Aku Menjadi Tawanan Sang Tiran

Aku Menjadi Tawanan Sang Tiran
Bab 66 Deja Vu


__ADS_3

BRAK


Leticia membuka pintu kamarnya dan melangkah pergi. Daniel dan Mira ,yang ada diluar melihat pertengkaran mereka.


" Kenapa kau bersikap seperti ini? kenapa kau berkata seperti ini?!! " tanya Alexander


" Maafkan aku, tapi aku benar-benar ingin putus. " jawab Leticia serius


" Hanya karena alasan ini kau memutuskan hubungan kita? apa kau bahkan pernah mencintaiku? kenapa begitu mudahnya kau memutuskan hubungan ini?"


" Kalau aku sebutkan alasan kenapa aku dan kau harus putus, akan banyak sekali. Tapi, aku rasa hubungan kita memang sudah salah sejak awal "


Raja Fostiarus itu terpana mendengar kata-kata Leticia. Pria itu mengatur emosinya.


" Baiklah, aku akan membiarkanmu pergi dulu. Jernih kan dulu pikiran mu, saat ini kau sedang marah. " Alexander memegang kepalanya


" Pikiranku sangat jernih sekarang, aku benar-benar serius tentang putus. " Leticia membuka kalung yang ia pakai dan meletakkan nya di tangan Alexander.


" Kau mau mati ya?!" Alexander marah dan sedih


" Aku tidak perlu diantar, aku pulang sendiri "


Tiba-tiba saja Alexander membopong tubuh Leticia di bahunya.


" KYAA!! Apa yang kau lakukan? lepaskan aku !" Leticia memukul mukul tubuh Alexander


" Yang mulia ! tolong tenanglah !" seru Daniel


" Tuan Daniel, bantu aku ! suruh dia melepaskan ku ! aku mau pulang !" Leticia merengek dan terus bergerak-gerak.


Daniel terdiam dan tak bisa berbuat apa-apa lagi, setelah melihat wajah Alexander yang murka.


" Jangan melawan ! atau aku akan membunuhmu " kata Alexander marah


" Kau bajingan ! brengsek ! lepaskan ! Tiran psikopat kejam !"


" Berisik !. "


" Daniel, jangan ganggu aku malam ini sampai besok. Pengawal yang berjaga di depan kamar ini, singkirkan juga mereka " Alexander mengatakan nya dengan tegas


" Ah ya ? baik yang mulia ! " jawab Daniel patuh


Apa yang akan dilakukan yang mulia dan nona Leticia sampai pagi? apa malam erotis itu akan terjadi malam ini?


" Apa yang kau lakukan? aku mau pulang!! " teriak Leticia panik.


Tidak, kenapa kau mengatakan putus begitu saja? disaat aku tidak bisa jauh darimu, disaat aku sudah jatuh cinta padamu. Kau bilang sejak awal hubungan ini salah?


BRAK


KLAK


SLING


Pria itu melempar Leticia ke ranjang, lalu memasang sihir di sekitar kamar nya. Ia juga mengikat kedua tangan Leticia dengan tali sihir Gadis itu merasa seperti Deja vu. Aura yang terlihat pada Alexander adalah warna abu tua.


Seharusnya warna nya hitam atau merah, kenapa warna aura nya malah warna abu tua? kenapa dia sedih, bukan nya marah?


" Kau harus diam disini sampai kau merenungkan kesalahan mu !" Alexander mengarahkan jari telunjuk nya pada Leticia

__ADS_1


" Kenapa aku harus merenungkan kesalahanku? apa salah ku? aku hanya ingin pulang "


" Jangan mengajakku berdebat lagi, atau akan ku buat kau tidak bisa turun dari ranjang itu seumur hidupmu " Alexander dingin


Hiiy, lihatlah mata membunuhnya itu. Apa dia benar-benar kembali seperti masa lalu? saat pertama kali aku bertemu dengannya, dia juga mengancam ku seperti ini.


Leticia terlihat sedikit ketakutan melihat mata Alexander yang menatapnya seolah ingin membunuhnya.


BRUK


Alexander duduk di sofa yang tak jauh dari tempat Leticia berbaring dengan kondisi terikat.


" Sekarang tidurlah "


" Bagaimana bisa aku tidur dengan kondisi tidak nyaman begini? setidaknya lepaskan tali ini dari tanganku " tanya Leticia sambil berusaha menggerakkan tali yang terikat di tangannya.


" Aku tidak bisa melakukan nya "


" Kenapa? "


" Kau akan kabur kalau ku lepaskan " jawab Alexander cuek


Mendengar mu mengatakan putus saja sudah membuat hatiku sakit, apalagi kalau kau kabur dariku. Aku tidak bisa membiarkan mu pergi setelah kau sudah terlalu jauh masuk dalam kehidupan ku yang gelap ini. Kau yang membawaku ke dalam cahaya, maka kau harus menetap di sisiku. Aku tidak mau dicampakkan.


" Aku tidak akan kabur, lagipula aku kan sedang terluka. Ini juga sudah malam, aku tidak mungkin kabur " Leticia membujuk


" Maaf, aku tidak percaya padamu. Aku akan menunggumu semalaman disini sampai kau merenungkan kesalahan mu " kata Alexander keras kepala


" Memangnya aku salah apa? seharusnya kau juga renungkan kesalahan mu dong, jangan menyalahkan aku saja " gerutu Leticia sebal


" Kesalahan mu adalah berusaha mencampakkan ku, berusaha kabur dariku. Kau selalu saja begini, aku tidak mengerti dirimu. "


" Kau marah karena aku tidak memberikan kesempatan untuk Marquez Randell kan? "


" Masalah nya tidak sesederhana itu " jawab Leticia


" Kenapa pria menyebalkan itu jadi membuat kita bertengkar seperti ini, kau bahkan sampai meminta putus padaku. Ini membuatku kesal, kau tahu?" tanya Alexander sambil tersenyum pahit


" Aku tidak bisa menjalin hubungan dengan pria kejam seperti mu. Kau tidak ingat hal ini terasa seperti deja vu? pertama kali kau bertemu denganku kau ingin membunuhku, lalu kau menawanku, dan aku di ikat seperti ini. Kau membunuh ayahku, menghancurkan kerajaan ku, bagaimana bisa aku menjalin hubungan dengan pria seperti mu? dan kau juga tidak bisa menikahi ku, untuk apa aku menjalin hubungan yang tidak punya masa depan ! " Leticia mengatakan nya dengan tajam


Maaf, tapi aku harus mengatakan hal yang kejam. Agar kau mau melepaskan ku, aku tidak mau menjalani hubungan yang tidak ada masa depannya. Kakak benar, hubungan ini tidak akan berhasil.


" Jangan membodohi ku, itu bukan alasan kau minta putus denganku. Apa sebenarnya..


" Tolong, jangan menyangkalnya lagi. Terima saja kalau kita harus putus. Aku minta maaf.."


Entah bagaimana ceritanya Alexander sudah ada di depan Leticia dan membelai pipi wanita itu.


" Jangan ..jangan bilang begitu lagi." Alexander memohon dengan mata berkaca-kaca.


" Maafkan aku, aku tidak bisa. Kita harus.."


GREP


Alexander melahap bibir Leticia dengan berapi-api. Menunjukkan bahwa pria itu tidak mau kehilangan Leticia dan sangat menginginkan nya.


Hmmphh..


Um..

__ADS_1


Haa..


Aku tidak bisa melawan nya dengan kondisi terikat begini. Tapi, ciuman ini.. berbeda dari ciuman yang biasanya. Ada kesedihan dan penekanan di dalam nya, itu yang kurasakan. Alexander, maaf.. aku hanya tidak mau terluka lagi karena cinta.


Alexander melepaskan bibirnya dari bibir Leticia dan memandangi nya dengan tajam.


" ingin meninggalkanku? dalam mimpimu! sampai kau jadi debu pun, kau akan tetap bersamaku "


Wanita itu terdiam mematung, dan hampir menangis. Alexander meletakkan kalung matahari miliknya di meja.


" Sampai kau menarik kata-kata mu kembali, jangan harap bisa pergi dari sini. Aku akan kembali besok pagi, aku harap aku bisa mendengar jawaban yang ku inginkan "


Tap


Tap


Tap


Alexander melangkah keluar dari kamar itu, sementara Leticia terlihat berfikir keras. Ia harus segera pergi dari istana itu dan Alexander sejauh mungkin.


Ketakutan nya akan jatuh cinta dan hubungan yang lebih mendalam, membuatnya tak bisa bertahan dengan Alexander yang plin plan. Meskipun ia merasa bahwa dirinya juga seorang yang plin plan, karena ia selalu menerima cinta Alexander lalu memutuskan nya begitu saja.


" Ini sih seperti kembali ke episode-episode awal, dimana aku diikat dan di sini, ditempat yang sama. Hanya saja bedanya, dulu kami saling membenci, sekarang kami saling mencintai. Sungguh ironis.. apa sekarang sudah terlambat untuk ku mengakhiri nya?" gumam Leticia sedih


🌹🌹🌹


Di tempat lain, Gustaf dan para pengikutnya nampak sedang merencanakan sesuatu. Setelah Marquez Randell ditangkap, pasti pria itu akan mengaku bahwa dalang dibalik penjarahan desa Winterne adalah Gustaf.


" Yang mulia, apa anda yakin dengan rencana ini? tidakkah kita harus memikirkan nya lagi baik-baik?"


" Kau pikir aku belum memikirkan nya baik-baik? Will, ini saat nya kita menyerang. Selama ini aku selalu bersembunyi dari keponakan ku itu, aku tidak mau bersembunyi selama nya. Aku harus menghadapi nya. " kata Gustaf penuh keyakinan


" Baiklah jika itu memang sudah keputusan yang mulia " Will patuh


Padahal lebih baik kalau yang mulia menggunakan kekasih nya untuk menjebak Raja Alexander. Tapi, yang mulia malah memilih cara yang sulit dengan menyerang langsung. Ada apa dengan yang mulia? tidak mungkin kan yang mulia ada perasaan dengan wanita itu?


" Kumpulkan semua orang yang membenci Raja tiran itu, aku ingin mereka ikut andil dalam penghancuran istana nya !" ujar Gustaf tegas


" Baik yang mulia !" kata para prajurit Gustaf serempak


" Bolehkah saya juga ikut bergabung dalam rencana anda yang mulia pangeran " ucap seorang wanita yang mengenakan tudung hitam


Will bersiaga dan mengangkat pedangnya ke arah wanita itu. Dia pun membuka tudungnya.


" Jangan terburu-buru. Tenang lah, saya ada di pihak yang sama dengan anda. " seringai terlihat di wajah wanita itu


" Siapa kau? kenapa kau bisa datang ke wilayah ku yang tersembunyi ini?" tanya Gustaf tegas


" Perkenalkan, saya Zayana. Dan saya juga ingin membantu anda untuk menghancurkan Raja Alexander " jawab Zayana


Zayana? seperti nya aku pernah mendengar nama itu, apa dia adalah putri dari kerajaan Gamoria?


...---***---...


Hai Readers mohon maaf kemarin tidak up 😀 entah kenapa tiba-tiba datang rasa malas 😂 tapi insyaallah kalau malas nya udah ilang mah, pasti rajin lagi up nya.. sekarang sekarang lagi malas nulis novel ini, padahal jalan cerita udah ada.😂🙏 mungkin karena fokus ke cerita novel yang satu nya lagi ,Arrabella Twice Lives


jangan lupa dukungannya ya, like,vote, rate, komen biar author nya semangat..


...🍂🍂🍂...

__ADS_1


__ADS_2