Another Life : After Meet You

Another Life : After Meet You
Luka parah


__ADS_3

" Apa ada keluarga korban disini? " Tanya seorang perawat lelaki kepada orang-orang yang ada disana.


" Aku keluarganya, tolong selamatkan dan beri pertolongan kepadanya " Jawab seseorang yang tiba-tiba muncul dari balik kerumunan.


" Baiklah pak, harap untuk mengisi data pormulir di ruang resepsionis. Kami akan segera melakukan pertolongan pada korban " Jawab Sang suster yang kemudian pergi masuk kedalam ruangan UGD.


Lelaki tadi terlihat sangat terkejut saat melihat seseorang yang begitu ia kenali, ia panik dan langsung merogoh sesuatu dari saku celana nya. Setelah mengeluarkan benda yang tak lain ponsel itu dari celana nya, ia terlihat langsung mengotak-katik dan menghubungi seseorang di balik ponselnya itu. Raut wajahnya terlihat sangat serius dan penuh ketakutan dan juga kesedihan, setelah menelpon dan berbincang dengan begitu gelisah. Akhirnya sambungan telponnya langsung dimatikan, lebih tepatnya terputus dari seberang sana dengan tiba-tiba. Hingga akhirnya ia menutup sambungan telepon nya dan kembali memasukan nya kembali kedalam saku celananya.


Setelah selesai menelpon guna memberitahukan kabar itu kepada orang yang ia telpon, ia lekas bergegas pergi ke arah pendaftaran dengan berlari, sesampai nya di resepsionis, ia mulai mengisi data pribadi yang ada di kertas yang di berikan oleh penjaga disana. Setelah selesai mengisi data di formulirnya, kemudian ia kembali balik ke ruang tunggu UGD untuk mengetahui keadaan korban yang sangat penting baginya.


Tak lama setelah lelaki tadi menghubungi seseorang, terlihat seorang wanita parubaya datang beserta lelaki yang terlihat seperti supir nya. Ia terlihat menangis dan berlari kecil mendekati lelaki yang sedang duduk di kursi depan ruang UGD.


" Apa yang sudah terjadi, bagaimana keadaannya sekarang " Tanya wanita parubaya tadi dengan begitu panik dan air mata yang tak henti mengalir membasari pipinya yang sudah tak lagi muda.


" Aku juga tidak tahu nyonya, Tiba-tiba tuan pergi berpamitan. Setelah itu aku melihat dia sudah di bawah oleh beberapa orang masuk kedalam sini, pahal kami sudah menemukan apa yang tuan cari. Namun naasnya tuan malah berakhir seperti ini. " Jelas lelaki yang tadi menunggu disana.


" Ya Alloh, ujian apalagi yang kau berikan kepada keluargaku. Kenapa kau menguji kami dengan ujian berat seperti ini. " Ucap wanita itu yang jatuh terduduk di lantai, karena ia sudah tak kuasa untuk berdiri lagi setelah mendengar kabar jika Sang suami mengalami kecelakaan hebat.

__ADS_1


Hingga salah satu perawat tiba-tiba keluar dari ruangan UGD tersebut, ia kemudian memanggil keluarga pasien yang sedang ia tangani dan segera mengajak mereka masuk. Terlihat wanita parubaya itu langsung mengikuti suster itu masuk, begitupun dengan lelaki yang sudah mengisi daftar pormulir di resepsionis rumah sakit itu.


Di dalam ruangan, terlihat seorang lelaki parubaya yang sedang terkulai lemas dengan darah yang sudah memenuhi beberapa bagian pakaian di tubuhnya. Dia juga terlihat begitu lemah dengan alat medis yang kini sudah menempel di raganya. Tangisan pun kembali pecah saat wanita parubaya tadi melihat kondisi lelaki parubaya yang tak lain adalah suaminya sendiri. Ia tak kuasa melihat sang suami yang sudah mulai menua kini terbaring lemah dan sedang berjuang dari maut.


" Pah, apa yang sudah terjadi sebenarnya. Kenapa Papa bisa seperti ini " ucap wanita parubaya itu sambil menangis sesegukan.


" Papa sudah menemukan nya Mah, tapi apa yang dikatakan anak kita benar. Kalo gadis kecil yang mirip dengan menantu kecil Papa tidak mengenali kita, tapi aku sangat yakin dengan pirasat ku, kalau dia memang Ana kecil Papa mah " Ucap lelaki parubaya itu dengan tersendat-sendat.


" Apa?, lalu dimana dia pah. Kenapa Papa sampai menjadi seperti ini, lalu apa penyebab Papa mengalami kecelakaan. " Kata wanita itu kaget.


" Papa hanya berusaha menyelamatkan gadis yang mirip dengan Ana, hanya itu yang Papa lakukan " Jawabnya sambil sesekali terhenti karena ia mengalami sesak di bagian dadanya.


" Maaf Pak, sebaiknya bapak tidak terlalu banyak bercakap. Karena luka yang bapak derita cukup serius, untuk korban yang lain dia masih tidak sadarkan diri. Tapi bapak tidak perlu khawatir, karena dia hanya menderita luka ringan saja, seharusnya bapak lebih memikirkan kondisi bapak saat ini. " Jawab sang suster kepada lelaki parubaya itu.


Masih di dalam ruangan itu, namun terhalang tirai pembatas. Hana terbaring tak sadarkan diri setelah kejadian di jalan raya tadi, seragam putihnya kini sudah kotor dan ada beberapa bagian yang robek dan di penuhi noda darah. Beruntungnya luka yang hana derita tidak serius dan hanya mengalami luka lecet dan patah tulang bagian lengan.


Sedangkan lelaki parubaya tadi, dia mengalami luka yang cukup parah karena sudah menolong hana dan menyebabkan dirinya tertabrak mobil. Hingga tubuhnya terpental dan berguling di aspal.

__ADS_1


**Flashback**...


"Ana...... " Teriak lelaki parubaya itu dengan keras, ia begitu panik melihat mobil yang melaju kencang kearah Hana.


Tanpa pikir panjang lagi, lelaki parubaya itu langsung berlari dan hendak menarik hana agar terhindar dari tabrakan yang akan terjadi. Namun perhitungannya salah, belum sempat ia berhasil menarik lengan Hana. Mobilnya sudah hampir menabrak mereka, sehingga lelaki itu langsung mendorong tubuh Hana dengan sangat keras untuk menghindari tabrakan itu.


Seketika tubuh Hana langsung terpental lalu jatuh dan berguling-guling di aspal, Hana menjerit ketakutan sambil menahan rasa sakit dari luka yang diakibatkan oleh gesekan antara tubuhnya dengan aspal dan juga batu kecil yang ada dijalan. Lengan Hana juga terlihat membentur pinggir trotoar karena berusaha melindungi kepalanya, hingga akhirnya Hana tak sadarkan diri.


Sedangkan lelaki tadi tubuhnya langsung tertabrak mobil dengan keras, hingga tubuhnya terpental dan berguling-guling di aspal. Darah segar mulai merembas keluar dari kepalanya yang mengalir melalui plipisnya dan menggenang di aspal. Pakaian yang ia kenakan juga terlihat sudah sobek di beberapa bagian karena bergesekan dengan aspal, begitupun dengan luka lecet di kaki dan juga lengannya.


Namun lelaki itu masih sadar dan terus mengerang kesakitan dengan luka parah yang ia alami, pandangan lelaki itu tertuju pada Hana yang tergeletak jauh di belakang mobil yang sudah tak sadarkan diri tergeletak di pinggir trotoar. Hingga akhirnya orang-orang mulai membantu dirinya dan juga Hana yang langsung di gotong menuju kerumah sakit.


Back again...


Hana kini sedang dibtangani oleh dokter dan satu orang suster, terlihat dokter sedang memeriksa kondisi lengan hana yang sudah membengkak dengan lebam biru. karena Hana mengalami patah tulang akibat benturan keras dengan pinggiran jalan trotoar.


Namun, saat dokter akan menangani luka di lengan Hana. Tiba-tiba saja Hana sadar dan menjerit ketakutan, suster yang ada di samping Hana pun kaget dan berusaha menenangkan Hana.

__ADS_1


__________________________________________


See you next time Kakak... πŸ˜ŠπŸ‘


__ADS_2