Aku Menjadi Tawanan Sang Tiran

Aku Menjadi Tawanan Sang Tiran
Bab 118. Kekuatan Leticia


__ADS_3

Raja tiran itu menatap langit, mengepalkan tangannya dengan penuh tekad. Setelah Gloria mengembalikan ingatannya, dan kekuatan nya pulih. Alexander semakin percaya diri untuk mengambil istrinya kembali dari Lucifer.


" Jadi apa sekarang kau sudah ingat caranya masuk ke dunia iblis itu?" tanya Gustaf


" Ya, tapi kau tidak bisa ikut bersamaku paman. Jagalah istana dan rakyat kita. Aku hanya bisa pergi sendiri kesana "


" Kau serius tidak membutuhkan bantuan ku di dunia iblis?" tanya Gustaf


" Bukan tidak butuh, tapi kau tidak bisa ikut. " jawab Alexander


" Baiklah, aku harap kau bisa membawa istri dan anak mu dengan selamat. Aku akan kembali ke istana " Gustaf tersenyum tulus


Alexander mengangguk dan membalas senyuman Gustaf sambil berkata " terimakasih, paman "


" Jadi sekarang kau menganggap ku keluarga? aku sangat terharu Alexander " Gustaf senang saat Alexander memanggilnya paman


" Kau selalu jadi keluarga ku, paman " jawab Alexander dengan wajah dingin


Tidak disangka Gustaf dan Alexander yang dulunya memiliki hubungan buruk, bahkan pernah berusaha untuk saling membunuh, bisa berdamai dan saling membantu satu sama lain. Saling mendukung, sebagian besar nya adalah karena pengaruh Leticia.


" Nenek tua, apa kau mau ikut denganku?" tanya Alexander


" Tidak tidak, aku disini saja. Lagipula hanya keturunan iblis lah yang bisa masuk kesana. " Gloria menolak


"..... "


" Kau harus ingat kata-kata ku saat berada di dalam sana, hati-hati !" seru Gloria


" hmm.. "


" Kau tidak akan kehilangan apapun lagi Alexander, aku yakin Leticia dan anak kalian baik-baik saja dan mereka sedang menunggu mu " Gustaf menyemangati Alexander.


" Terimakasih "


Gustaf dan Alexander berjalan terpisah. Gustaf pergi kembali ke istana, sementara Alexander masuk ke pedalaman hutan larangan. Gustaf berdoa semoga Alexander dan Leticia bisa kembali dengan selamat.


Sampailah ia ke salah satu bagian terdalam dari hutan larangan yang menjadi tempat portal masuk ke dunia iblis. Pria itu memegang erat pedang nya. Mengambil napas panjang, membulatkan tekadnya.


Sebenarnya, agak berat baginya untuk masuk kembali ke dunia iblis yang sudah membuat hidupnya menderita karena kutukan yang diberikan Raja iblis padanya. Tapi, demi istri dan anak mereka yang belum lahir, Alexander akan melakukan apapun.


" Aku pasti bisa, Leticia tunggu aku "


Alexander mengeluarkan belati dari saku nya dan menusuk tangannya dengan belati itu hingga berdarah.


SRET


Lalu ia menancapkan pedang ke tanah yang ia yakini sebagai portal masuk ke dunia iblis. Dari pedang itu mengeluarkan sinar putih yang terang, darah dari tangan Alexander dibiarkan mengucur, mengaliri pedang miliknya.


Kemudian cahaya putih itu berubah warna menjadi merah. Saking silaunya cahaya itu, membuat Alexander menutup matanya.


Alexander bisa merasakan hawa panas yang ada di depannya itu, ia membuka matanya perlahan lahan. Dan di depannya sudah ada lingkaran aneh menuju ke dunia lain yang penuh dengan api juga sinar hitam.


Sudut bibir Raja tiran itu sedikit terangkat, dan nampak sebuah senyuman kebahagiaan ada disana. Akhirnya ia berhasil menemukan portal masuk ke dunia iblis itu.


" Leticia, anakku, tunggu lah aku "


Alexander masuk ke dalam lingkaran itu.


WUSH ---


Raja tiran itu sudah masuk ke dalam dunia iblis, ia bisa merasakan suasana yang panas. Bahkan langit nya pun terbuat dari api yang panas. Ia menggunakan sihir air dan angin nya untuk membuat tubuhnya tetap aman.


Alexander melangkah melewati lahar api dengan mudah. " Bukankah ini terlalu mudah? seharusnya portal di jaga oleh seseorang, tapi kenapa sepi sepi saja?" gumam Alexander heran


SLING


DUARR


Sebuah bola api mendarat ke arah Alexander dengan kecepatan kilat. Beruntung nya Alexander bisa menghindar dengan cepat. Tak lama setelah serangan yang tiba-tiba itu, muncullah sesosok mahluk tinggi besar dengan tanduk, menyerupai domba, lidahnya menjulur panjang dan tampak menyeramkan. Iblis itu memegang sebuah senjata kapak di tangannya.


ROARR


" Siapa manusia yang berani masuk ke dunia iblis?!!! Aaaaarrghhhh "


Suara yang berat, bergetar, dan bisa membuat semua orang yang mendengar nya ketakutan. Mahluk itu adalah iblis penjaga portal dunia manusia dan dunia iblis.


Apakah makhluk ini adalah iblis penjaga portal seperti yang dikatakan nenek tua itu?


" Itu adalah aku " jawab Alexander tenang


Makhluk besar itu menyerang Alexander. Dan tentu saja Alexander tidak diam saja, ia menyerang makhluk itu dengan sihir nya. Terjadilah pergelutan diantara Alexander dan makhluk besar iblis penjaga portal itu.


🔥🔥🔥


Saat suaminya sedang sibuk melawan iblis yang menghalangi jalannya. Leticia dan Tabib Erin tak kalah sibuknya mengerjai, membuat sibuk Keith dan Lucifer.


" Aku sudah tidak tahan lagi !" Lucifer kesal


" Saya juga yang mulia " kata Keith yang sudah kelelahan bolak balik dunia iblis dan dunia manusia untuk memenuhi keinginan Leticia.


BRAK

__ADS_1


Pintu kamar Leticia hancur lebur karena ditendang oleh Lucifer. Leticia kaget melihatnya.


Lucifer berjalan menghampiri Leticia yang sedang sendirian di kamarnya. Gadis itu santai menikmati makanan yang sudah di masak oleh Lucifer.


" Oh, apa kau sudah selesai membuat cake nya?" tanya Leticia sambil tersenyum sinis


" Sudah cukup aku tidak tahan lagi "


Wanita yang sedang rebahan itu terkejut melihat aura hitam pekat yang ada di tubuh Lucifer. Artinya pria itu benar-benar marah padanya.


Beraninya dia membuat Raja iblis berlutut di depannya dan melakukan pekerjaan kotor manusia rendahan. Aku tidak tahan lagi, aku ambil saja bayi yang ada di perutnya. Lalu aku akan membunuhnya. Menjadikan nya makanan peliharaan ku, tidak buruk.


Dia marah. Dia tidak akan berani menyentuhku kan? karena ada bayi di dalam perutku.


Lucifer tersenyum tipis, mata merah nya menyala. Pria itu menerkam tubuh Leticia dan menindihnya. Lalu Lucifer membuka gaun Leticia dan memegang perut wanita hamil itu.


" Apa ini?!! apa yang mau kau lakukan dengan anakku?!" teriak Leticia panik sambil memukul mukul tubuh Lucifer dengan kekuatan nya.


" Lepaskan aku ! kau sudah gila ya?!"


" Manusia rendahan, berdoalah pada Tuhan mu, supaya kematian mu tidak terlalu menyakitkan."


Dia sudah benar-benar gila, lebih gila dari psikopat! Apa yang harus aku lakukan?


Dari tangan Lucifer mengeluarkan sinar merah yang menekan perut Leticia. Wanita itu pun meringis kesakitan, saat perutnya ditekan.


" Jangan.. arghhh.... arrgh .. "


Wanita itu mengerang ngerang kesakitan. Bagian dalam perutnya seperti di remas remas. Menyakitkan baginya, seperti akan ada yang keluar dari bagian bawahnya. Sampai wanita itu tidak tahan dan mengeluarkan air mata nya.


Merasa tidak punya harapan lagi. Leticia memohon untuk yang terakhir kalinya pada Lucifer agar melepaskan nya.


" Bayiku.. jangan sakiti bayiku, kumohon.. Bayi ku... izinkan dia melihat dunia ini .."


Alex, bayi kita. Bayi kita.. apa yang harus aku lakukan? aku tidak bisa melindungi nya.


Kedua tangan Leticia menyentuh pipi Lucifer yang berada di atas badannya yang terbaring. Menatap mata Lucifer dengan kesedihan.


Dari tangannya mengeluarkan cahaya putih, yang mengenai pipi Lucifer. Raja iblis itu kaget karena mengetahui Leticia memiliki kekuatan. Kekuatan yang tak pernah ia lihat sebelumnya.


" Kumohon.. ja-ngan.. sakiti anakku.." Pikiran Leticia mulai berkabut, pandangannya mulai memutih.


Sakit, tolong. Sakit sekali. Alex.


SRASHH


SLING


Sebelumnya mustahil baginya untuk merasakan apa yang dirasakan orang lain, apalagi bersedih. Karena Raja iblis tidak punya hati, dan tidak punya perasaan. Lalu kenapa Lucifer tergerak melihat air mata Leticia dan sentuhan dari wanita itu.


Kenapa tubuhku terasa aneh? ada sesuatu di dadaku yang berdenyut.


Tak lama kemudian Leticia tak sadarkan diri. Lucifer segera menyingkirkan tubuhnya yang sedari tadi menindih wanita hamil itu. Lucifer panik dan mencoba menggoyang goyangkan tubuh yang tidak sadarkan diri itu.


" Hey ! kau jangan bermain main lagi ! hentikan sandiwara mu dan bangunlah ! hey manusia rendahan ! kau dengar aku?!" teriak Lucifer sambil memegang pipi Leticia dan menggoyang-goyangkan nya. Berharap wanita itu segera bangun.


Lucifer kaget saat mendapati di kain seprai ranjang itu ada bercak darah.


" Sialan! aku belum mengizinkan mu mati! kau tidak boleh mati tanpa seizin ku!" teriak Lucifer


" Yang mulia ada apa?" tanya Keith yang kaget karena mendengar suara teriakan Lucifer dari kamar Leticia. Ia buru-buru masuk.


Keith kaget melihat Leticia tidak sadarkan diri, dan melihat Lucifer terlihat panik. Tubuh Raja iblis itu gemetaran di depan Keith, baru kali ini Keith melihat Rajanya seperti itu. Lucifer sang raja iblis yang tidak pernah menunjukkan ekspresi lain selain marah di wajahnya, kali ini menunjukkan ekspresi cemas, dan panik. Layaknya manusia yang punya hati.


Ada apa dengan Lucifer?


" Hey ! bukankah kau ingin cake Stoberi? aku sudah membuatnya untukmu, jangan macam-macam dan bangunlah!" teriak Lucifer


" Yang mulia, saya akan panggil tabib manusia itu !"


" Cepat Keith !!" ujar Lucifer


Tidak boleh terjadi sesuatu padanya dan bayi nya.


Hanya butuh 3 detik, Keith sudah membawa tabib Erin ke kamar Leticia. Dengan peralatan yang ada. Tabib Erin mencoba memeriksa Leticia, wajah wanita itu semakin pucat.


" Astaga apa yang terjadi ! tadi yang mulia baik-baik saja, sekarang kenapa jadi begini?" gumam Tabib Erin cemas saat memeriksa denyut nadi Leticia melalui tangan nya


" Jadi dia tidak berpura-pura?" tanya Lucifer dingin


" Apa raja iblis tidak lihat wajahnya? apa Baginda Ratu terlihat berpura-pura? lihat seprainya yang berdarah, apa menurut mu itu bohongan juga?" Tabib Erin tak bisa menahan emosi lagi, ia nampak kesal pada Lucifer dan Keith.


" Lalu apa dia akan mati? apa bayinya akan mati juga?" tanya Lucifer


" Sebenarnya apa yang kau lakukan pada yang mulia Ratu? kenapa keadaan nya jadi seperti ini? kalau yang mulia Ratu tidak selamat.. maka.... ". Tabib Erin menangis


" Apa maksudmu? tidak selamat bagaimana?" tanya Lucifer kaget


" Keadaan yang mulia dan bayinya sedang kritis. Karena pendarahan yang dialaminya " jawab tabib Erin sedih


Sungguh diluar dugaan, Lucifer merasa bersalah atas apa yang sudah ia lakukan pada Leticia sebelum nya.

__ADS_1


Apa yang sudah kulakukan? bagaimana jika dia dan anaknya mati?


Setelah menunggu 2 jam lamanya, Leticia masih belum siuman. Ia masih tergeletak tak berdaya walaupun tabib Erin sudah memberikan pertolongan padanya. Denyut nadi wanita itu sangat lemah dan belum menunjukkan tanda tanda akan siuman.


" Ini sudah 2 jam dan dia masih belum sadar juga !"


" Yang mulia Raja iblis apa anda ingin menyelamatkan nya?" tanya Tabib Erin


" .... " Lucifer terdiam, terlihat merasa bersalah


" Kalau begitu carilah obat-obatan untuk menyelamatkan nya di dunia manusia " kata tabib Erin. " Yang mulia tolong bertahanlah, jika terjadi sesuatu pada anda bagaimana saya akan mengatakannya pada yang mulia Raja. " Tabib Erin menangis sedih melihat kondisi Leticia.


Lucifer pun menyuruh Keith pergi ke dunia manusia dan mencari bahan-bahan yang diperlukan untuk mengobati Leticia dan bayinya. lLucifer juga menggunakan sihirnya dan berusaha menyembuhkan Leticia tapi sihir nya tetap tidak mempan pada tubuh Leticia.


***


Saat Keith akan pergi ke dunia manusia, ia bertemu dengan Alexander yang wajahnya berlumuran darah setelah mengalahkan penjaga portal.


" Kau !" Keith terbelalak melihat Alexander yang sudah ada di hadapan nya, dan juga monster iblis bertubuh besar penjaga portal yang sudah jatuh tak berdaya di depannya.


Dia berhasil mengalahkan monster iblis tingkat 7? benar-benar hebat. Tidak, tunggu, ini bukan saatnya untuk kagum. Kenapa dia bisa masuk ke dunia iblis dengan mudah?


" Ternyata kau disini ajudan Raja iblis, kebetulan sekali. Aku memang butuh penunjuk jalan " Alexander tersenyum sinis


SLING


Alexander menyerang Keith dengan membabi buta, karena kekuatan Raja tiran itu sudah pulih sepenuhnya ia bisa menyerang Keith.


DUAK


BUK


Berkali-kali Keith yang notabene nya adalah iblis tingkat 8, berhasil di jatuhkan oleh Alexander. Mata Alexander memerah, ia terlihat marah pada ajudan Raja iblis itu.


Keith terkejut karena Alexander saat marah terlihat seperti Raja iblis.


Sial, dia sangat kuat. Lebih kuat dari sebelumnya. Bagaimana bisa?


SLING


Tangan Alexander mengeluarkan sinar merah dan meraih tubuh Keith ke dekatnya. Keith tampak kesakitan, lehernya seperti tercekik dan perutnya seperti di remas-remas.


" Akhpp.. uhhhh.. "


" Aku tidak mau bertarung lagi, tunjukkan jalannya menuju kastil Lucifer tempat istriku berada !"


" Aku tidak akan melakukan nya !" kata Keith


" Jadi kau memilih mati di tangan ku?" tanya Alexander percaya diri


" Tidak pernah ada bangsa manusia yang bisa membunuh bangsa iblis !"


" Hahaha, kau berpikir begitu? bagaimana kalau kau mencoba nya sendiri? aku bisa membunuh mu atau tidak, kau akan jadi percobaan pertama. "


" Kau bercanda kan?" tanya Keith yang mulai ketakutan


" Ya aku bercanda " Alexander tersenyum sinis


Akan ku musnahkan semua orang yang mengambil istri ku.


Serangan petir dari tangan Alexander, melesat bertubi-tubi ke tubuh Keith. Dan membuat ajudan iblis itu terluka parah. Keith kesakitan dan akhirnya tergeletak tak berdaya di jalan api.


" Kenapa bisa.. kenapa kau bisa melukai ku? aku ini bangsa iblis ! aku lebih kuat darimu !" Keith tak percaya bahwa dirinya akan terluka oleh Alexander.


" Kau lupa ya? di dalam tubuhku juga mengalir darah iblis kotor seperti mu. " kata Alexander sambil mendekat ke arah Keith.


Kakinya menginjak tubuh Keith dengan keras. " Ahh ! kau.! manusia rendahan !"


" Padahal aku belum mengeluarkan semua kekuatan ku, dan kau sudah kalah dariku iblis tingkat 8. Tidak seru "


" Kau serius akan membunuh ku disini?" tanya Keith sambil memegang dadanya yang kesakitan.


" Kau masih berfikir aku bercanda?" Alexander siap-siap menancapkan pedangnya ke tubuh Keith.


" Tu-tunggu !! Raja manusia, istrimu sedang kritis !" seru Keith


Jika Keith tidak bicara, mungkin saja pedang yang dilumuri air suci itu sudah menancap ditubuhnya dan menghancurkan tubuhnya menjadi abu.


" Apa maksud mu?" tanya Alexander


" Aku akan membawa mu padanya, tapi jangan bunuh aku " kata Keith memohon


Leticia kritis?


" Tunjukkan aku jalannya !" seru Alexander sambil menarik tubuh Keith dengan kasar


" I-iya baiklah"


Sialan, bisa bisanya iblis yang setengah manusia ini mengalahkan ku dengan mudah. Padahal aku iblis tingkat 8, harga diriku entah kemana sekarang? menyebalkan. Sekarang menyelamatkan hidupku lebih penting. Lagipula dia tidak akan menang jika bertarung melawan yang mulia Lucifer, dia pasti mati.


Keith yang terluka membawa Alexander ke kastil Iblis tempat Leticia di tawan. Mereka masuk ke lorong yang akan menuju ke kamar Leticia, namun sebelum Alexander masuk kesana. Lucifer sudah berada di depannya dan menghalangi jalannya.

__ADS_1


...---***---...


__ADS_2