lantas apa bedanya dengan Diki"ucap Lisa

__ADS_1


mendengarkan ucapan istrinya membuat Ronald tersentuh lantaran hati istrinya yang sangat lembut dan tulus bahkan ia tak menyalakan apapun atas segala yang terjadi


__ADS_2