
Lisa segera istirahat sedangkan gina kembali ke kamar.
"Vin gimana Lisa baik baik aja kan"ucap Ronald khawatir
"iya kak nggak apa apa dia masuk angin biasa kok udah di kerokin nih sekarang dia lagi tidur"ucap Vina
"kan bang pasti Lisa cuman kecapekan doang,ini bang Ronald khawatir banget sampai nonton bola juga nggak fokus"ucap Alexs
"ya namanya juga istrinya ya khawatir lah gimana sih"ucap Vina
"kalau begitu terimakasih ya vin sudah membantu Lisa,saya pamit ke kamar dulu"ucap ronald
"iya bang hati hati"ucap alexs
Ronald segera kembali ke kamar ua sedikit lega istrinya sudah tertidur pulas.
"Alhamdulillah syukurlah kamu hanya kecapean"ucap Ronald melihat wajah Lisa yang tertidur pulas
Ronald nampak mengolesi tubuh istrinya dengan minyak angin dan menyelimutinya.keeseokan hari Lisa nampak meletakan handphonenya tepat dekat dengan bantal tidurnya agar ia mendengar alarm itu tanpa membangunkan suaminya.lisa segera pergi ke kamar mandi untuk melakukan rest kehamilan.sebelum itu ia melihat ke cermin menguatkan hati dan pikirannya
"apapun hasilnya jangan pernah kecewa"ucap Sisil dalam hati sembari menghembuskan nafasnya
dering ..
__ADS_1
"hei loh udah test belum"ucap Vina melakukan Vidio call
"ini baru mau,itu leher Lo kenapa merah merah"ucap Lisa
"udah jangan di bahas Li pasti udah paham juga,buruan test"ucap Vani ,Lisa hanya tersenyum
Lisa kemudian melakukan test itu dan menunggu hasilnya
"udah tenang apapun itu hasilnya yang penting Li udah usaha,ya kalau gue sih yakin Lo hamil "ucap Vina yakin
hampir lima belas menit mereka berbincang sembari menunggu hasil itu
"bismillah dulu sil tarik nafas"ucap Vina merasakan sensasi jantungnya berdetak,lisa menyerahkan semuanya atas hasil itu dan hasilnya
ia tak percaya bahkan ia melihat semua test pack yang ia gunakan dan hasilnya sama,Lisa begitu terharu dan menutup matanya dengan kedua tangannya
"lo kenapa sa udah jangan sedih nggak apa apa "ucap Vina merasakan sedih
"vin..."ucap Lisa lirih dan menunjukkan hasilnya
"huaaaa selamat kan bener Lo hamil selamat gue ikut senang"ucap Vina merasakan terharu ikut menangis
"udah sa jangan sedih sedih lagi,gue tutup ya telponnya"ucap Vina
__ADS_1
Lisa yang bahagia terus menitihkan air matanya sedang Ronald yang sadar istrinya tak ada di ranjang ia segera bangun
"suara apa itu?apa itu Lisa"ucap Ronald mendengar suara orang menangis dan segera mencari sumber suara
"sayang kamu kenapa"ucap Ronald segera memeluk Sisil yang menangis sesenggukan
"heii kenapa sayang"ucap Ronald menatap Lisa
"mas"ucap Lisa tersenyum
"itu...."ucap Lisa menujukan hasil test pack yang berjeret di wastafel
"sayang kamu"ucap Ronald bingung dan melihat kearah Lisa
"iya mas aku hamil"ucap Lisa mengangguk
Ronald yang sama sama senang dan terharu mereka saling berpelukan untuk melepaskan sesuatu yang mereka nanti nanti.
"shut kamu jangan sedih sayang Nanat anak kita ikut sedih juga lihat bunda nya menangis"ucap Ronald mengusap air matanya
hari itu hari yang paling menyenangkan untuk mereka dan keluarga besar mereka.ronald dan Lisa memberitahu semuanya tentang kabar gembira itu.hadiah terindah itu menjadi penutup sekaligus kegembiraan dari cerita keluarga ini .
Terimakasih ya yang udah mampir dan baca cerita author maaf ya kalau ada kesalahan dalam penulisan,alur ,dan sebagainya.maaf juga karena author sering terlambat untuk update.Terimakasih yang udah setia dan nungguin cerita ini author sangat sangat berterimakasih untuk reader semuanya.oh iya yang kangen dan mau baca karya author yang lainnya jangan lupa mampir ya semoga tertarik dan suka juga😘
__ADS_1