
Perhatian ! chapter ini mengandung konten 18+ , mohon bijak dalam membaca ya 😊
Udah baca, jangan lupa bantu author dengan kasih jempol nya
Makasih ❤️❤️
Happy reading. 🎉
❤️❤️❤️
Sesuatu yang akan meledak di dalam diri pasangan suami istri yang baru sah itu. Seperti nya akan terjadi malam ini.
Setelah memberikan kecupan ringan di wajah istrinya, Alexander tiba-tiba berdiri dari ranjangnya, ia mengambil gelas berisi wine yang ada di meja.
" Kau mau apa?" tanya Leticia heran
GLUP
GLUP
Pria itu meneguk habis wine yang ada di selama gelas dalam sekali tegukan. Leticia kaget melihatnya.
" Hey, kau bisa mabuk kalau begitu caramu meminum nya !"
Kau yang akan mabuk. Aku sih tidak.
Alexander mencium bibir istrinya dengan lembut. Tak lupa tangannya juga menyentuh leher wanita itu.
Dia menyuapi wine ke dalam mulutku dengan mulutnya.
" Apa yang mau kau lakukan? kau mau membuatku mabuk ya?" tanya Leticia sambil mengusap sedikit noda wine
" Kau tidak lihat? aku ini sedang menggoda mu " Alexander tersenyum manis
" Meng..menggoda ku?"
Tangan tangan nakal Alexander mulai membuka hiasan yang ada di rambut istrinya, meletakkan nya ke meja dengan hati-hati. Kini tangan Alexander mulai menyentuh gaun pengantin yang dikenakan istrinya, ia mencari-cari letak resleting di belakang punggung istrinya.
Wajah pria itu tampak kesal karena belum menemukan letak resleting gaun nya.
Apa dia sedang berusaha membuka gaun ku?
" Bi-biar aku yang melakukan nya " kata Leticia
" Tidak boleh ! aku yang akan melayani mu malam ini, aku yang akan membukanya " kata Alexander keras kepala
" Perkataan mesum macam apa itu? " Leticia terlihat malu-malu
" Mesum? kau bilang suami mu mesum?" tanya Alexander kesal
" Aku.. "
" Cukup! aku harus memulainya malam ini juga " ujar Alexander sambil membaringkan istrinya di ranjang.
" Baiklah, kau boleh memulainya malam ini. Tapi izinkan aku untuk.."
SREK
SREK
" Apa yang kau lakukan?! kenapa kau merobek gaunnya?" tanya Leticia kesal
" Diam ! aku sudah diambang batas !"
Gaun yang dikenakan Leticia sudah robek robek, akibat ulah Alexander. Pria itu dengan brutal mulai menciumi punggung Leticia. Dari mulai pinggulnya, ia seperti menghitung setiap sudut tulang punggung istrinya dengan ciuman.
" Ah.. Alex.." wanita itu mendesah merasa kegelian
" Apa kau merasa nikmat?" tanya Alexander
" K-kau.. kenapa menanyakan hal mesum dan vulgar seperti itu?" suara Leticia terbata-bata, ia merasa kegelian
Alexander menggigit telinga istrinya dengan gemas.
" AW, sakit !"
" Rasakan. " Alexander terlihat puas melihat wajah istrinya itu, terutama suara rintihannya.
Sejauh ini Alexander bermain dengan lembut. Akan tetapi hal selanjutnya yang ia lakukan, sungguh tak terduga.
Alexander merobek gaun istrinya sampai tak tersisa sehelai benang pun, membuat Leticia terkejut. Kini tubuhnya sudah terpampang jelas, telanjang bulat.
" Apa yang kau lakukan? kau sudah gila ya?" tanya Leticia sambil menutupi bagian kewanitaan nya, dengan malu-malu.
__ADS_1
" Ya benar, aku sudah gila. "
Alexander menjilat telapak tangan istrinya, dan menatap istrinya. Ia tampak menikmati nya.
" Ah.. Alex.. hentikan.. Geli.. Akh..." Leticia menggelinjang kegelian, hingga suara nya terdengar mendesah. Hal itu membuat suaminya merasa semakin bersemangat.
" Suaramu terdengar sangat indah. Aku suka "
Tubuh mereka berdua semakin panas, tangan Alexander mulai bermain nakal lagi. Kini pria itu memainkan dua buah gunung yang menyembul milik istrinya, ia menjilat, meremas, *******, hingga beberapa kali Leticia mendesah merasakan kenikmatan yang sama dengan nya.
" Bagaimana? apa ini nikmat?"
" Alex. Itu sangat geli.. AHH !" wanita itu setengah berteriak. Dalam hatinya ia merasa sangat malu, ia takut orang-orang di luar akan mendengar suara nya.
" Aku tau kau menyukai nya. Apa boleh aku lanjutkan ?"
" Kau tidak perlu meminta izinku, kau kan bukan orang yang meminta izin " jawab Leticia
Belum puas sampai disitu, Alexander menyerang istrinya dengan ciuman yang rakus.
" Akhp! Hmphh!" Leticia terkesiap, ia belum siap menerima serangan dadakan dari suaminya itu.
Tubuh Alexander menghimpit tubuh Leticia yang mungil itu. Pandangan wanita itu mulai berkabut, ia melingkarkan tangannya di leher Alexander. Menikmati ciuman panas yang di suguhkan oleh suaminya itu. Lidah mereka bermain-main dalam waktu yang cukup lama, gejolak birahi terasa pada kedua pasangan itu. Lama-lama semakin memuncak.
Sesekali Alexander melepaskan ciuman nya itu untuk memberikan Leticia jeda untuk bernapas sejenak. Tak lama setelah itu, Alexander mencium nya lagi.
" Hmph!!"
Kepalaku mulai memutih semua. Ah tidak ! Aku mulai tenggelam di dalam percintaan ini? jadi ini rasanya bercinta?
Leticia tak bisa menolak kenikmatan itu, ia membalas ciuman demi ciuman dari suaminya dengan ******* yang membuat pria itu semakin bersemangat ingin membuat Leticia jatuh ke dalam sentuhan nya.
Bagaimana tidak? Alexander sudah menunggu lama untuk momen ini. Ia bisa saja menyetubuhi dan mencumbu Leticia saat mereka belum menikah, kapan saja bisa ia lakukan. Tapi karena cinta yang ia hargai, dan prinsip Leticia, ia selalu menahannya. Sekarang ia bisa menikmati setiap cinta yang mengalir dari tubuh dan hati istrinya sepuas hatinya. Karena mereka sudah sah, menjadi suami istri. Segalanya menjadi halal untuk nya, setiap milik istrinya, adalah miliknya juga mulai sekarang dan seterusnya.
Cinta mereka akhirnya bersatu dalam pernikahan, betapa indahnya penantian itu saat yang kita nanti akhirnya menjadi milik kita. Itulah yang dirasakan oleh Leticia dan Alexander.
Dan benar saja, saking indah dan nikmat nya cinta. Pria itu tak berhenti satu atau dua kali menjamah istrinya. Hingga benar-benar membuat istrinya kelelahan. Bahkan beberapa kali Leticia memohon untuk memberikan nya waktu istirahat, tapi Alexander menyiksa nya dengan kenikmatan yang brutal.
" Hentikan! sudah cukup.. aku sangat.. uh.."
" Aku tidak bisa berhenti, apalagi setelah melihat wajahmu yang manis itu "
" APA?" Leticia terpana
Dan di akhiri dengan kalimat romantis,
" Aku mencintaimu Lex" kata sang istri
" Aku lebih mencintaimu Chia.." kata Alexander sambil memeluk istrinya dengan penuh kasih sayang. Mencium kening wanita itu,diiringi kata-kata manis dan penuh kasih dari mulut dan hatinya.
" terimakasih untuk malam yang indah ini, istriku " Alexander tersenyum puas.
Sementara Leticia tertidur pulas di pelukan suaminya karena kelelahan. Alexander memegang tangan wanita itu dengan perasaan puas.
🍂🍂🍂🍂
Di istana Fostiarus,
Derrick dan pasukan nya mencari Leticia dan Alex kesana. Namun, mereka tidak ada disana.
" Yang mulia, kami sudah mencari Raja Alexander dan putri Leticia ke semua tempat di istana. Dan mereka tidak ada dimana pun di istana ini yang mulia " terang Harold melaporkan
" Sialan ! mereka sebenarnya pergi kemana?" tanya Derrick kesal
Setelah membunuh para pasukan ku. Kau membawa kabur adikku. Bagus sekali! Jika terjadi sesuatu pada adikku, saat aku melihatmu lagi, maka hukuman mati dariku akan datang padamu. batin Derrick murka
" Cari ke tempat lain ! semua nya berangkat !" teriak Derrick pada semua pasukannya
" Ya yang mulia !!" teriak para pasukan serempak
Raja Brilla itu menunggangi kudanya dan bergegas mencari adiknya meski hari itu sudah fajar. Ia sudah mencari Leticia semalaman tanpa tidur.
Ternyata dibalik sikap diktator pada adik nya itu, ia sangat menyayangi Leticia. Ia hanya ingin Leticia tidak mengalami hal buruk karena hubungan nya dengan Alexander. Ia ingin Leticia bahagia dengan cara yang ia pikirkan, tanpa memikirkan perasaan Leticia, caranya itu benar-benar salah.
☀️☀️☀️
Sinar mentari menembus jendela kamar pengantin baru itu. Leticia terbangun karena sinar mentari yang terik itu, hari seperti sudah siang dan bukan pagi lagi.
Wanita itu terbangun tanpa sehelai pun benang di tubuhnya. Hanya ditutupi selimut
" Uh... Tubuhku.. seperti ditabrak sesuatu yang keras dan berat. Pegal semua deh " gumam Leticia sambil memegang pinggulnya, meringis kesakitan. " Dasar dia itu ya "
GREP
__ADS_1
Kedua tangan kekar memeluk Leticia dari belakang.
Sudah bisa ditebak, itu adalah Alexander. Pria itu mencium pipi Leticia dengan manja.
Ternyata dia masih ada di kamar ini?
" Kau sudah bangun, kucing kecil ku ?" tanya Alexander dengan wajah yang bahagia, dan senyuman yang merekah. Tidak seperti ia biasanya yang selalu memasang wajah datar dan serius.
Leticia diam dan tak menjawab, ia terlihat kesal.
" Maaf, apa kau sangat kesakitan? semalam aku benar-benar tidak bisa berhenti " bisik nya pada telinga istrinya.
" Dasar kau ! semalam kau adalah binatang buas, kenapa sekarang kau bisa bereskpresi tenang seperti ini? seperti nya kau sangat senang " kata Leticia marah-marah
" Ayolah jangan begitu, bukankah semalam juga kau menyukai nya? " tanya Alexander
" Mendengar mu berbicara manis seperti itu, aku merasa geli " kata Leticia
" Tanpa sadar aku bicara manis, mungkin ini karena aku bahagia. Menikah denganmu hal yang aku tunggu tunggu selama ini "
" Aku juga bahagia menikah denganmu "
" Kalau begitu tersenyum lah? pagi ini aku belum melihat senyuman mu !'
" bagaimana bisa aku tersenyum? disaat seluruh tubuhku sakit semua, rasanya seperti remuk. Aku juga harus segera mandi " gerutu Leticia
HUP
KYAA
" Apa yang kau lakukan?" tanya Leticia kaget dan menutupi wajahnya karena malu.
Bagaimana bisa dia menggendong ku seperti ini? aku kan sedang telanjang?
Leticia berusaha meraih selimut yang ada di ranjangnya, namun Alexander menghentikan nya. Ia juga sempat melihat bercak darah di selimut itu. Entah apa yang ia pikirkan, ia tersenyum saat melihat noda darah itu seperti teringat sesuatu.
Seperti nya dia malu karena aku menggendong nya dan melihat seluruh tubuhnya.
" Kau tidak usah malu malu begitu, bagian tubuhmu aku sudah melihat semuanya "
" K-kau mesum !" ujar Leticia
" Ayo lah ,aku akan memandikan mu" kata Alexander dengan wajah yang senang
" Tidak perlu, aku bisa mandi sendiri !"
" Kucing kecil ku, aku melakukan ini sebagai suami yang bertanggung jawab " Alexander tersenyum melihat tingkah istrinya
" Kau tidak perlu bertanggungjawab "
" Kau cerewet sekali "
Alexander menendang pintu kamar mandi, dan langsung meletakkan istrinya di bathtub yang berisi air hangat. Wanita itu masih malu, karena tubuhnya terlihat jelas oleh pria yang ada di depannya.
Raja Tiran itu benar-benar serius membantunya mandi, ia menggosok-gosok badan Leticia dengan hati-hati, seperti barang berharga yang takut tergores.
SREK
SREK
" Hen.. hentikan. Aku merasa aneh " Leticia menggelinjang kegelian
" Apanya yang hentikan? " tanya Alexander heran
" sungguh, kumohon hentikan..Ah.." wanita itu mendesah saat Alexander menggosok pahanya
Malu sekali, tanpa sadar aku mengeluarkan suara mesum.
Leticia tercengang saat melihat Alexander tiba-tiba membuka baju nya. Pikiran nya mulai merambat kemana-mana.
" Apa yang kau lakukan dengan membuka bajumu seperti itu?" tanya Leticia heran
Dia tidak berfikir ingin melakukan nya lagi kan? tidak mungkin kan? semalam saja sudah berapa kali.
" Ini salahmu karena menggodaku "
Pria itu masuk ke dalam bathtub dengan telanjang dada, ia segera menerkam istrinya seperti binatang buas.
" AH ! Tidak ! sudah berapa kali kau melakukan nya semalam ! dasar binatang buas !" teriak Leticia
Pergelutan di kamar mandi pun terjadi !
...---***---...
__ADS_1