Aku Menjadi Tawanan Sang Tiran

Aku Menjadi Tawanan Sang Tiran
Bab 52 Rencana jahat part 1


__ADS_3

...***...


" Kau bohong kan? kau berkata seperti ini karena marah kan?" tanya Darren


" Apa saya terlihat sedang berbohong? apa saya terlihat sedang marah atau cemburu? yang mulia.. tolong jangan begini lagi !" ujar Leticia kesal sendiri


" Lalu siapa orang itu? siapa kekasihmu? " tanya Darren setengah berteriak


" Dia adalah.. dia.. "


" Apa aku harus katakan yang sebenarnya? apa dia akan percaya? "


" Kau gugup.. itu artinya kau bohong, kau tidak punya kekasih. " kata Darren sambil tersenyum menyeringai


" Tidak.. saya tidak bohong saya memang punya kekasih!" kata Leticia


" Lalu siapa orang itu?" tanya Darren penasaran


" Yang mulia tidak akan percaya jika saya mengatakan nya.. " jawab Leticia


" Katakan yang jelas siapa !" teriak Darren


" Siapa pria yang sudah mencuri hatimu itu?" batin Darren sedih


Wanita itu terdiam sejenak, ia nampak berfikir. Lalu ia mengatakannya. " Dia adalah Raja Alexander "


" Haah??" Darren tersenyum, lalu tertawa kecil. Ia tidak percaya dengan jawaban Leticia.


" Sudah saya duga, anda tidak akan percaya. Tapi, itu benar. Jadi, saya mohon berhentilah memikirkan yang macam-macam, saya tidak menyukai yang mulia " Leticia tegas dan menatap tajam pada Darren


" HAHAHA.. lelucon mu sangat bagus, aku hampir saja percaya. Kau kira aku akan percaya bahwa kau jatuh cinta pada musuh mu? lalu apalagi? kalian kekasih? omong kosong macam apa ini?" Darren tertawa keras, jelas jelas ada ketidakpercayaan di dalam nada suaranya.


" Saya tidak berbohong, bahkan kak Derrick juga tau segalanya " Leticia mengatakannya dengan serius


" Dia tidak terlihat seperti berbohong.. " batin Derrick


" Haha.. Tisha apa kau gila? bagaimana kau bisa berhubungan dengan pembunuh ayahmu? orang yang menghancurkan kerajaan kalian?!! " tanya Darren


" Aura nya..abu tua " batin Leticia


" Anggaplah aku sudah gila, tapi kami memang sedang berpacaran sekarang. Dia mencintai ku, aku mencintainya, dan kita saling mencintai " kata Leticia


" Saling mencintai? kalian? haa.. itu tidak masuk akal ! " Darren tak percaya


" Saya tidak butuh yang mulia untuk percaya, yang jelas itu jawaban saya untuk perasaan yang mulia pada saya ( menolak ) " kata Leticia sambil melangkah pergi


" Kau mau kemana? kita belum selesai bicara " kata Darren tegas


Tap


Tap


Tap


Leticia tetap berjalan dan mengabaikan panggilan dari Darren.


" Beraninya kau mengabaikan seorang pangeran! aku perintahkan kau untuk berhenti sekarang juga !" teriak Darren


Wanita itu menghentikan langkahnya dan membalikkan badannya, ia menatap kesal pada Darren.


" Maaf, aku bukan nya ingin memerintah mu " kata Darren


" Maafkan saya juga, jika kata-kata saya menyakiti hati yang mulia. Tapi, itulah kenyataannya.. "


Deg


Deg


" Apa apaan ini? kenapa dada ku sangat sesak mendengarnya ? aku berusaha meyakinkan diriku bahwa yang aku dengar ini adalah salah, ini tidak benar kan? tidak ! hatiku sakit..."


Darren memegang dadanya, lalu ia berlari menghampiri gadis itu dan memeluknya dari belakang.


" Yang mulia ! "


" Tolong berikan aku kesempatan, aku tidak mau menyerah semudah ini.. jangan suruh aku menyerah. Lihatlah ketulusan hatiku Tisha... " kata Darren sambil memeluk erat Leticia.


Wanita itu sebenarnya kasihan pada Darren, ia juga merasa Darren benar-benar menyukai nya. Tapi, ia benar-benar tidak ada hati untuk pangeran dari Ilios itu. Hatinya hanya untuk Alexander saja. Leticia menepis tangan Darren yang memeluknya dengan perlahan, hati Darren sakit menerima perlakuan seperti itu. Ada rasa kecewa dan tidak terima tertulis jelas di wajahnya.


" Saya tidak bisa yang mulia ! jika saya memberi yang mulia kesempatan, itu artinya saya sudah egois. Dengan memberi anda harapan, saya akan menjadi orang jahat " Leticia mencoba menenangkan pria itu.


" Tisha.. kumohon jangan begini " Darren menangis


" Melihat wajahnya begini, aku seperti orang jahat yang sudah mencampakkan nya " batin Leticia merasa bersalah


" Anda bisa mendapatkan wanita yang lebih baik dari saya yang mulia, tolong jangan begini. " Leticia merasa bersalah

__ADS_1


Darren menangis sedih, cintanya ditolak oleh Leticia tanpa diberi kesempatan. Bahkan kencan romantis yang sudah dirancang oleh pria itu gagal total ! Leticia juga terpaksa harus melukai hati Darren, karena ia bukanlah gadis yang perasaan nya setengah setengah. Jika ia sudah bertekad untuk satu orang, maka ia akan mempertahankannya. Seperti nya wanita itu benar-benar percaya dan yakin pada perasaan Alexander padanya, maka dari itu ia menolak Darren dengan tegas. Tapi, apakah Alexander juga begitu?


Ia tak mau memberikan kesempatan pada orang yang sama sekali tidak pernah ada tempat spesial di hatinya selain teman dan persahabatan.


****


Di sebuah ruangan tertutup, Gustaf nampak sedang duduk sambil merokok dengan santai.


" Jadi dia sudah memutuskan nya ya?" tanya Gustaf


" Benar yang mulia, tampaknya perasaan baginda raja tidak main-main " kata William, salah satu orang kepercayaan Gustaf


" Ya, aku juga tidak menyangka kalau ternyata dia serius dengan gadis yang tidak takut mati itu. Aku pikir dia akan bosan dalam hitungan hari atau minggu, ternyata ini tidak sesederhana yang ku pikirkan." kata Gustaf sambil menyeringai


" Jika Baginda Raja sampai membatalkan pernikahan politiknya karena gadis itu, bukankah itu adalah salah satu kesempatan besar juga untuk kita?" tanya William sambil tersenyum licik


" Kau memang pintar Will, seperti nya kau memikirkan hal yang sama dengan apa yang kupikirkan bukan?" tanya Gustaf


" Seperti nya begitu yang mulia " jawab William yakin


" Kau bilang Marquez Randell ingin bertemu denganku bukan? "


" Ya yang mulia "


" Persilahkan dia masuk, mulai sekarang dia adalah salah satu pion di dalam catur ku. " kata Gustaf sambil tersenyum licik


" Baik yang mulia " William patuh


William pergi ke luar dari ruangan tertutup itu untuk memanggil Marquez Randell. Sementara itu, Gustaf terlihat sedang melamun memikirkan Leticia.


"Gadis yang tidak takut mati, mantan tuan putri itu.. dia bernama Leticia bukan? menarik.. dia bisa membuat seorang Raja yang dingin dan angkuh jatuh cinta padanya, dia sangat hebat. Aku harus mendapatkan mantan tuan putri itu. Karena Alexander tidak boleh bahagia, apalagi jatuh cinta dengan bebas selama aku masih hidup ! " kata Gustaf sambil tersenyum sinis, dimatanya terlihat dendam dan amarah.


KLAK


" Salam yang mulia pangeran Gustaf " kata Marquez Randell sambil membungkuk hormat


" Silahkan duduk tuan Marquez Randell " kata Gustaf ramah


Pria itu duduk berhadapan dengan Pangeran Gustaf.


" Bukankah ini berbahaya kau menemui ku, Marquez? aku ini seorang buronan kerajaan loh, kau tidak takut dituduh atas pemberontakan terhadap kerajaan Fostiarus ?" tanya Gustaf sambil tersenyum


" Saya tidak peduli yang mulia, saya kemari ingin mengabdikan seluruh hidup saya untuk yang mulia. " kata Marquez Randell dengan ekspresi penuh kemarahan


" Oh apa yang terjadi sehingga kau melakukan ini? bukankah kau abdi setia dari sepupuku itu?" tanya Gustaf tajam


" Lalu, apa yang akan kau lakukan dan apa yang akan aku terima kalau kau menjadi kaki tanganku ? aku harus punya keuntungan bukan?" tanya Gustaf


" Anda ingin apa yang mulia, akan saya kabulkan..Dan apapun yang pangeran perintah kan, saya akan melakukan nya " jawab Marquez Randell


" Tawaran yang lumayan.. tapi apa yang harus aku lakukan untukmu? pasti ada harga untuk ini bukan?" pangeran itu terlihat menyeringai


GLEK


Marquez Randell menelan ludah, saat ia melihat raut wajah menyeramkan dari Gustaf.


Mendadak pria paruh baya itu tertekan dengan aura dari pangeran Gustaf, dari luar ia terlihat santai dan ceria. Tapi, sebenarnya ia tak jauh berbeda dari Alexander.


" Saya ingin anda menghancurkan Raja Alexander " jawab Marquez Randell penuh keyakinan dan tajam


" Itu juga tujuan ku, karena kau memiliki tujuan yang sama denganku. Maka kita bisa sepakat " kata Gustaf santai


" Benarkah yang mulia?!" tanya Marquez Randell senang


" Ya.. tapi pertama-tama kau harus membuktikan kesetiaan mu dulu bukan?" tanya Gustaf tajam


" Yang mulia ingin saya melakukan apa?" Marquez Randell tak sabar menanti jawaban


" jauhkan pengawal setia sepupuku, jangan bunuh dia. Buat dia sibuk dengan urusan negara, sisanya aku akan urus sendiri " jawab Gustaf tajam


" Itu tugas yang mudah, saya akan melakukan nya yang mulia " Marquez Randell tersenyum


" Baiklah, maka aku bisa mempercayai mu, tapi jika kau mengkhianati ku.. kau akan tanggung sendiri akibatnya " kata Gustaf mengancam


" Saya tidak akan mengecewakan yang mulia "


" Ini salahmu karena kau membatalkan pernikahan mu dengan putriku. Sekarang putriku patah hati, padahal yang kuinginkan itu sederhana. Tapi, kau mempermalukan ku dihadapan semua orang. Maka jangan salahkan aku, aku akan membuatmu hancur Raja tiran !" batin Marquez Randell penuh dendam


KRET


Tak lama setelah kepergian Marquez Randell, William masuk kembali ke dalam ruangan itu.


" Awasi terus pergerakan Marquez Randell, dan juga aku ingin informasi lengkap tentang Derrick Ferdinand Ruthcell " ujar Gustaf


" Apa maksud yang mulia itu mantan putra mahkota kerajaan Brilla?" tanya William tak yakin

__ADS_1


" Benar, dia pasti memiliki dendam besar pada Alexander. Siapa tau dia bisa menjadi salah satu pion ku " kata Gustaf sambil tersenyum


" Akan saya laksanakan, yang mulia !"


" Leticia.. nama yang indah, rambut yang indah, sikapnya lucu, wajah mungil dan cantik.. tunggulah aku " batin Gustaf sambil memainkan salah satu pion catur nya


***


Di kerajaan Fostiarus..


Alexander nampak sedang mengerjakan tugasnya di ruang kerja, di temani oleh Daniel yang setia membantunya.


" Apa hari ini ada protes lagi dari para bangsawan?" tanya Alexander sambil menulis di kertas


" Tidak ada yang mulia " jawab Daniel sambil merapikan dokumen yang ada di meja kerja Raja Fostiarus itu.


" Oh, benarkah? mereka terlalu diam, ini aneh.." kata Alexander


" Itu tidak aneh, mana mungkin mereka berani mengancam yang mulia setelah hal kejam yang anda lakukan tadi pagi." kata Daniel sambil tersenyum santai


" Daniel, kau mau bonus mu dikurangi?" tanya Alexander mengancam


" Maafkan kelancangan saya yang mulia " kata Daniel meminta maaf


Raja tiran itu tiba-tiba melamun, ia kepikiran dengan Leticia. Bahkan ia mendengar suara wanita itu bergema di ruang kerja nya.


" Lex.. Lex..."


" Suara apa itu? " gumam Alexander yang terpana mendengar suara wanita yang ia cintai ada di sekitar nya


" Apa yang mulia mengatakan sesuatu?" tanya Daniel heran melihat Alexander yang celingukan melihat kesana kemari


" Lex, aku disini .."


" Daniel, apa kau dengar suara itu? seperti nya dia ada disini?" tanya Alexander bingung


" Suara apa? tidak ada suara apa apa tuh, yang mulia anda baik-baik saja?" tanya Daniel cemas melihat Raja nya yang kebingungan


" Sial, aku pasti berkhayal ! ini sudah kelewatan, aku bahkan membayangkan nya sampai seperti ini..padahal kami baru saja berpisah tadi sore " Alexander mengusap usap kepalanya dan terlihat kesal sendiri


" Pfut.. haha.. seperti nya yang mulia merindukan nona Leticia. " Daniel tertawa


" Kenapa kau tertawa?" Alexander kesal


" Maafkan saya yang mulia, ini pertama kalinya saya melihat fenomena aneh dari yang mulia. Ternyata, yang mulia benar-benar menyukai nona. " Daniel terlihat senang


" Apa kau sedang mengejekku Daniel?" tanya Alexander kesal


" saya tidak mengejek yang mulia. Saya justru senang, karena yang mulia terlihat seperti manusia sekarang. Yang mulia terlihat bahagia dan hidup lebih baik. Saya akan selalu berterimakasih pada nona Leticia karena perubahan yang mulia sebagian besar terjadi karenanya " Daniel tersenyum tulus


" Aku? terlihat seperti manusia?" gumam Alexander sambil berfikir


Deg


Deg


Deg


Di pikir-pikir, aku selalu menunjukkan sisi ku yang lain dan berbeda saat di depan nya. Padahal dulu aku sulit berinteraksi dengan orang lain, apalagi seorang gadis. Apa benar aku menjadi manusia sekarang?


" Yang mulia, jika anda merindukan nona Leticia. Anda bisa pergi menemuinya sebentar " kata Daniel yang merasa tidak masalah


" Aku tidak butuh izin mu untuk menemuinya ! memangnya kau ayah ku !" Alexander galak


" Jiahh...dia mulai lagi, mode galak nya itu.." batin Daniel


" Aku pergi ya !" kata pria itu dengan gaya jaim nya


Wush


Dalam sekejap ia sudah ada di kamar Leticia, ia melihat wanita itu tidur dengan lelap di ranjangnya, dan tidak berselimut.


" Aku jauh-jauh kesini untuk menemui mu, tapi kau malah tertidur lelap. " gumam Alexander sambil melihat Leticia yang tenang saat tidur


" Saat tidur seperti itu kau terlihat sangat imut, tapi saat kau bicara kau seperti kucing galak " Alexander tersenyum dan duduk disebelah orang yang sedang tidur lelap itu.


Pria itu membelai rambut Leticia dan mencium keningnya, tapi Leticia tertidur sangat lelap dan tak menyadari nya. Ia menyelimuti gadis itu dengan selimut, dan menatapnya dengan penuh cinta.


Karena terbawa suasana yang dingin, membuat Alexander ngantuk dan akhirnya ia tertidur di samping Leticia. Keduanya tertidur sangat nyenyak hingga tak sadar pagi telah tiba.



...---***---...


Mohon maaf readers😊hari ini update nya telat.

__ADS_1


Selamat membaca! jangan lupa tinggalkan jejak setelah membaca, like, vote dan komen dari kalian akan sangat membantu author..


makasih dukungannya πŸ‘πŸ˜ŠπŸ™πŸ˜Š


__ADS_2