Aku Menjadi Tawanan Sang Tiran

Aku Menjadi Tawanan Sang Tiran
Bab 71. Dua Dunia ( Season 2 )


__ADS_3

...****...


Seorang wanita terbaring di sebuah ranjang, tidak sadarkan diri.


" Apa kakak ini mati bu?" tanya seorang anak kecil


" Dia tidak mati, dia hanya sedang koma " jawab seorang wanita asing sambil melihat gadis yang terbaring itu.


Kenapa ada suara anak kecil? berisik sekali. Kakak? dia memanggilku kakak?


Perlahan wanita yang tak sadarkan diri itu membuka matanya. Ia kaget karena dirinya masih hidup, ia juga kaget melihat dirinya memakai baju piyama tidur.


" Aku.. dimana aku? dimana kak Derrick dan Alexander?" tanya wanita itu kebingungan


" Kakak, sudah sadar !!" gadis kecil itu kegirangan.


" Nak, syukurlah kau sudah sadar " kata seorang wanita paruh baya dengan ramah


Awalnya aku kebingungan, kenapa aku bisa hidup kembali? padahal aku sudah mati ditusuk Dan saat aku sadar aku merasakan keanehan, aku kaget mendapati diriku kembali sebagai Kim Yoon Joo. Lalu, aku berjalan ke luar rumah yang aku tempati ini. Dan melihat pantai yang sebelumnya menjadi tempat ku mengakhiri hidupku. Bagaimana bisa ini terjadi? apa Alexander, kerajaan Fostiarus, kak Derrick, semua yang terjadi itu hanyalah mimpi? Jadi aku mati disana dan kembali ke tempat asal ku? kenapa yang kuasa mempermainkan takdir ku seperti ini?


Yoon Joo duduk di atas pasir lembut, ia merasakan angin berhembus ke arahnya. Sambil mengingat semua kenangan nya saat berada di dunia lain itu. Ia masih belum mengerti, apa itu mimpi atau bukan. Yang jelas ia merasakan bahwa rasa sakit itu nyata.


" Kakak, sedang apa disini? ini sudah mau malam, dingin loh " tanya Ga Eul sambil duduk di samping Yoon Joo


" Ga Eul? kenapa kau kesini?" tanya Yoon Joo ramah


" Ibu menyuruh ku memanggil kakak untuk segera masuk ke dalam. Kata dokter kakak sudah koma selama 1 bulan, tidak boleh main diluar dan kena angin. Nanti kakak bisa masuk angin " ucap Ga Eul perhatian


Yoon Joo mengelus kepala anak kecil itu dengan lembut dan tersenyum hangat.


Jika aku disini, bagaimana dengan kak Derrick dan Alexander? apa mereka benar-benar ada? apakah mereka benar-benar hanya mimpi ku selama aku koma?


Gadis itu menangis sambil melihat pantai, ia merasa sedih dan tidak ingin mempercayai bahwa selama ini perjalanan nya sebagai Leticia dan pertemuan nya dengan Alexander adalah mimpi.


" Walaupun itu adalah mimpi, tapi aku merindukan mu. Aku merindukan mu, Lex. Aku yakin perasaan ku padamu ini nyata.. hiks " Yoon Joo menangis tersedu-sedu.


Ga Eul memeluk Yoon Joo yang menangis dan mencoba menghibur nya.


" Kakak jangan menangis, ini permen untuk kakak ya " Ga Eul memberikan lolipop nya pada Yoon Joo. Wanita itu tersenyum sambil menyeka air matanya.


" Terimakasih Ga Eul.. terimakasih ..hiks "


🍂🍂🍂


2 tahun kemudian di istana Fostiarus..


Semua gadis berambut perak, nampak sedang mengantri di depan kamar Alexander.


Terlihat Alexander dengan kondisi mabuk dan bertelanjang dada, memanggil perempuan itu satu persatu. Lalu mengusir nya begitu saja tanpa di ketahui sebabnya.


" Palsu ! semuanya palsu ! Penipu!! sebenarnya dia bersembunyi dimana?!! " teriak Alexander sambil melempar botol yang ia pegang, ke arah pintu hingga pecah.


PRANG


PRANG


" Yang mulia, sampai kapan anda akan begini. Meskipun anda mencarinya ke ujung dunia, nona Leticia sudah tidak ada di dunia ini lagi.." kata Daniel sambil memandang Alexander dengan prihatin.


Raja tiran itu menampar Daniel dengan kesal, ia menggigit bibirnya seolah menahan sesuatu.


" Anda boleh menampar saya berkali kali, tidak masalah. Tapi saya mohon, sadarlah ! nona Leticia tidak akan kembali ! " Daniel meneteskan air mata nya


" Jangan bicara omong kosong ! dia hanya sedang bersembunyi ! dia selalu seperti itu ! dia selalu mencoba kabur dariku, saat kami bertengkar. Dia akan kembali !" ucap Alexander dengan mata yang penuh kesedihan.

__ADS_1


" Yang mulia saya mohon jangan begini, anda bisa mati kalau terus seperti ini ! Anda terus pergi berperang dan ketika pulang anda terus mabuk-mabukan ! anda tidak bisa begini terus " ujar Daniel menangis


" Jangan kurang ajar kau Daniel !! " Alexander membentak Daniel


" Nona Leticia, sudah pergi. Dia akan sedih kalau melihat yang mulia terus seperti ini " ucap Daniel


" Dia belum mati. Dia belum MATI !!! dia akan kembali !! Dia akan kembali padaku !!" Alexander tersenyum pahit.


BRAK


BRUK


PRAK


PRANG


" Lebih baik anda menangis saja, daripada terus menghukum diri anda seperti ini yang mulia " gumam Daniel yang merasakan kepedihan itu juga.


Nona Leticia, apa anda melihat keadaan yang mulia? anda pasti sedih kan?


Alexander melempar semua barang barang yang ada di meja nya hingga pecah semua. Daniel merasa sedih melihat Alexander berusaha menyembunyikan kesedihannya dan kerinduan nya pada kekasihnya yang sudah tiada.


Pria itu seperti sudah kehilangan kewarasan nya. Sejak Leticia meninggal, Alexander menjadi tak terkendali, sifatnya kembali seperti semula. Malah lebih bengis dan kejam. Tanpa ampun ia kembali membunuh orang-orang, berperang adalah upayanya untuk menyibukkan diri agar ia tidak merindukan Leticia. Keadaan kerajaan Fostiarus pun kembali muram dan diselimuti kegelapan karena Raja mereka yang kembali iblis medan perang yang kejam.


Hidup nya seolah tak berarti lagi, ia merasa hidup tapi juga merasa mati. Ya, hatinya yang mati. Saking rindunya pada Leticia, ia bahkan tak bisa menangis lagi, dan melampiaskan kerinduan nya dengan cara yang lain. Yaitu mabuk-mabukan, membunuh orang, melempar barang, ia bahkan menghabiskan banyak waktunya di medan perang.


****


Malam itu Alexander mabuk berat, ia terbaring di ranjangnya setelah mengusir para wanita yang berambut perak dan mengusir Daniel yang terus mengomelinya. Kamarnya yang berantakan pun belum dirapikan.


" Kenapa.. aku sudah menunggumu, kenapa kau tidak kembali juga. Kau janji akan selalu bersamaku, kenapa kau malah pergi? bukankah kita akan segera menikah? kenapa kau bersembunyi dariku? bahkan setelah melihat aku seperti ini kau tetap mengabaikan ku !! " ucap Alexander sambil menangis.


Pria itu turun dari ranjangnya, ia berjalan menuju ke arah jendela, tanpa sadar kaki nya berdarah darah setelah menginjak pecahan barang-barang yang berserakan di lantai.


Seperti nya pria itu sudah kehilangan akal sehatnya. Ia melihat sosok yang ia rindukan ada di hadapan nya, sedang melihatnya dengan cemas. Alexander terpana melihatnya dan menangis.


" Lex, ada apa denganmu? kau ini ! sudah kubilang berapa kali, jangan melempar lempar barang kalau sedang marah. Ternyata kebiasaan lama mu belum berubah juga ya. Lihat, kakimu terluka ! " Leticia melihat Alexander dengan cemas.


" Apa aku sedang berhalusinasi? aku melihatmu, aku mendengar suaramu. " gumam Alexander sedih


" Aku tidak pergi Lex. Aku datang untuk memberitahukan ini padamu, jangan hidup seperti ini lagi. Karena aku selalu ada di hatimu, aku selalu hidup di dalam hatimu " Leticia memegang tangan Alexander sambil tersenyum pahit.


" Pembohong ! beraninya kau muncul sekarang ! kau tau betapa rindu ini bisa membunuhku, aku ingin melihat mu meskipun hanya dalam mimpi. Tapi, kau tidak pernah muncul bahkan dalam mimpiku selama 2 tahun ini. Kenapa kau baru muncul sekarang?!!" teriak Alexander sedih


" Maafkan aku, maafkan aku Alexander.. Aku mencintaimu.." Leticia tersenyum sambil membelai pipi Raja tiran itu.


Wush..


Bayangan gadis itu menghilang begitu saja dari pandangan Alexander. Pria itu jatuh terduduk di lantai, dengan kondisi kaki nya yang berlumuran darah.


" Kau sangat kejam, kau pergi sebelum aku sempat mengatakan maaf padamu.. "


Tap


Tap


" Ternyata kau benar-benar sudah gila, sama seperti rumor yang kudengar " ucap Derrick yang sudah ada di depannya dan membawa pedang di tangannya. Ia menatap Alexander dengan penuh kemarahan dan kebencian.


" Kau datang untuk membunuh ku ya?" tanya Alexander yakin


" Benar, tapi aku pikir aku tidak melakukan nya hari ini " jawab Derrick sambil tersenyum sinis


" Kenapa? " tanya Alexander sambil meminum minuman yang ada di botol

__ADS_1


" Karena tidak pantas menghabisi orang yang sedang dalam keadaan lemah "


Aku tidak menyangka kau akan selemah ini karena kematian adikku. Saat aku melihat dari dalam, aku mendengar suaranya yang sedang berbicara sendiri. Saking gilanya dia bahkan melukai dirinya sendiri.


" Apa kau akan melupakan dendam mu begitu saja? adik mu mati karena kesalahan ku. Bunuh saja aku sekarang "


" Cih, setelah kupikir pikir lagi kematian itu adalah hukuman yang terlalu mudah untukmu. Aku lebih suka melihatmu hidup tersiksa seperti ini lalu hancur, membuatku senang " Derrick tersenyum meremehkan melihat Alexander.


" Kau boleh senang semau mu, aku juga memberimu izin membunuhku. Karena aku pantas untuk mati " Alexander pasrah


" Tidak, kau tidak pantas mati! kau bisa hidup selama apapun yang kau mau, hiduplah selamanya dengan rasa bersalah, penderitaan karena kehilangan orang yang kau cintai, itulah yang akan membuatmu tidak bahagia dan sengsara. " Derrick terlihat sakit hati mengingat adik nya yang sudah tiada.


Baik Derrick maupun Alexander sama sama kehilangan seseorang yang berharga. Tapi, rasa sakit mereka seperti nya memiliki perbedaan. Bagi Alexander, Leticia adalah dunia nya yang baru, cahaya yang menyinari hidup nya, kini cahaya itu seolah menghilang darinya dan yang ia lihat hanya kegelapan saja.


Dan bagi Derrick, Leticia adalah satu satunya alasan nya untuk hidup setelah semua keluarga nya tiada. Ia bukan hanya marah dan dendam pada Alexander, tapi pada Zayana dan Gustaf juga.


🔥🔥🔥


Di Seoul..


Yoon Joo dan Ga Eul masuk ke dalam rumah yang tak jauh dari pantai. Yoon Joo berterimakasih pada Ga Eul dan Ny. Min yang sudah menyelamatkan nya dari pantai.


" Kau bilang namamu Cha Yoon Joo kan?" tanya Ny. Min


" Iya benar bi " jawab Yoon Joo sambil memakan sup nya


" Sepahit apapun kehidupan, jangan sampai kau akan mengakhiri hidupmu seperti itu. Hidup terlalu berharga untuk kau sia siakan, nona Yoon Joo " ucap Ny. Min menasehati


" bibi benar, hidup itu sangat berharga " Yoon Joon tersenyum dan tanpa sadar ia menangis


" Kenapa kau menangis? apa kau baik-baik saja?" tanya Ny.Min cemas


" Kakak, apa sup nya pedas?" tanya Ga Eul polos


" Tidak, ini tidak pedas. Saya baik-baik saja kok bi " Yoon Joo menyeka air matanya dan berusaha tersenyum


Cha Yoon Joo, kau harus terima kenyataan. Di dunia inilah kau hidup. Negeri Fostiarus, Brilla, dan Ilios, itu hanyalah mimpi. Alexander juga mimpi. Ini kehidupan nyata mu, Cha Yoon Joo.


Gadis itu masih belum bisa menerima kalau pertemuan nya dengan Alexander, dirinya yang hidup sebagai Leticia dan adik Derrick adalah mimpi. Karena semua hal itu terlalu nyata untuk jadi mimpi, anehnya rasa sakit saat ia ditusuk sebagai Leticia pun, masih bisa ia rasakan di tubuh Cha Yoon Joo.


Yoon Joo tak tau kemana ia harus kembali, jika ia bisa memilih ia ingin kembali ke negeri dan dunia yang ada di dalam mimpinya. Sekarang dunia nya sendiri terasa asing baginya.


" kemana aku harus kembali? kemana aku harus pulang? rumahku pasti sudah di tempati oleh manusia-manusia kotor itu ! ayah dan ibu sudah pasti akan mengusirku saat aku kembali ke rumah, Cha Yoon Soo dan Jun Hyuk yang brengsek itu pasti tidak akan membiarkan ku begitu saja. Mereka pasti senang karena aku sudah tiada, mereka bahkan tidak mencari ku setelah aku menghilang selama 1 bulan. Mereka pasti bahagia.. kenapa aku harus kembali lagi ke tempat ini? tempat dimana tidak ada yang menyayangi ku dan mencintaiku dengan tulus. Tiran psikopat, apa benar kau hanya mimpi? " gumam Yoon Joo sambil berdiri melihat pantai.


Ny. Min menghampiri nya dan memberi nya sebuah cincin yang tak asing baginya.


" Bibi.. darimana kau temukan cincin ini?" tanya Yoon Joo terkejut saat melihat cincin pemberian Alexander padanya.


Ini cincin dari psikopat tiran itu! benar!


" Cincin itu jatuh dari jarimu saat salah seorang warga membawa mu kemari dari laut lepas, dan aku memungutnya. Itu milikmu " terang Ny. Min


" Benarkah? be..narkah? cincin ini terpasang di jariku?" tanya Yoon Joo meyakinkan dirinya


" Iya itu benar, ada apa dengan mu? " tanya Ny. Min yang heran melihat Yoon Joo yang kebingungan


" Jadi itu bukan mimpi. Ini buktinya ! Tiran psikopat itu ,dan semuanya itu nyata !! " teriak Yoon Joo senang


" Nak, apa kau baik-baik saja?" tanya Ny. Min heran


" Aku sangat baik-baik saja ! aku baik-baik saja bibi ! " jawab Yoon Joo semangat


Sekarang aku sudah tau kalau ini bukanlah mimpi, tapi bagaimana caranya aku bisa kembali ke dunia lain itu? dengan cara apa?

__ADS_1


...---***---...


__ADS_2