
🍂🍂🍂
Alexander tertegun setelah mendengar suara Leticia yang memanggilnya.
Apa ini ilusi ku? aku mendengar suaranya.
" Bukan hanya yang mulia saja yang mendengar nya, saya juga mendengar nya. Suara wanita itu " ucap si nenek
" Siapa kau sebenarnya? bukankah kau sudah mati?!!" tanya Alexander tegas
" Sayang sekali saya bukan lah orang yang anda maksud. Nama saya adalah Gloria, saya adalah adik kembar kak Gothel, yang anda bunuh " kata Gloria
Pantas saja wajahnya mirip. Tapi kenapa dia kemari? apa dia ingin balas dendam padaku karena kematian kakak nya?.
" Katamu kau bisa membawa nya kembali? kenapa kau mengatakan sesuatu yang tidak mungkin? seseorang yang sudah mati tidak mungkin kembali !"
" Bukankah barusan anda mendengar suaranya? "
" Apa itu bukan ilusi ku?"
" bukan, karena saya juga mendengar nya. Hanya raga nya saja yang sudah mati, tapi jiwanya masih ada. " kata Gloria
" Sebenarnya apa yang mau kau katakan?" tanya Alexander
" Saya suka sikap tidak bertele-tele anda ini ,yang mulia Raja " Gloria tersenyum
Gloria mengatakan bahwa ia memang tidak suka pada Alexander yang sudah membunuh Gothel ( saudara kembarnya ). Tapi, Gloria berkata dalam mimpinya bahwa Gothel sudah memaafkan Alexander.
Pria itu awalnya tidak percaya bahwa Gloria akan memaafkan nya, ia juga tidak berharap akan dimaafkan karena ia sudah dikenal dengan sikap kejamnya.
" Saya kesini bukan untuk membahas kematian kakak saya, saya kesini untuk membantu Baginda. Tentu saja tidak gratis " kata Gloria
" Jika memang benar kau bisa membawa jiwanya kembali dari kematian, apa yang kau inginkan dariku?" tanya Alexander.
Jika jiwa mu masih hidup, apakah aku benar-benar bisa melihat senyuman mu lagi?
Gloria tersenyum saat melihat keseriusan dari Alexander. Pria itu mengatakan bahwa ia akan melakukan apa saja agar Leticia kembali, sekalipun harus ditukar dengan nyawanya.
" Saya tidak akan meminta nyawa anda, saya hanya ingin batu kristal yang ada di menara istana Fostiarus "
" Apa kau sudah gila?!!" tanya Alexander kaget
Meminta batu kristal di menara gelap sama saja dengan meminta nyawa kerajaan Fostiarus. Batu kristal itu adalah pelindung kerajaan Fostiarus, yang juga terbuat dari salah satu elemen milikku, jika aku memberikan satu batu kristal itu maka aku kehilangan satu elemen milikku. Mau apa nenek tua ini dengan batu kristal nya? apa dia ingin menjadi kuat?
" kenapa yang mulia kaget begitu? saya hanya minta satu kok " kata Gloria enteng
" Baiklah, aku tidak akan tanya apa alasannya. Aku setuju syarat mu "
" Sudah aku duga, kau sanggup menyerahkan apapun demi gadis itu. Kakak ku tidak salah, kau sudah jatuh cinta " Gloria tersenyum tipis
" Jangan banyak omong kosong lagi, katakan saja bagaimana caranya agar dia bisa hidup kembali?" tanya Alexander tegas
" Batu kristal nya dulu, mana?" Gloria tersenyum tipis
SLING
Dari tangan Alexander keluar sebuah cahaya berwarna biru. Dan ada sebuah kristal biru berukuran sekepalan tangannya. Cahaya dari kristal itu sangat terang dan menyilaukan.
" Baginda yakin akan memberikan kristal ini pada saya? ini artinya bahwa anda menyerahkan kekuatan elemen udara anda pada saya ?" tanya Gloria
" Bukankah kau sendiri yang memintanya. Nenek tua, tolong jangan buat aku naik darah !" Alexander terlihat geram
Nenek Gloria itu mengambil kristal biru yang ada di tangan Alexander. Lalu ia menggunakan sihirnya dan memperlihatkan sebuah gambaran di depan Alexander. Sedang berdiri Yoon Joo yang sedang menunggu angkutan umum.
" Siapa gadis itu? tempat apa itu? kenapa kau menunjukkan nya padaku?" tanya Alexander kebingungan melihat pemandangan yang ada di sekitar Yoon Joo,
" Wanita itu, di dalam jiwanya adalah jiwa dari nona Leticia. Dan dia berada di dalam dimensi lain, dunia yang berbeda dengan dunia kita " kata Gloria menjelaskan
" Gadis itu adalah Leticia? " gumam Alexander tak percaya
" Apa kau mengenali cincin yang dipakainya?" tanya Gloria sambil melihat ke arah cincin yang dipakai oleh Yoon Joo.
Mata pria itu tak percaya melihat wanita yang berwajah asing itu memakai cincin yang ia sematkan pada Leticia. Namun, kini ia percaya karena hanya Leticia yang asli yang bisa memakai cincin itu.
" Benarkah dia adalah Chiaa ku? tapi kenapa dia ada disana?" tanya Alexander tak mengerti
" Banyak hal yang tidak kita mengerti di dunia ini, salah satu nya adalah dimensi lain. Percayalah, dia juga ingin kembali kemari dan bertemu dengan mu. Tapi, dia tidak tau bagaimana caranya " kata Gloria menjelaskan
" Lalu bagaimana caranya kau membawa dia kembali? bawalah kembali dia !!" teriak Alexander.
" Saya akan kesana, dan membawanya kembali. Tunggul lah dalam beberapa hari, mungkin anda akan melihatnya lagi. Saya jamin " kata Gloria serius
Satu satunya cara agar jiwa gadis itu bisa kembali ke tubuhnya adalah kematian. Takdir nya adalah bersamamu, maka dia akan kembali bersamamu dengan cara apapun.
Si nenek itu menghilang begitu saja,dan meninggalkan Alexander yang kebingungan.
" awas saja kalau sampai kau bohong, aku akan membunuhmu " gerutu Alexander kesal
Leticia, apa kau benar-benar akan kembali?
🍂🍂🍂
Yoon Joo sudah sampai di jalan raya, ia melihat bus melintas dan bermaksud menghentikan nya. Akan tetapi, ia melihat seorang nenek yang hendak menyebrang, sebuah mobil truk melaju kencang ke arah nenek itu.
" Nenek !! awas ! hati-hati !!" teriak Yoon Joo panik
Yoon Joo berlari ke tengah jalan, ia mendorong si nenek itu.
" Nenek !!!" teriak Yoon Joo.
CKITTT
BRAKK
__ADS_1
Mobil truk itu tak sempat menghentikan lajunya yang kencang, dan akhirnya Yoon Joo yang tertabrak truk itu. Tubuhnya bersimbah darah di jalanan, semua orang disana mengerumuni nya.
Sakit sekali, apa kali ini aku benar-benar mati? apa aku akan mati dan pergi ke akhirat? Sial sekali..
" Nona bertahanlah ! ambulance akan segera datang " ujar seorang ibu paruh baya dengan wajah yang panik
" nona tolong bertahan !" teriak seorang pria
Yoon Joo kaget melihat si nenek tersenyum padanya, ia merasa si nenek itu sangat mencurigakan.
Apa apaan nenek itu? kenapa dia malah tersenyum? aku mau mati dan dia malah tersenyum. Hey, aku sudah menyelamatkan nyawamu!
" Tenanglah, kehidupan yang indah sudah menanti mu. Ikutlah aku ke portal dimensi lain " Gloria tersenyum
" Jangan-jangan kau adalah malaikat maut?" tanya Yoon Joo heran
" Bukan. Cepatlah, orang itu sudah menunggumu " Gloria tersenyum
" Apa apaan ini?" Yoon Joo kebingungan.
Kenapa semua orang disini seolah-olah tidak bisa melihat ku dan nenek ini?
" Hey nona, kau tidak sadar ya? kau sudah mati, benar-benar mati !"
Yoon Joo baru tersadar saat ia melihat tubuhnya sendiri tergeletak tidak sadarkan diri di depannya. Wanita itu kaget bukan main, bagaimana bisa ini terjadi? Baru pertama kali ia mengalami kejadian semacam ini.
" Orang orang tidak bisa melihatku. Aku sudah mati.." gumam Yoon Joo tercengang
" Tenanglah, kita tidak punya banyak waktu. Ikut denganku, kita harus pergi " Gloria memegang tangan Yoon Joo.
Apa dia benar-benar malaikat maut yang mau menjemput ku?
Gloria mengeluarkan sihirnya, dan mereka berteleportasi ke pantai tempat Yoon Joo dulu pernah bunuh diri.
" Kenapa kau membawaku kemari? ini kan tempat ..."
Sebuah cahaya muncul di depan mereka, tanpa banyak bicara dan penjelasan apapun. Gloria menarik Yoon Joo ke masuk ke dalam cahaya yang disebutnya sebagai portal itu.
" Hargailah kehidupan kedua yang diberikan tuhan padamu, ah atau mungkin ini kehidupan ketiga mu. " Gloria tersenyum
" Apa maksud nenek?" tanya Yoon Joo bingung
" Namun, ada harga yang harus kau bayar dari kehidupan mu kali ini. Aku harap kau mengerti " Gloria menunjukkan wajahnya yang serius.
WUSH
SLING
Yoon Joo dan Gloria menghilang di telan cahaya itu.
🔥🔥🔥
Sementara itu Derrick bertemu dengan Zayana di desa Cardion, atas petunjuk dari Gordon. Zayana dan para pengikutnya menyambut kedatangan Derrick dan Harold dengan baik.
" Silahkan duduk yang mulia" kata Zayana sopan
" Aku tidak ingin berbasa-basi lagi denganmu, apa maksud dari sikap mu itu?" tanya Derrick terlihat kesal
" Saya tau bahwa kata maaf saja tidak akan cukup untuk membuat hati anda merasa lebih baik. Tapi tetap saja saya ingin meminta maaf atas kejadian 2 tahun lalu. " Zayana menunduk dan memperlihatkan penyesalan dalam nada bicaranya.
" Permintaan maaf tidak akan bisa membuat adikku bangkit lagi dari kematian ! karena kau melibatkan adikku, dia terbunuh " Derrick mengepal tangannya.
George yang mendengar Zayana disalahkan, tidak terima. Dan melirik sinis kepada Derrick. Dalam hatinya ia berkata " ini bukan kesalahan putri Zayana, kenapa pria ini terus menyalahkan nya?"
" saya tau , maka dari itu tolong izinkan saya menebus kesalahan saya " Zayana
" Dengan cara apa? kau bersedia menyerahkan nyawamu?" tanya Derrick sinis
" Jika anda menginginkan nya saya akan lakukan " jawab Zayana pasrah
" Yang mulia anda tidak boleh bicara begitu !" seru George " ini bukan salah tuan putri ! "
" Ini salah ku, Yustio adalah bawahan ku. Aku bersalah disini, aku juga penyebab kematian nona Leticia. George, diam lah ! " seru Zayana
" Ternyata kau sadar diri ya. Hey kau, pergilah dari sini ! aku ingin bicara dengan tuan putri mu dulu " kata Derrick sinis pada George.
" Saya tidak akan menuruti perintah anda " kata George membangkang
" George, pergilah. Ini perintah dariku " kata Zayana tegas
" Baik yang mulia " George memberi hormat pada Zayana, tapi dengan sengaja ia mengabaikan Derrick yang ada di depannya.
George melangkah pergi meninggalkan Derrick dan Zayana yang berada di dalam ruangan.
" Kau benar-benar ingin menebus kesalahan mu?" tanya Derrick serius
" Benar yang mulia, saya serius " jawab Zayana
" Kalau begitu, ayo kita menikah " Derrick tersenyum sinis
Zayana terkejut mendengar kata-kata pernikahan keluar dari mulut Derrick, dari raut wajahnya sudah jelas menyiratkan bahwa ia kebingungan dengan perkataan pria yang ada di depannya itu.
" Apa maksud anda dengan menikah? kenapa kita harus menikah?" tanya Zayana heran
" Bukankah kau bilang akan melakukan apapun untuk menebus dosa mu, dan yang aku inginkan adalah menikahi mu " jawab Derrick serius
Dia tidak terlihat berbohong. Tapi, kenapa dia mau menikah denganku?
Kenapa aku mau menikah denganmu? tentu saja aku ingin balas dendam padamu, jika kau lebih dekat denganku. Aku akan lebih mudah menyiksamu.
" Tapi kenapa yang mulia ingin menikah dengan saya? yang mulia kan membenci saya?" tanya Zayana
" Itu memang tidak bisa disangkal, aku memang membencimu. Maksud ku dengan pernikahan ini adalah untuk menyiksa mu, dan kebetulan aku sedang membutuhkan seorang istri untuk menjadi Ratu ku " kata Derrick jujur
__ADS_1
" Anda sangat jujur dan bicara blak-blakan " gumam Zayana sambil mengepalkan tangannya dengan kesal
" Kalau kau tidak mau, ya aku sih tidak memaksa. Tapi, ini satu satunya cara untuk menebus kesalahan mu " Derrick melirik sinis
Zayana menatap pria di depannya itu dengan penuh perasaan. Tak bisa ia pungkiri, bahwa sejak awal pertemuan nya dengan Derrick, ia sudah menaruh hati pada Derrick. Melihat pria yang ia cintai membencinya, hatinya terasa sakit.
Ia juga sudah bersalah karena menjadi penyebab kematian Leticia. Apa lagi yang ia harapkan dari pria itu? cinta? mana mungkin! pria yang dihadapan nya itu kini membencinya. Ia hanya ingin menebus semua dosanya kepada Derrick.
" Saya bersedia menjadi istri yang mulia, tapi dengan syarat. Yang mulia tidak boleh melukai orang-orang saya ! " seru Zayana tegas
" Baiklah, kita mulai dengan langkah pertama sebelum pernikahan. " Derrick berjalan mendekati Zayana dengan tatapan dingin.
Kenapa kau menatapku seperti itu? apa benar-benar hanya kebencian yang ada di dalam hatimu?
" Anda mau apa yang mulia?" tanya Zayana yang refleks melangkah mundur.
Kedua tangan Derrick, menyentuh dagu Zayana. Ia mendekatkan wajahnya ke arah wajah wanita cantik itu. Jantung Zayana berdegup kencang saat Derrick mendekati nya seperti itu.
" Yang mulia.. "
" Tuan putri, diam lah. Dan jangan melawan, ini baru permulaan "
Bibir Derrick menyentuh bibir Zayana dengan kasar dan pria itu mulai bermain dengan lidah nya. Ia melahap wanita itu dan melampiaskan amarahnya dengan ciuman yang kasar.
Umm..
Hmphh..
Aku tidak bisa bernapas. Ciuman nya sangat kasar dan kuat.
Zayana berusaha mencari jalan keluar untuk bernapas, tapi Derrick terus memaksakan ciuman nya seolah sengaja membuat gadis itu kesulitan.
Wanita ini... bibirnya sangat manis. Tidak disangka..membuat ketagihan.
Derrick pun melepaskan ciuman nya, Zayana menghela napasnya. " Haa.. haa.. "
" Tidak buruk juga " kata Derrick sambil tersenyum puas
" Apa yang mulia sudah puas?" tanya Zayana kesal
" Aku kan bilang, kalau ini baru permulaan. Oh ya, besok aku akan mengirimkan orang kemari dan kau harus ikut denganku " kata Derrick
" Saya tidak bisa pergi dari desa ini, setelah menikah kita tinggal di desa ini saja " kata Zayana menolak
" Belum apa apa kau sudah menolak. Seperti nya kau lupa siapa bos nya disini? " tanya Derrick tajam
Kenapa dia bisa sekejam ini? kemana sikap
lembutnya yang dulu? apa ia berubah seperti ini karena kematian adiknya? ternyata dia sangat menyayangi adiknya.
" Baiklah, tapi izinkan saya untuk berkunjung ke desa ini seminggu sekali " kata Zayana
" Ya, aku izinkan. Aku ingatkan lagi padamu ya, kau tidak perlu menjadi istri yang baik, cukup menjadi Ratu yang baik saja. Karena selamanya aku tidak akan menganggap mu sebagai istri. "
Zayana berusaha tersenyum setelah mendengar perkataan Derrick yang menusuk hatinya itu. " Ya, saya akan menuruti perintah anda yang mulia "
🌷🌷🌷
.
.
Di sebuah gubuk, terlihat seorang gadis terbaring tak sadarkan di kasur lantai. Gadis itu tak lain adalah Leticia.
Terlihat di sisi lain diluar gubuk itu, ada dua orang pria paruh baya yang sedang mengobrol. Salah satu dari pria paruh baya itu memegang kalung dan cincin bunga matahari milik Leticia.
" Kira kira berapa ya harganya? " tanya Pak Efrat sambil melihat kalung dan cincinnya.
" Jelas-jelas itu permata asli, pasti harganya mahal. Kau akan kaya kalau menjualnya ke pasar kota " jawab pak Abraham yakin
" Ternyata tidak sia sia pekerjaan ku menggali makam, akhirnya aku bisa menemukan makam yang bagus juga. Terlebih lagi gadis yang ada di peti mati itu masih hidup, ini keuntungan yang ganda " kata Pak Efrat senang
" Maksudmu keuntungan ganda bagaimana?" tanya Abraham bingung
" Bodoh, kita bisa jual kalung dan cincin milik gadis ini ke kota. Kita juga bisa menjual gadis itu ke tempat pelacuran. Hey Abraham kau bantu aku jual gadis itu ya " kata Pak Efrat membujuk.
" Asalkan kau tidak lupa memberiku upahnya, ya bagi hasil lah. Aku pasti akan membantumu, siapa sih yang tidak mau kaya " kata Pak Abraham sambil tersenyum
" Tenang saja, susah senang kan kita selalu bersama. Setelah kita berhasil menjual gadis itu, dan perhiasan nya. Kita bisa hidup kaya dan tidak perlu berjudi lagi " kata Pak Efrat
" haha, kau benar "
Tak lama kemudian, Leticia alias Yoon Joo terbangun setelah mendengar suara tawa yang keras dari Efrat dan Abraham. Mengetahui Leticia yang sudah sadar, Efrat segera menghampiri gadis itu.
" Nak, akhirnya kau sudah sadar." Efrat memeluk Leticia dengan erat
" Si.. siapa kau? aku dimana?" tanya Leticia kebingungan.
Seingat ku, aku menceburkan diriku ke laut dan mungkin aku sudah mati. Apa pria tua ini yang menyelamatkan ku?
" Aku adalah ayahmu nak, apa kau lupa? " tanya Efrat dengan wajah memelas nya
Baguslah ternyata dia kehilangan ingatan nya.
" A.. ayah?"
Leticia semakin kaget saat ia melihat di cermin bahwa dirinya telah berubah menjadi sosok wanita cantik dan berambut perak, tidak seperti dirinya.
" Aku.. siapa aku?" gumam Leticia kebingungan.
...---****---...
Hai Readers 😘makasih ya dukungannya..
__ADS_1
Jangan lupa kasih jempolnya, vote, komen,dan hadiah nya 🙏