Antara Dua Hal

Antara Dua Hal
Part 12 Diperjalanan antara Dennis&Yosha


__ADS_3

Masih belum bisa dibayangkan seperti apa hubungan yang tengah dijalani oleh Cinta sebagai adiknya Adrian.Apakah itu benar akan terjadi sebuah pertemuan tak disangka dalam setiap hubungan antara mereka tanpa sebuah status asli kakak dan adik?itulah yang berada dalam benak fikiran seorang Dennis.Masih misterius juga diamnya sang supir sampai Tia memberanikan untuk bertanya kepadanya.


"Kaaaak,,,kakak ga pa-pa?kok dari tadi akulihat dieeemmm aja.Ada apa?"Tanya Tia dengan suara pelan.


Masih aja belum ada jawaban,,,saat Tia menoleh kearah Anna malahan dia sok main siul-siulan sambil ga lihat,kan kesel banget.Udah gitu pengem ngobrol deket idola susah banget jadinya.Emang ya,,,kalau susah sendiri senang ngikut aja dia.


Kembali menoleh dan bertanya lagi."Kak,,ga pa-pa kan?"


Dia tersadar dan menoleh,kaget juga lalu ia meminta maaf"Eeeehh,,,,kamu ngobrol sama gue?"


"Iya,,,kakak sok diem,ada apa seeh?sebagai fans idolanya kakak.Kita kan ga mau kakak kepikiran yang macem-macem gitu sama tuuh yang tadi!"Sambil mengangkat dagu.


"Ga pa-pa,cuman aneh aja kok bisa seeh Cinta deket sama orang baru yang udah dianggapnya sudah lama bertemu.Itu kan bahaya juga buat keselamatannya dia."

__ADS_1


"Tahu kak,tapi dari penglihatan Tia kak Adrian itu baik kok ga macem-macem seperti yang kakak tuduhkan sama dia.Ya mungkin keberuntungan Cinta mendapatkan seorang kakak seperti dia."Jelas Tia yakin.


"Jangan banyak fikiran kak,nanti juga ada jalan terbaik kalau kakak mau kan?mungkin juga Cinta masih membutuhkan seseorang yang tidak hanya melindungi tapi memberikan banyak perhatian.Sekarang kan dia lagi sendiri."Tambah Anna yang tiba-tiba sok bijak saat harus menambahkan banyak kalimat difikirannya.


Tia menoleh dengan sorot mata tajam,tumben banget dia bersikap bijak seperti itu.Ga salah aku dengernya tadi kok aneh ya."Na,,tadi itu petuah dari kamu ya?kok tumben bijak!"


"Muke gile luuu Tia,,,emangnya aku ga bisa mikir yang baik-baik apa.Ga hanya elu aja gua juga bisa!"Jawabnya sewot.


"Heheheheheh,peace ya.Ya kak Dennis!"


Dia hanya menahan tawa melihat perdebatan aneh diantara mereka.Mencoba untuk membuat senang hatinya kak Dennis banyak sekali rasa yang diungkap oleh Dennis sebagai pria yang mengalami masa renungan.


"Ga bisa juga kalau aku harus bersikap dingin sama Cinta,,,kalian kan paling bikin kompor kalau ada masalah!"Jelasnya sambil menatap keduanya dengan nada geli.

__ADS_1


"Yaaaah,,,,aku rela kalau ada yang lebih dari kak Dennis saat ini,,setidaknya belajar perhatian sama aku,gimana?"Sambil memainkan kedua alisnya.


"Kalau aku sama sekali ga minat kalau kayak gitu,emang dasar Tia ganjen.Yaaa kan!"


"Ya ampun apa salahnya seeh!"


"Udah deh kalian jangan berantem. Mentang-mentang ada aku kalian semangat sekali."Ujarnya menghentikan perdebatan mereka.


Ya mau gimana lagi mereka memang tengah mencoba membuatku kembali tenang dan mungkin juga aku bisa mendapatkan ketenangan itu saat melihat perjuangan mereka.Seketika Yosha yang tengah menikmati jalanan dalam hatinya dia berfikir lebih jauh lagi soal hubungan yang dijalani oleh Dennis dan Cinta ia anggap masih dalam tahap yang belum diperdebatkan lagi,ketika mereka adalah sebuah dua orang dan kini hadir begitu saja dengan jelas.


"Bisa ya,Cinta mengenal pria tersebut?apa dia sama sekali tidak khawatir saat dia benar-benar tidak seperti yang dibayangkan oleh banyak orang."


"Apa mungkin juga Dennis tahu masalah ini sampai dia mencoba diam ketika pria itu mengejeknya.Apa yang harus dilakukan Dennis memang seeh belum menunjukkan sikap seorang kekasih yang baik.Tapi itu adalah sebuah

__ADS_1


__ADS_2