
Readers!
Sudah baca jangan lupa Like dan komen nya ya readers 😘😊🙏
❤️❤️❤️
Alexander yang sudah rapi memakai setelan jas berwarna putih nya , membuka pintu kamar itu. Ia melihat calon pengantin nya yang terlihat malu-malu, berbalut gaun putih yang melambangkan ciri khas seorang pengantin.
Seketika Alexander langsung berdiri mematung di depan pintu, ia terpesona melihat pengantin nya yang begitu cantik di depannya. Tak disangka hari itu akan datang untuk mereka berdua.
Seakan-akan mengerti keadaan calon pengantin itu, sang Perias langsung pergi dari kamar itu dan meninggalkan mereka berdua.
" Saya pamit undur diri ya " kata perias itu
Benar saja, belum apa-apa dunia sudah jadi milik berdua untuk mereka. Sampai sampai perias pengantin yang berpamitan pun, mereka abaikan.
***
Perasaan Leticia campur aduk, hatinya berdebar-debar, begitu banyak pertanyaan yang ada di kepala nya itu. Kecemasan, gelisah, takut, bahagia, dan deg deg an. Sedang ia rasakan saat itu. Sementara Alexander terus menatap Leticia dengan penuh takjub dan kekaguman.
Wanita itu tak berani menatap Alexander, ia memalingkan wajahnya. Padahal Alexander sedang tersenyum padanya.
" Hey, jangan begitu. Izinkan aku melihat pengantin ku " kata Alexander dengan wajah yang sumringah
" Pe-pengantin apanya. Siapa yang pengantin?" tanya Leticia gugup
Seperti nya dia gugup, aku juga sama. Apakah setiap pengantin akan mengalami ini?. batin Alexander
" Hey, lihat aku ! aku ingin bicara denganmu, serius " Alexander memegang tangan Leticia dan menatapnya dengan serius.
Wanita itu duduk di kursi, sementara Alexander duduk berlutut dihadapan nya.
" Aku minta maaf untuk semuanya. Kau pasti sangat kecewa padaku saat ini. Karena ini bukanlah pernikahan yang kau inginkan "
" Apa maksud mu? aku selalu ingin menikah denganmu "
" Maksud ku bukan itu, kau pasti menginginkan pernikahan yang meriah. Dihadiri oleh orang-orang yang dekat denganmu, tapi aku tidak bisa mewujudkan itu untukmu. Maaf, aku sudah egois "
" Ini bukan seperti dirimu, kau meminta maaf berulang lagi. Apa kau benar-benar Alexander tiran psikopat itu?" tanya Leticia sambil tersenyum manis
" Jangan bercanda, aku sedang serius. Meskipun kau tidak suka menikah denganku sekarang dengan cara seperti ini, atau kau mencoba kabur dariku, aku akan tetap menjadikan mu istriku hari ini "
" Aku tau, kau akan tetap melakukan nya meskipun kau harus memaksa ku walaupun aku tidak mau. Dan aku juga tau bahwa kita sudah menunggu lama untuk semua ini, " kata Leticia serius
" Jadi, kau mau menikah denganku? " tanya Alexander sambil mengulurkan tangannya.
Sebenarnya aku tidak ingin menikah dengan cara seperti ini. Dan benar aku merasa sedikit sedih, tapi aku tidak bisa menyimpan rasa ini terlalu lama. Hubungan ini harus segera diresmikan, karena aku mencintai nya dan aku ingin bersama nya selamanya. Kakak, maafkan aku...aku tak bisa menghindari cinta ini.
Leticia membalas uluran tangan dari Alexander, wanita itu tersenyum manis dan berkata bahwa ia bersedia menikah dengannya.
Dalam hatinya dan tak terucap dibibir, Alexander berjanji bahwa ia akan mewujudkan pernikahan mereka yang sesungguhnya saat keadaan sudah stabil dan tak harus sembunyi-sembunyi lagi seperti saat ini.
🍂🍂🍂🎉
Malam itu, pernikahan yang disebut kawin lari ini pun berlangsung khidmat, meskipun hanya dihadiri Daniel, Sir Carl, pendeta dan 3 orang penduduk desa. Ada masalah sedikit saat sang pendeta sedang berceramah, Alexander dengan marah meminta agar ceramahnya di lewat begitu saja, dan pernikahan nya bisa cepat berlangsung.
Setelah mengucapkan sumpah pernikahan, Alexander dan Leticia melalukan tradisi memasang cincin/ tukar cincin satu sama lain.
" Sekarang kalian sudah resmi sebagai suami istri ! kau boleh mencium istrimu " kata sang pendeta dengan wajah bahagia
Daniel, Sir Carl dan tamu yang hadir disana memberikan tepuk tangan bahagia dan ucapan selamat kepada Leticia dan Alexander yang sudah resmi menjadi pasangan suami istri.
Deg, sesuatu menyengat hati Alexander. Suara Degupan jantung nya semakin keras. Dalam pikiran nya, ia ingin segera menggendong wanita yang sudah menjadi istrinya itu ke dalam kamar dan bermesraan dengan nya. Tapi ia tau bahwa Leticia akan marah karena nya, jika ia melakukan hal sembrono itu.
Perlahan lahan Alexander membuka tudung yang menutupi wajah istrinya. Leticia tersenyum melihat Alexander.
Benarkah aku sudah menikah dengannya? wanita cantik di depanku ini sekarang adalah istriku.
Benarkah aku sudah menikah? dan pria yang ada di depanku ini sekarang adalah suamiku?
" Sekarang kau sudah resmi menjadi istri dari tiran ini, jika kau berusaha atau berfikir untuk kabur dariku. Maka kau akan mati !" Alexander mengancam
" Kenapa? apa kau akan menjadikan ku lagi tawanan tiran? " tanya Leticia sambil tersenyum
__ADS_1
" Kau tidak akan bisa kabur, karena Tiran ini akan selalu mengikatmu selamanya " Alexander tersenyum tulus dan bahagia.
" Aku tidak akan kabur, selamanya aku akan menjadi tawanan mu sang tiran " Leticia tersenyum manis sambil memandangi suaminya dengan penuh cinta.
Sekelebat ingatan tentang pertemuan mereka dan saat Leticia di tawan menjadi momen untuk awal kisah cinta mereka.
Daniel menangis terharu melihat pemandangan di depan nya itu. Akhirnya, akhirnya Raja tiran itu menemukan jodoh nya, jodoh yang bisa menjinakkan nya. Bahkan raja tiran pun bisa mendapatkan cintanya. Nah sedangkan Daniel ,masih saja jomblo?
Dan..
Tanpa bicara lagi Alexander mencium bibir Leticia dengan lembut sebagai tanda bahwa mereka sudah mengucapkan janji suci dan tanda mereka sudah resmi menikah.
HUP
" Akhh !! Alex !" Wanita itu kaget karena tiba-tiba digendong oleh suaminya.
" Karena pernikahan nya sudah selesai, kita pergi saja sekarang " kata Alexander dengan wajah yang tak sabar
" T-tapi para tamu nya .."Leticia kebingungan melihat para tamu nya
" Yang mulia Ratu tenang saja, para tamu nya. Kami yang akan mengurusnya. " kata Sir Carl langsung saja memanggil Ratu pada istri Raja tiran itu.
Ratu? aku? dipanggil Ratu?
" Iya benar, yang mulia Raja dan yang mulia Ratu harus segera pergi ke kamar. Kalian pasti lelah. Haha.. " Daniel tertawa kecil
Dan pasti kalian akan lebih lelah lagi. hehe..
Entah apa yang ada dipikiran si Daniel, tapi baguslah dia mengerti keadaan juga. batin Alexander keheranan melihat Daniel dan Sir Carl yang terus nyengir
" Aku serahkan pada kalian, para tamunya. Dan jangan ganggu aku sampai besok " kata Alexander tajam
" Siap yang mulia ! " Sir Carl dan Daniel memberi hormat dengan patuh, penuh semangat.
Raja Fostiarus itu benar-benar tidak membiarkan Leticia berjalan sedikit pun. Ia terus menggendong istrinya dengan penuh kasih sayang.
Tak lama setelah Alexander pergi.
" Seperti nya yang mulia benar-benar tak sabar, apakah malam ini akan terjadi malam yang intim itu? aku penasaran, apakah yang mulia yang tidak pernah bercinta, bisa melakukan nya? Baginda kan tidak berpengalaman dengan wanita ?" tanya Sir Carl penasaran
" Benarkah? hey tau dari mana jomblo seperti mu tentang malam pertama, tuan Daniel?" tanya Sir Carl tersenyum meremehkan
" Iya aku memang jomblo. Dan aku hanya memberikan pengajaran itu pada yang mulia dari buku buku, tapi kau juga jangan lupa ya Sir Carl. Walaupun aku jomblo, aku cukup berpengalaman berpacaran dengan wanita. Meskipun cuma satu kali pacaran saja " terang Daniel percaya diri
" Haha.. baiklah baiklah. aku percaya deh " Sir Carl tertawa
Yang mulia semoga berhasil malam ini! semangat !. Batin Daniel memberi semangat pada Raja tiran itu.
❤️❤️❤️
Kamar pengantin mereka yang sederhana, sudah dihias sedemikian rupa oleh Daniel. Terlihat banyak bunga dan lilin yang menghiasi kamar. Di ranjang nya pun ada kelopak kelopak bunga yang membentuk hati.
BRAK
Tap, tap, tap
Kenapa dia begitu terburu-buru hari ini? dia bahkan menendang pintunya?.
Apa aku terlalu berlebihan?
" Kau sudah bisa menurunkan ku yang mulia " lirih wanita itu sambil menatap suami nya
CUP
Apa yang dia lakukan? kenapa dia tiba-tiba mencium ku?. wajah Leticia langsung merona dengan kecupan di bibir yang begitu tiba-tiba itu.
" Salah, kau salah panggil "
" Yang mulia apa yang.."
CUP
" Salah lagi, panggil namaku dengan benar. Jangan panggil aku yang mulia " pria itu menatap Leticia dengan tajam
__ADS_1
" Hanya masalah panggilan saja, kau sampai seperti ini?" tanya Leticia heran
" Ini adalah masalah, sekarang kau adalah istriku. Saatnya melakukan panggilan yang benar "
eh, kenapa aku sudah berada di ranjang? kapan aku berada di ranjang? aku tidak sadar.
" lalu aku harus memanggilmu apa?" tanya Leticia
" Suamiku, atau sayang. Pilih yang mana?" tanya Alexander
" Sebenarnya aku suka dengan panggilan tiran psikopat hehe "
" Aku serius nih " pria itu cemberut
" Baiklah, sa-yang " Leticia tersenyum
Deg,
Saat mendengar suaranya yang indah itu memanggil sayang padaku. Hatiku berdegup sangat kencang. Bahwa aku menyukai panggilan sayang ini.
" Kenapa kau diam saja? apa kau tidak suka ku panggil sayang?" tanya Leticia polos
" Tidak, aku suka.." tubuh pria itu semakin mendekat pada istrinya yang sudah terbaring di ranjang.
Ada apa dengan tatapan pria ini? apa dia akan melakukan nya sekarang juga?.
Wanita itu menelan ludah, ia sangat tegang. Leticia tak berani menatap Alexander yang sedang menatapnya dengan penuh cinta.
Apa itu akan menjadi malam pertama nya? Ah ! tidak, bagaimana ini? dia bahkan belum siap-siap?!
Dia sudah sah menjadi istriku. Maka malam ini, jika melakukan nya. Dia tidak akan bisa kabur dariku selamanya.
Alexander sudah bersiap-siap dalam posisi untuk mencium, akan tetapi Leticia malah mendorong tubuh kekar suaminya itu.
" Tidak ! jangan !"
" Kenapa? kau tidak mau?" tanya Alexander kecewa
" Aku bukannya tidak mau, aku hanya belum siap. Kumohon jangan hari ini " Leticia memohon kepada suaminya
Bagaimana bisa aku menerima permohonan nya itu? apalagi dia memasang wajah seperti ini? wajah yang bisa membuat pria seperti ku tergila-gila.
" Aku tidak bisa menunggu lagi "
SREK
Pria itu membuka baju atasannya, terlihat otot otot dada nya, dan otot tangannya yang kekar. Siapapun wanita yang melihatnya bisa tergoda padanya? termasuk istrinya itu.
" Ja-jangan hari ini sayang " Leticia mengigit bibir nya sendiri, seolah gemas melihat suaminya yang sudah bertelanjang dada di depannya
Tubuhnya sangat bagus, dia terlihat sangat tampan..Astaga! aku tidak berniat melakukan ini sekarang, aku belum siap.
Tangan Alexander yang hangat menyentuh bibir istrinya dengan lembut.
" Jangan menggigit bibir mu seperti itu, lebih baik aku saja yang menggigit nya " Alexander tersenyum menggoda
" Ah.. aku.. aku harus mandi dulu " Leticia berdiri beranjak dari ranjangnya, ia bermaksud pergi ke kamar mandi untuk mandi dan berganti pakaian.
GREP
KYAA !!
" Lex, aku harus mandi.." wanita itu terlihat gugup
" Tidak ada mandi malam ini, kau harus tetap di ranjang ini sampai kau lelah " kata Alexander tegas dan menatap Leticia dengan tatapan nanar, seolah olah nafsu dan cinta yang sudah menunggu lama itu, membutuhkan pelepasan.
Apa maksud kata-kata nya itu? di ranjang ini sampai aku lelah?
Wanita itu menatap Alexander dengan bingung, ia tak mengerti apa maksud dari yang diucapkan suaminya. Pria itu tersenyum, kemudian mulai menciumi setiap bagian wajah Leticia.
" Aku akan mulai " begitulah kata Alexander
Dari mulai kening, pipi, telinga, mata, hidung, tidak ada yang terlepas dari ciuman nya. Ia menyisakan bibir merah istrinya itu untuk ciuman panas nya.
__ADS_1
Ah tidak ! ini sungguh diluar dugaan ku.. Bagaimana bisa tiran psikopat ini mencium ku dengan lembut? apakah aku bermimpi? aku semakin tenggelam di dalam nya.. apakah malam ini aku akan benar-benar akan menjadi wanita nya?
...---***---...