Alexavier Archie

Alexavier Archie
Sampai Kapan


__ADS_3

Usai malam penuh cerita masa lalu Amanda yang ternyata memiliki nama asli Marinda itu Adam semakin yakin bahwa Amanda memang dibuat untuk membenci Galaxy terlebih Archie bersaudara. Gadis itu tak tahu apa-apa, yamg ia tahu hanyalah ingin bertemu dan bersama sang mamah. Setelah hari dimana kecelakaan itu terjadi Amanda tidak pernah lagi bertemu mamahnya, kakaknya Cassandra selalu mengatakan bahwa penyebab ini semua adalah Galaxy, dari itu Amanda terus teracuni oleh kata-kata itu. Namun setelah terjun langsung dan dekat dengam Archie bersaudra dan mengetahui bisnis dan tindakan Galaxy Amanda tahu bahwa selama ini yang bermasalah adalah papahnya.


Dan yang Adam membuat Adam semakin penasaran adalah siapa gerangam Mr. Who. Sebelumnya Ibrahim pernah mendengar juga nama itu dari Ronald Joe, kini terungkap pula bahwa Mr. Who ini juga pernah menguasai Gerhana hingga membuat rencana kotor semacam itu.


Dari data yang diberikan Ibra kepadanya tadi malam Adam juga dapat menyimpulkan bahwa memang Mr. Who ini mendalangi banyak kejadian yang dilakukan Gerhana dan bukan tidak mungkin apa yang dilakukan Alfario untuk pembalasan dendam itu juga atas dukungan dari seorang dengan nama Mr Who. Fokus Galaxy sekarang adalah mengungkap siapa Mr. Who ini dengan menyelidikinya dari Ronald Joe. Meski Titan terus menyerang namun Galaxy masih bersabar untuk meluncurkan serangan atas perintah ketua mereka.


Disinilah mereka didepan rumah setelah sarapan pagi. Oma bersiap mengantar Divya kesekolah juga demgan Belen. Sementara Ibra menuju mobilnya dan bersiap menuju kantornya, akan ada pertemuan pagi ini. Sedang Adam dan Amanda menaiki mobil yang sama. Setelah mencoum tangan Oma dan berpamitan Adam dan Amanda pun meninggalkan halaman rumah dan munju kantor.


"yang pintar ya sayang, ingat jangan nakal, dady berangkat dulu" pesan Ibra yang ia sampaikan pada Divya setiap paginya.


Kini tangan kanannya meraih tangan keriput Oma, menciumnya dan berpamitan. Juga dengan istrinya, satu kecupan pada kening dan usapan lembut pada perut yang kian membuncit setiap hari nya.


"jaga diri baik-baik aku tidak mau kamu kembali dalam bahaya mengerti?" Belen hanya mengangguk dan memberi senyum dibibirnya.


"tidak akan terjadi, karena setiap aku dalam masalah kamu akan selalu datang"


Mobil Alpard putih berisi Oma, Belen dan Divya dengam Dominic sebagai drivernya melaju meninggalkan rumah, disusul Ibra dibelakangnya. Tak lupa para anggota Galaxy yang bertugas menjaga pun ikut membuntuti dibelakang.


...


"bagaimana menurutmu Belen?" sebuah pertanyaan yamg masih membuat Belen bingung.


"apanya Oma?" tanya wanita demgam dres putih bercorak biru itu.

__ADS_1


"Amanda, bagaimana dia menurutmu?" jelas Oma dengan sedikit menoleh ke samping.


"dari yang Belen tahu selama mengenalnya di pribadi yang baik diluar rencanya sebelum ini. Tapi Oma dengan memilihnya Amanda pergi meninggalkan kakaknya itu akan memberi ancaman untuknya, kita juga tidak bisa memantaunya setiap saat bukan?"


"ya, kamu benar Belen, pasti akan ada celah bagi mereka mendatangi atau sekedar mengancam Amanda. Dan seketat apapun penjagaan kesempatan akan tetap ada" jawab Oma menanggapi jawaban dari Belen sebelumnya.


"lalu Oma sendiri bagaimana?" kini gamtilah Belen yang memberi pertanyaan yang sama seperti yang dilontarkan kepadanya.


"entah lah sayang, Oma hanya melihatnya sebagai gadis kesepian"


"bukan Oma, maksudku soal hubungan mereka selanjutnya" protes Belen membenarkan maksud pertanyaannya.


"tentang itu Oma setuju dan merestui jika memang mereka saling menyukai" jawab Oma setelahnya.


"hei, Oma curang ya, Oma tidak begitu saat aku dengam abang dulu" protes Belen mengingat dulu Oma terlesan memaksa mereka untuk menikah dan memiliki hubungan.


...


Diperempatan antrian kendaraan cukup panjang membuat beberapa pengendara membunyikan klakson mereka. Beberapa lagi terlihat santai diatas kendaraan mereka, memilih menikmati dari pada terus mengeluh, toh hasil akhirnya akan sama saja bukan.


"bagaimana tidurmu nyenyak?" tanya Adam memecah hening dalam mobil yang ia kendarai, sebenarnya bukan hening, karena Adam menyalakan musik saat ini, mamun terasa hampa tanpa percakapan mereka setelah semalam mereka berbagi kosah pahit masa kecil mereka.


"tentu, aku tidak pernah tidur senyenyak itu dengan pikiran yang lega begitu. Terimakasih sudah mendengar ceritaku Adam" jawab Amanda dengan wajah hangatmya sehangat matahari pagi ini.

__ADS_1


"kamu bicara apa hm, itu bukan suatu hal besar hingga kamu harus berterimakasih Amanda" balas Adam dengan fokusnya kedepan karena lampu merah telah berganti hijau.


"tapi Adam, sampai kapan aku harus begini? maksudku kapan aku bisa kembali ke apartemenku, aku sungkan kalo merepotkan kalian terlebih Oma" pertanyaan yang membuat Adam menoleh kearah kirinya dan memberi tatapan tajam pada gadis dengan kemeja krem itu.


"apa kamu keberatan Amanda jika melewati hari seperti ini denganku setiap hari? aku bahkan sedang merasa senang sekarang, ini seperti mimpi yang menjadi nyata" jawaban Adam lagi-lagi membuat Amanda kehilangan kendali dari kerja jantungnya.


"kenapa? apa kamu belum siap Amanda?" pertanyaan itu lagi-lagi membuat Amanda seolah lupa caramya bernapas.


"apa kamu belum siap jika-"


"Adam" potong Amanda yang wajahnya telah memerah.


"aku mau dan aku siap, aku ingin dan sangat ingin. Tapi pertama aku ingin menyelesaikan masalah keluargaku terlebih dulu" tangan kanan Amanda meraih tangan kiri Adam yang berada diatas persneling, membuat Adam ikut merasakan dinginnya tangan Amanda kali ini.


"aku sangat merasa senang mendapat bantuan dan perhatian seperti ini, tapi ini akan membuat kakak kakakku semakin marah dan masalah ini tidak akan selesai Adam"


...


Ibra kini mengarahkan mobilnya menuju markas ya pagi ini ia akan bertemu Ivan, Martin juga Max. Ibra akan memberikan data yang Louis berikan padanya mengenai Amanda dan sejarah mengenai hubungan Gerhana dan seorang dengan nama Mr. Who yang tidak bisa dicari jejaknya itu.


"Alexavier bagaimana kita bisa mencari tahu siapa Mr. Who dan mencari tau motifnya melakukan serangan pada Galaxy dengan kumpulan lain juga tujuan dan maksudnya memperdaya sebuah kumpulan" suara Max terdengar usai mereka membaca dan mempelajari data yang ada dihadapan mereka.


"satu-satunya cara adalah mengorek orang yang temgah berhubungan dengannya, seperti Ronald Joe ataupun Alfario. Kota harus mendapatkan mereka dan membuat mereka membuka mulut mengenai sosok Mr. Who" jawab seorang Alexavier Archie.

__ADS_1


"ketua benar Max kita harus mendapatkan mereka hidup-hidup dan membuat mereka mau membuka mulut soal orang itu, karena menurutku kelacauam ini semua bisa jadi adalah perbuatannya" sambung Martin yang setuju dengan pemikiran ketuanya.


Tiga lelaki itu pun saling memberi masukan untuk membuat sebuah rencana untuk menguak siapa sebenarnya sosok Mr. Who yang baru ini mereka demgar namanya.


__ADS_2