
🍂🍂🍂
Pagi itu..
Leticia dan Gustaf masuk ke dalam ruangan kurungan di menara gelap. Tanpa bicara, Gustaf melepaskan sihir yang mengurung Alexander.
Alexander menatap Gustaf dengan curiga dan tajam, hatinya bertanya-tanya kenapa Gustaf membebaskan nya dengan mudah. Ada apakah gerangan? dan kenapa Leticia bisa menemuinya dengan bebas?
Hal pertama yang ia lakukan saat bebas dari kurungan sihir itu adalah memeluk istrinya.
GREP
" Aku merindukan mu " tubuhnya memeluk istrinya, tapi matanya menatap tajam Gustaf yang sedang berdiri dibelakang mereka.
Apa maksudnya semua ini? apa jangan-jangan..
" Aku juga sangat merindukan mu, Lex " Leticia tersenyum senang, ia membalas pelukan erat suaminya itu.
Alexander melepaskan pelukannya, lalu ia menyerang Gustaf dengan sihir tanahnya yang masih tersisa. Lantai yang ada disana bergetar dan membuat Gustaf hampir jatuh. Untunglah keseimbangan Gustaf dan kekuatan nya lebih kuat dari Alexander yang hanya punya 1 elemen.
" huft..barusan hampir saja ya " Gustaf tersenyum dan kembali berdiri tegap
" Aku tidak akan berterimakasih padamu, kau dengarkan itu !" kata Alexander tegas
" Kau memang tidak harus berterimakasih padaku, berterimakasih lah pada Leticia. " Gustaf tersenyum tenang
" Apa kau bilang? Leticia? beraninya kau memanggil nama istriku ! " Alexander berapi-api
" Lex, sudahlah. Sekarang kita kembali dulu, aku sudah buatkan makanan untukmu. Kau pasti sudah lapar dan sudah lama tidak makan masakan ku kan? ayo kita pergi saja " Leticia memegang tangan Alexander, rupanya wanita itu ingin mengalihkan perhatian.
Apa mereka akan terus bertengkar seperti ini selama 1 bulan? haa..
" Tapi dia itu.."
" Lex, tenanglah. Akan ku jelaskan semuanya, tidak ada gunanya jika kau bertengkar dengan nya sekarang. Ikut aku dulu " Leticia membujuk suaminya itu
" Baiklah " jawab Alexander sambil menatap tajam pamannya itu. Begitu pula sebaliknya.
Kau lihat saja, aku akan membuat Leticia memilihku. Pertarungan ini pasti akan ku menangkan, aku akan meluluhkan hatinya. batin Gustaf percaya
Apapun yang kau lakukan, kau tidak akan bisa mendapatkan Chia-ku. Dia sudah jadi milikku seutuhnya. Baik jiwa, raga maupun hatinya. Kau tidak akan bisa masuk dan berada di antara kami.
Leticia terlihat heran melihat paman dan keponakan itu saling bertatapan.
Apa mereka sedang perang batin?.
🌷🌷🌷
.
.
Akhirnya Leticia dan Alexander kembali bersama. Meskipun tidak bersama seutuhnya, karena Gustaf mengajukan salah satu syarat kebebasan nya, agar Alexander menjadi ketua pasukan kerajaan Fostiarus. Leticia bingung harus mengatakan nya bagaimana, saat itu ia hanya fokus untuk mengobati luka-luka yang ada ditubuh suaminya.
Setelah itu Leticia menyuapi nya makan bibimbap, dan kimchi.
" Cukup, aku sudah kenyang " Alexander menutup mulutnya
Dari tadi aku tidak bisa bicara padanya dengan benar, dia seperti menyembunyikan sesuatu. Setiap aku bertanya, dia selalu memotong kata-kata ku.
Leticia menghentikan suapan nya itu dan menyimpan mangkuk makanan nya di meja. Inilah hal yang mendebarkan baginya, ia sudah menduga bahwa Alexander akan menanyakan sesuatu yang akan sulit ia jawab.
" Baiklah, kalau kau sudah kenyang. Minum dulu,aku sudah buatkan jus untukmu. Kau pasti suka " Leticia tersenyum dan hendak mengambil jus yang ada di meja.
Namun, tiba-tiba tubuhnya terhempas ke ranjang. Alexander yang menarik tangannya, dan kini pria itu tak jauh dari atas tubuhnya.
" AHH ! apa yang kau lakukan?!" tanya Leticia sambil melihat kesana kemari.
" Aku punya banyak pertanyaan, tapi tidak satupun kau jawab. Karena setiap aku bicara kau selalu memotongnya dan mencari dalih. Ada apa ini?" tanya Alexander
" K-kau salah paham, tidak ada apa apa kok. " jawab Leticia sambil tersenyum canggung.
" ketika kau bohong kau akan memutar mata mu kemana mana " Alexander menatap Leticia yang terus celingukan kesana kemari, wanita itu berharap agar tangannya di lepaskan tapi Alexander malah mengunci tangan istrinya dengan erat. " Jangan berfikir untuk pergi dari sini sebelum kau menjelaskan segalanya "
" Aku akan jelaskan, tapi kau harus melepaskan aku dulu. "Leticia tersenyum manis dan menatap suaminya.
" Astaga, bisa gila aku kalau kau menatapku begitu " gumam Alexander sambil tersenyum menyeringai
" A-Apa?" wanita itu menunjukkan wajah polos nya, seolah berkata tak tau apa apa.
Pria itu menerkam istrinya dengan ciuman, rasa ciuman itu adalah rindu, dan rasa pelukan nya itu adalah cinta.
" Akhph !"
Leticia terkesiap dengan ciuman yang mendadak itu, karena ia belum sepenuhnya membuka mulut nya.
Padahal baru 3 hari sejak Alexander di kurung, namun itu tidak mengurangi kerinduan mereka. Kedua nya sama-sama membara dalam kerinduan. Alexander mencium bibir istrinya dengan buas, seolah sudah bertahun-tahun mereka tidak bertemu. Wajar saja mereka membara, pasangan itu masih dalam masa masa pengantin baru.
Ciuman ini begitu panas dan melelehkan seluruh tubuhku. Alex, dia sangat merindukan ku.
Alih alih menghindar, Leticia membalas ciuman suaminya itu dan refleks memeluk suaminya. Ciuman di ranjang itu berakhir, saat Leticia mendorong tubuh Alexander. Ia meminta berhenti.
" Su-sudah, aku tidak bisa bernapas. Hah..Hah " wanita itu ngos ngosan dan masih berusaha mengambil napas
Alexander beranjak dari tubuh istrinya itu, dan ia kembali duduk di sudut ranjang. Begitu pula dengan Leticia yang ikut duduk di samping suaminya. Pria yang sudah tiga hari tidak bertemu dengan istrinya itu, mulai memainkan rambut istrinya dan membelainya. Terakhir ia mencium kening istrinya dengan lembut sebagai pengungkapan rasa sayangnya.
__ADS_1
" Lex.. "
" Syukurlah, aku bisa memeluk dan mencium mu seperti ini lagi. Aku sudah hampir gila di dalam sana , setiap kali memikirkan apa yang sedang kau lakukan dengan si brengsek itu. "
" Kau tau aku tidak akan melakukan apapun dengannya, kau percaya padaku bukan?" tanya Leticia
" Aku sih percaya padamu, tapi aku tidak percaya padanya. Selama aku di tahan disana, katanya kau berciuman dengan nya. Apa itu benar?" tanya Alexander dengan sorot mata yang tajam
" Ah? i..itu " Leticia terlihat bingung
" apa itu benar?"
" Siapa yang bilang? pasti si Vivian itu kan? " tanya Leticia mulai marah
" Jawab aku ! itu benar atau tidak?" tanya Alexander tegas
" Kau percaya omongan wanita itu atau aku? apa kau percaya aku akan menyerahkan diriku untuk dicium oleh Raja Gustaf?" Leticia membalikkan pertanyaan
" Tentu, aku percaya padamu. Kau tidak mungkin begitu. Aku pikir dia ya memaksamu " jawab Alexander
" Nah, itu yang benar. Jadi, tidak perlu ku jelaskan lagi bukan? anggap saja itu kecelakaan, kesalahan " kata Leticia
" Tetap saja aku tidak senang, bagaimana bisa bibir yang harusnya milikku seorang di cium orang lain? ini seperti rasanya milikku direbut orang lain " gerutu Alexander sambil memegang bibir istrinya dengan lembut.
" Maafkan aku, aku benar-benar minta maaf karena tidak bisa menjaga tubuhku dengan baik. Aku membiarkan bibir ku disentuh oleh nya. " Leticia terlihat merasa bersalah
Benar juga, pria mana yang bisa menerima kalau istrinya dicium oleh pria lain. Apalagi itu adalah tiran psikopat ini, dia pasti sakit hati juga.
" Memang benar aku marah, aku cemburu, aku tidak suka. Tapi, kau tidak perlu minta maaf. Aku tidak marah padamu, tapi padanya " kata Alexander
" Jadi kau tidak marah padaku?" tanya Leticia
" Ya, tidak "
" Kenapa kau menjadi begitu pengertian? " tanya Leticia
" jadi aku harus marah marah terus begitu?"
" Tidak, begini lebih bagus " jawab Leticia
" Bagaimana jika sekarang kau jelaskan, bagaimana paman ku bisa membebaskan ku? pasti ada sesuatu di balik ini semua kan?" tanya Alexander
" Ya, ada. Haa...baiklah, aku akan ceritakan "
Leticia menceritakan tentang perjanjian nya dengan Gustaf. Dan juga tentang Alexander yang harus menjadi ketua pasukan nya. Jelas lah, pria itu merasa marah mendengar nya.
" Sialan ! jadi dia menyuruhmu begitu?" tanya Alexander kesal
" Sudah kuduga, kau akan marah. Kau tidak mau kan jadi ketua pasukan kstaria nya?" tanya Leticia polos
" Lalu karena apa?"
" Aku marah karena dia meminta mu untuk memberikannya kesempatan dan memanfaatkan ketidakberdayaan ku ini. Aku sangat marah !" teriak Alexander
" Aku minta maaf, aku hanya ingin kau bebas. Jadi kupikir ini satu satunya cara. Mau aku memberikannya kesempatan atau tidak, kau tau kan hatiku hanya untukmu. "
Kemarahan pria itu mulai mereda dengan kata-kata manis dari istrinya. Terharu, senang, dan bangga dengan istrinya.
" I-itu.."
" apa kau tidak percaya padaku?" tanya Leticia
" Aku percaya. " jawab Alexander yakin
Hanya saja aku merasa heran, melihat karakter Gustaf. Dia pasti sudah membunuhku, jadi dia mempertahankan ku untuk hidup karena ingin berada disisi Chia-ku. Dasar licik, mari kita lihat apa kau bisa mendapatkan nya? kau tidak akan bisa brengsek !
Untunglah aku tidak bilang tentang hukum yang akan ditetapkan oleh Raja Gustaf hari ini pada Lex. Jika dia mendengar nya, dia pasti akan semakin marah. Ya, semoga dia tidak mendengar nya. Karena aku akan menahan nya di kamar seharian ini.
Alexander sudah setuju untuk menjadi ketua pasukan kstaria nya sendiri, meskipun ia tidak suka. Karena ia memiliki rencana, jika kekuatan nya sudah pulih kembali. Orang yang pertama yang harus ia hancurkan setelah kekuatan nya kembali adalah Gustaf.
🍂🍂🍂
Kerajaan Ilios..
Darren terlihat sedih dan murung, ia merasa kesepian. Bahkan Derrick yang sudah tau kelicikan nya sekarang mulai menjauhinya. Leticia yang ia cintai juga sudah menikah dengan orang lain. Apakah kesempatan untuk Raja Ilios ini masih ada? Sebenarnya apa yang dipikirkan Darren sekarang? apa ia benar-benar menyerah?
Moore terlihat cemas melihat Raja nya yang galau dan tidak keluar dari istana selama 5 hari itu. Darren menyibukkan dirinya dengan menghabiskan waktunya di ruang kerja. Wajahnya yang dulu ceria, ramah dan hangat, kini tidak ada lagi. Bahkan sedikit senyuman pun tak ada di wajahnya.
" Yang mulia, hari ini sangat cerah. Tidakkah ini hari yang baik untuk jalan jalan diluar?" tanya Moore dengan senyuman ramah di wajahnya
" Hari yang cerah ya " Darren melihat jendela ke arah luar, terlihat sinar matahari yang cerah. Pria itu tersenyum pahit. " Apakah benar ini adalah hari yang cerah? kurasa tidak "
" Yang mulia.. " Moore terlihat sedih melihat Rajanya yang galau
" Moore, katakan lah apa aku egois? aku hanya ingin mendapatkan apa yang ku mau! kenapa ini sangat sulit. Semuanya malah menjauh dari ku "
" Maafkan saya, tapi sebenarnya yang mulia tidak egois, hanya saja cara yang mulia itu salah. " kata Moore berpendapat
" Kau benar Moore, cara ku ini salah. Aku hanya ingin berjuang sebelum keputusan akhir dibuat, tapi ternyata aku sudah kalah di awal. Tisha, akan tetap memilihnya. Apapun yang ku lakukan, dia hanya menganggap ku teman nya. Mungkin sudah saat nya aku menyerah disini " mata Raja Ilios itu, tampak sedih dan hatinya juga terasa sakit dengan cinta sepihak yang ia rasakan.
Moore juga sedih melihat nya, ia memberikan Darren semangat agar bisa melupakan perasaan cinta nya pada Leticia. Dan memulai hubungan yang baru. Apakah Darren bisa melakukan nya?
🍂🍂🍂
Di kerajaan Fostiarus, ketika semua pengawal dan para pelayan sedang sibuk bergunjing dengan hukum yang baru dari Raja Gustaf. Apalagi kalau bukan hukum yang memperbolehkan wanita memiliki lebih dari satu suami. Leticia mengalihkan perhatian Alexander agar tetap di kamarnya dan tidak pergi keluar kamar.
__ADS_1
" Ada apa ini? kenapa kau melarang ku pergi ke luar kamar? " tanya Alexander curiga
" Itu.. itu.. aku hanya ingin kau beristirahat. Hehe. Besok kau kan harus bergabung dengan pasukan kstaria kerajaan " Leticia tersenyum
" senyum mu itu mencurigakan, sayang " Alexander
" Mencurigakan apanya? hehe.. kalau kau mau sesuatu, aku yang akan keluar dan mengambil kan nya"
Ada apa dengannya? aku rasa dia menyembunyikan sesuatu.
" Baiklah, aku ingin kau panggilkan Daniel kemari "
" APA? "
" Kenapa kau kaget begitu? panggilkan Daniel kemari "
" Tapi kenapa harus tuan Daniel?" tanya Leticia resah
Jika dia bertanya tentang apa yang terjadi di luar sana, pasti tuan Daniel akan mengatakan segalanya.
" Reaksi mu ini berlebihan, Chia. Ada apa sebenarnya? " tanya Alexander kesal
Kenapa dia begitu peka? apa aktingku begitu buruk?
" Leticia. "
" Ahaha.. tidak ada apa-apa. Kau beristirahat lah, aku akan panggil kan tuan Daniel kemari sekarang. " Leticia beranjak dari ranjangnya, ia terlihat gelisah. Alexander menatapnya dengan tajam penuh kecurigaan, ya insting Raja tiran itu memang kuat jika soal mencurigai sesuatu.
Baiklah, panggil tuan Daniel. Lalu aku tinggal bilang padanya untuk merahasiakan tentang hukum Raja yang baru itu.
" Ya, tolong ya istriku. Panggilkan Daniel kemari " Alexander tersenyum ramah
Hari ini aku akan tau kenapa kau bertingkah seperti kucing yang sudah mencuri ikan?
Ke-kenapa dia tersenyum seperti itu? apa maksudnya? ah, aku terlalu banyak berfikir. Senyuman nya itu bukan apa-apa kan?
Wanita itu segera pergi keluar dari kamarnya. Tak lama kemudian, Alexander keluar juga dari kamarnya setelah yakin bahwa Leticia sudah pergi jauh. Pria itu ingin mencari tau apa yang terjadi, kebetulan sekali saat ia ingin mencari tau. Para pengawal yang sedang berjaga sedang membicarakan apa yang ingin ia ketahui.
" Bagaimana bisa Baginda Raja membuat keputusan seperti itu?" tanya pengawal 1 dengan wajah yang sedih
"Apa kau tidak suka dengan hukum Raja Gustaf yang baru ? " tanya pengawal 2
" Kau tidak lihat ya, jelas-jelas aku tidak suka. Kalau begini caranya, istriku bisa menikah lagi. " kata pengawal 1 sebal
" Haha.. benar juga ya, kalau wanita diperbolehkan menikah lebih dari satu kali. Istrimu akan lebih diuntungkan " kata pengawal 3 mengejek
" jangan mengejekku, jika kau punya kekasih atau punya istri nanti. Kalian akan merasakan ketakutan yang ku alami " kaya pengawal 1 kesal
" Ya, ya baiklah. Kami turut berduka. Aku berdoa semoga istrimu setia padamu saja, selamanya " kata pengawal 2 menyemangati
" Ini semua karena Ratu Leticia, sampai-sampai Raja membuat hukum baru ini. Seperti nya Raja Gustaf benar-benar sudah tergila-gila oleh nya. Padahal wanita cantik di dunia ini kan banyak, tidak cuma dia " gerutu pengawal 1 kesal
" Sstt.. ini di istana, kau jangan bicara sembarangan. Apa kau mau mati?" tanya Pengawal 3 mengingatkan
" maaf, aku terbawa emosi " jawab pengawal 1
Alexander kaget karena Gustaf membuat hukum baru tentang wanita yang boleh memiliki lebih dari satu orang suami.
Apa maksudnya Gustaf membuat hukum baru ini? Dengan mata dan perasaan yang penuh amarah, Alexander menemui Gustaf yang sedang berada di singgasana nya. Beberapa pengawal Gustaf menahan nya dengan mengarahkan pedang kepada Alexander.
" Sudah, lepaskan dia! " ujar Gustaf kepada para pengawal nya.
Para pengawal nya langsung memberikan jalan pada Alexander.
" Ada apa keponakan ku? sampai-sampai kau menemui ku dengan mata yang penuh kemarahan begitu?" tanya Gustaf sambil tersenyum tipis
" Turun kau dari singgasana ku ! brengsek !" seru Alexander kesal
" Singgasana mu? kau sudah lupa ya, ini adalah singgasana ku sekarang. " Gustaf langsung memasang wajah serius,dan menatap tajam Alexander
" Benar, dan aku akan merebutnya kembali." kata Alexander
" Dengan apa? kau saja sekarang lemah " Gustaf mengejek. " Harga dirimu pasti sangat terluka kan, aku duduk disini? Raja tiran yang terkenal itu kini sudah tidak ada lagi "
Alexander menyerang Gustaf dengan sihir tanahnya, dengan cepat Gustaf menangkisnya dengan mudah. Para pengawal juga bersiap menyerang Alexander, tapi Gustaf memberikan isyarat kepada para pengawal nya untuk diam saja.
" Mau mencoba beradu denganku?" tanya Gustaf sambil menghampiri Alexander. Kedua mata mereka bertemu.
" Kau pikir dengan membuat hukum baru ini, dia akan memilihmu? kau salah, kau tidak bisa "
" Kita lihat saja, ini bahkan belum dimulai. Kalau dia jatuh cinta padaku, dia bisa menikah denganku " Gustaf tersenyum percaya diri
" Itu tidak akan terjadi !" seru Alexander kesal
" Kau datang kesini karena kau takut kan? kau takut aku dia akan jatuh cinta padaku. "
" Itu tidak akan pernah !" bentak Alexander
" Aku tidak menyuruh mu dan dia berpisah, dan dia bisa memilih kita berdua. Kenapa tidak kau biarkan saja?" tanya Gustaf
" Kau sudah gila !" teriak Alexander marah
Kedua pria itu memutuskan untuk berkelahi dengan tangan kosong.
...---****---...
__ADS_1