
"Ini obatnya Belen minumlah" ucap Adam menyodorkan obat juga segelas air putih.
"terimakasih Adam" balas Belen segera memimun obatnya.
"Oma menyuruhmu menginap, kamarmu disebelah sana, istirahatlah disana" ucap Adam menunjuk sebuah kamar tamu dilantai bawah dekat tangga.
Belen hendak menolak namun Adam kembali mengatakan ini perintah Oma dan tak mau dibantah. Setelah setuju Belen menuju kamar yang tak terlalu luas itu untuk beristirahat.
Pesta selesai pukul 6 sore, semua tamu sudah meninggalkan acara juga Sarah yang langsung pergi saat melihat adegan diatas panggung kecil tadi. Oma juga Divya baru saja memastikan kondisi Belen yang sudah mendingan. Namum Oma tetap memintanya untuk menginap, begitu juga Divya sangat merasa senang dan meminta Belen tidur dengannya.
Setelah makan malam yang tidak di ikuti Ibra, Belen dan Divya menuju kamarnya, menemani Divya belajar, bercerita dan menidurkannya. Setelah Divya tidur Belen merasa haus dan hendak menuju dapur untuk mengambil air mineral.
...
Diruang lain.
"ada apa Ivan?" ucap Ibra menerima telpon.
"ketua penyerangan terjadi lagi, kami sudah menjalankan apa yang ketua perintahkan" jelas Ivan disebrang sana.
"sial! belum ada seminggu!" keluh Ibra menutup telponnya dan menuju kamar Adam untuk memberitahunya, namun sepertinya Adam sudah tau, dia keluar dari kamarnya dengan sudah menjadi Kenric Archie.
Archie bersaudara pun melangkah cepat menuju garasi. Namun saat mereka baru saja menuruni tangga Belen yang baru saja membuka pintu hendak menuju dapur melihat dua pria itu keluar meninggalkan rumah.
mau kemana mereka malam-malam begini. Tunggu dulu! pakaian mereka seperti mafia yang beberapa malam lalu menolongku!
Belen membulatkan matanya tak percaya dengan apa yang dia pikirkan. Dengan cepat dia menuruni tangga melihat dari balik jendela mobil yang mereka gunakan sama dengan yang pria malam itu gunakan. Bukan mobil yang mereka gunakan sehari-hari. Belen semakin menebak-nebak kejadian ini, namun dia tak berani bertanya pada Oma.
...
Dengan cepat Archie bersaudara sampai di wilayah mereka yang diserang. Kini area pelabuhan mendapat serangan secara tiba-tiba. Sedikit banyak teka teki penyerang sudah mulai diketahui.
Mobil yang mereka tumpangi merepat kesebuah box peti kemas. Alexavier memberi kode pada Kenric untuk mengikutinya, memberi perlindungan dari belakang. Dengan langkah cepat Archie bersaudara mencapai tumpukan peti kemas, dari sana mereka meluncurkan tembakan kearah para penyerang yang sedang melempar tembakan kearah dermaga mereka yang sedang tertambat dua kapal yang tadinya sedang di bongkar muat oleh anggotanya.
door dorr dorr
suara tembakan berasal dari penyerang juga anggota Galaxy yang sedang adu tembak.
__ADS_1
dorr dorr dor dorr dorr
Kini tembakan dari Archie bersaudara membuat para penyerang tumbang seketika. Tembakan dari Archie bersaudara tak boleh diremehkan. Mereka terkenal memiliki ketepatan juga insting yang luar biasa dalam menembak.
Beberapa penyerang menyadari kehadiran mereka dan sebagian dari penyerang berusaha menyerang Archie bersaudra.
"sial! tiarap!" seru Alexavier pada Kenric.
door dorr dorr
Dengan keadaan tiarap mereka terus berusaha menyerang, posisi mereka yang lebih tinggi tentu menguntungkan mereka dipeperangan ini.
dor dor dor
suara tembakan kembali terdengar dari arah lain. Ternyata pasukan sniper yang dipimpin Grey yang mengarahkan tembakan pada penyerang.
Tak butuh waktu lama kondisipun dapat terkendali. Galaxy kembali memenangkan pertempuran. Para musuh tergeletak tak bernyawa dipelataran dermaga.
Strategi yang diberikan Alexavier pun dijalankan dengan baik. Penambahan anggota disetiap wilayah secara diam-diam. Kemudian penempatan sniper disetiap wilayah yang dikomando oleh Grey pun sudah menempati setiap posisi yang diperintahkan. Dominic dan Ivan membagi tugas untuk memimpin pasukan cadangan bila kondisi tak kunjung berbalik.
Setelah kondisi teratasi Alexavier juga Kenric menuju dermaga mereka.
"siap ketua!" jawab serempak anggota yang berkumpul didermaga.
"Dominic terus siagakan anggotamu jangan sampai kecolongan jika perlu mereka tewas sebelum melancarkan serangan" imbuh Alexavier melihat sekelilingnya.
"baik ketua, akan ku pastikan tim sniper selalu waspada akan adanya serangan" jawab Dominic.
"bawa teman yang terluka kemarkas utama untuk pengobatan, dan jasad-jasad ini ceburkan saja kelaut biar ikan-ikan disana mendapat makanan" ujar Kenric.
"baik ketua!" seru anggota bersama kemudian melakukan perintah ketuanya.
"ketua!" seru Martin, dia pemuda 27tahun yang memimpin dermaga.
Martin ditemukan Alexavier mengambang ditengah laut saat berusia 20tahun. Dia mengalami kecelakaan saat surving hingga tak sadarkan diri. Sejak hari itu Martin ikut menjadi bagian Galaxy, dia memilih area pelabuhan karena ia menyukai laut.
"kau terluka Martin" ucap Kenric menyadari lengan Martin terkena tembakan.
__ADS_1
"tak apa ketua Kenric, ketua maafkan aku yang tidak bisa menjaga pertahanan dengan baik sehingga banyak anggota terluka" ucap Martin menyesal.
"Penyerang itu memang breng*sek Martin, obati lukamu, kita tak tahu kapan kita akan mendapat serangan kembali" ujar Alexavier.
...
Markas utama.
Markas ini sudah mirip rusun dengan klinik, tempat gym, lapangan tembak, dan fasilitas pendukung lainnya. Semua kehidupan sehari-hari anggota terjamin, makan 3x sehari, dan kebutuhan lainnya.
Alexavier, Kenric, Raka, Dominic, Ivan dan Louis sedang berkumpul disana.
"ketua penyerang juga markas sudah diketahui kapan kita akan berbalik menyerang! ini sudah sangat keterlaluan ketua" keluh Ivan dengan mengepalkan tangan.
"benar bahkan aku tak bisa datang keacara penting tadi sore" gumam Raka yang tak bisa hadir ke ultah Divya karna harus standby dimarkasnya.
"dasar tukang makan!" seru Louis.
"ketua, aku sedang meminta anggotaku untuk melakukan penyadapan dimarkas mereka. Kita bisa gunakan informasi kapan mereka akan menyerang balik" sambung Louis.
"itu bagus, kita akan segera bertemu dengan teman lama kita. Kabarkan kapan mereka menyerang, kita akan buat mereka mendapat kejutan dihari itu. Sebelum mereka menginjak wilayah kita mereka sudah harus hancur, sabotasi kendaraan mereka, Louis jika perlu gunakan rekayasa lalu lintas untuk menggiring mereka ke area sepi. Raka kali ini kau akan menjadi penerima tamu disaat itu tiba." jelas Alexavier mengenai rencananya.
"tapi aku sudah lelah terus diserang, kita hancurkan saja markasnya!" seru Kenric.
"tenang, biarkan anggota mereka mengirim nyawa mereka ke kita, dengan begitu saat kita menyerang anggota dimarkas hanya tinggal sedikit" ucap Alexavier santai.
"benar kata ketua" susul Ivan berkata.
"ketua Alexavier sudah membuat rencana yang baik, yang utama adalah keselamatan wilayah kita, biar mereka berguguran seperti daun kering" sambungnya.
Setelah cukup membahas penyerangan juga strategi Archie bersaudara, Louis dan Raka meninggalkan markas terlebih dahulu.
"kalian mau pulang?" tanya Raka.
"entah, mau kemana bang?" Kenric ganti bertanya.
"ayo kita minum dulu" ujar Alexavier masuk dalam mobilnya.
__ADS_1
...
Disebuah bar milik Archie bersaudara. Mereka berempat duduk disebuah ruang VIP dengan beer dingin dihadapan mereka. Mereka saling melempar obrolan ringan, ya selain teman kerja mereka juga anggota dari Galaxy juga mereka bersahabat lama. Bahkan mereka sudah seperti saudara dengan perlakuan Oma ke mereka.