Another Life : After Meet You

Another Life : After Meet You
Kalangkabut..


__ADS_3

" Ini gak papa kok Mbak, cuman lecet sedikit. Lagian sebentar lagi lukanya bakal kering, jadi aku gak papa." Jawab Hana dengan tenang.


" Astaghfirullah neng, lukanya lebar sekali. Gimana kamu bisa mengalami luka kaya gini, tunggu sebentar Mbak mau nyari kotak P3K dulu. Siapa tau Mas Danis punya di belakang, tunggu Mbak sebentar ya dan jangan ganti baju dulu. " Kata Mila kepada Hana sambil bergegas pergi untuk mencari kotak obat.


Mila adalah salah satu rekan kerja Hana, dia sangat baik terhadap Hana dan sangat perhatian layaknya seorang anak kandung. Mila sudah berkeluarga dan memiliki 2 anak yang masih sekolah dasar, dia berkerja disana bagian kasir. Sedangkan Danis dia bagian khichen dan dia pula sang juru masak kafe itu. Danis dia masih single, sekarang dia sudah berumur 28 tahun. Dia sudah memiliki seorang kekasih, tapi Danis sangat baik dan juga pendiam. Namun di balik diamnya itu, Danis ternyata menyimpan rasa suka kepada Hana. Namun karena pernyataan cintanya pernah Hana tolak, hingga dia hanya bisa pasrah dan membiarkan dia memendam rasa itu sendirian.


Disana ada satu rekan lagi, dia adalah Anita yang bekerja sebagai waiters/pramusaji sama seperti Hana. Namun Anita sangat tidak menyukai Hana, karena Hana banyak disukai oleh rekan yang lain termasuk sang owner kafe itu. Padahal umur nya berada di bawah Hana satu tahun, tapi Anita tidak pernah menganggap teman atau bahkan sangat acuh terhadap Hana. Jika saja bukan Hana yang menyapa, mungkin mereka tidak akan pernah bertegur sapa.


Lalu ada Adi Permana, dia sang manager sekaligus sang owner kafe tersebut. Saat ini Adi sudah berumur 25 tahun dan sudah sukses dengan bisnis nya itu. Dia sudah bertunangan karena di jodoh kan oleh orang tuanya, padahal Adi sangat menyukai Hana dan berniat ingin melamarnya ketika Hana sudah lulus nanti. Namun jodoh berkata lain, kedua orang tuanya secara diam-diam sudah menjodohkan dirinya dengan anak teman nya. Adi begitu perhatian terhadap Hana, bahkan Adi tidak pernah memarahi ataupun membentak Hana. Karena emang Hana sendiri orang nya sangat disiplin, sopan dan juga ramah. Karena hal itu pula, Anita sangat membenci Hana. Karena Anita juga ternyata menyimpan rasa kepada sang atasan dan selalu diam-diam memperhatikan nya.


Kini Mila sudah sampai di dapur, lantas ia segera menghampiri Danis dan bertanya tentang kotak obat. Danis hanya keheranan melihat tingkah kelimpungan ibu anak dua itu, ia merasa aneh karena tumben Mila mencari kotak obat dengan sangat panik. Danis yang hampir melupakan niatnya pun segera menegur balik Mila dan menanyakan Hana yang belum ia lihat.


" Mbak Mila, Hana nya sudah dateng apa belum. Tumben aku belum lihat dia, apa dia ijin atau beri kabar sesuatu sama Mbak. Lagian Mbak Mila tumben bener nyariin kotak obat, emangnya siapa yang sakit " Tanya Danis n keheranan.


" Itu si Hana lengannya lecet, aku juga gak tau dia habis kenapa. Cepet bantu aku nyari kotak obat buat bersihin luka di tangannya! " kata Mila.

__ADS_1


Danis sangat kaget mendengar Hana yang terluka, dia kemudian ikut mencari kotak obat dan ingin segera melihat kondisi Hana.


" Lah kok bisa sih, emangnya Mbak gak nanya penyebab lukanya " kata Danis.


" Entar aja kamu tanya sendiri sama si Hana, aku lagi serius nyariin kotak obat nya kok " Kata Mila dengan kesal.


" Nih udah ketemu, emang si Hana nya ada dimana dia? " ucap Danis sambil menyerahkan kotak P3K kepada Mila.


" Di kamar ganti karyawan putri, emangnya kamu mau ngapain. Kalo sudah punya pacar tuh gak usah genit sama gadis lain, apalagi sama neng Hana yang notabenya gadis baik-baik " Ucap Mila memberikan peringatan kepada Danis.


" Kaya mau merkosa anak orang aja Mbak, padahal aku cuman pengen lihat keadaan nya dia doang kok " Jawab Danis sambil memalingkan wajahnya. Ia tidak bisa memungkiri jika saat ini ia merasa khawatir dengan kondisi Hana, apalagi melihat wajah Mila yang seperti orang khawatir membuat ia merasakan hal yang sama.


" Loh kalian semua mau pada kemana, kok rame-rame jalan, tamu kita lagi rame di depan loh. Bukannya kalian kerja malah ngegosip disini " Ucap Adi dengan tegas. Sebenarnya ia sedang mencari Hana karena sejak dia kesana, dia belum bertemu Hana yang selalu stay di depan dan merapikan meja.


Mila yang merasa heran, kemudian ia membalikan tubuhnya dan melihat Danis dan juga dia karyawan cowok lain ternyata ikut di belakangnya. Mila kemudian menatap Adi kembali dan menghembuskan nafasnya, lalu ia memberitahu tentang Hana yang mengalami luka lecet dan ia akan mengobatinya.

__ADS_1


" Gini loh pak, tadi aku habis dari belakang buat nyari kotak obat. Soalnya neng Hana lengannya terluka dan harus cepet-cepet di obati, aku gak tau kalo tiga hantu di belakang malah ngikut buat lihat neng Hana. Maafkan saya pak " Ucap Mila sambil menunduk kearah Adi.


" Apa... Kenapa bisa Hana sampai terluka, memangnya dia kenapa? " Tanya Adi dengan bruntun karena kaget.


" Aku juga gak tau Pak, soalnya tadi Hana belum sempat menjawab dan aku buru-buru keluar untuk mencari obat nya " Jawab Mila.


Tiba-tiba Hana datang dengan seragam yang sudah lengkap dan keluar dari ruangan itu. Hana yang tak tahu apa-apa langsung kaget karena banyak orang yang berkumpul di depan ruangan karyawan. Hana merasa sangat malu dan bersalah, karena dirinya Mila menjadi kerepotan dan yang lain pun sama seperti Mila.


" Aduh, kok pada kumpul disini semua sih. Ada apa ya, pak Adi juga tumben udah dateng. Maaf Pak, hari ini aku datang terlalu mepet, soalnya aku ada keperluan penting tadi " Kata Hana sambil membungkukan kepalanya.


" Kata Mbak Mila kamu terluka, apa benar? " tanya Adi kepada Hana.


" Oh itu.. Maaf aku sudah merepotkan kalian semua, ini hanya luka kecil. Lagian aku juga sudah mengobatinya sendiri, maafkan aku karena sudah membuat keributan disini." Ucap Hana dengan tak enak hati, karena dirinya mereka menjadi berhenti bekerja.


" Apa perlu aku antar ke puskesmas buat ngobatin luka kamu Hana? " tanya Adi kembali.

__ADS_1


" Tak usah pak, lagian tadi aku gak sengaja tersandung di jalan. Jadi ini hanya luka kecil saja " Jawab Hana ramah.


" Baiklah, kalo gitu kalian semua kembali lah bekerja dan jangan buat para tamu kita merasa di abaikan " Perintah Adi kepada semua orang.


__ADS_2