
Masih belum bisa dibayangkan seperti apa hubungan yang tengah dijalani oleh Cinta sebagai adiknya Adrian.Apakah itu benar akan terjadi sebuah pertemuan tak disangka dalam setiap hubungan antara mereka tanpa sebuah status asli kakak dan adik?itulah yang berada dalam benak fikiran seorang Dennis.Masih misterius juga diamnya sang supir sampai Tia memberanikan untuk bertanya kepadanya.
"Kaaaak,,,kakak ga pa-pa?kok dari tadi akulihat dieeemmm aja.Ada apa?"Tanya Tia dengan suara pelan.
Masih aja belum ada jawaban,,,saat Tia menoleh kearah Anna malahan dia sok main siul-siulan sambil ga lihat,kan kesel banget.Udah gitu pengem ngobrol deket idola susah banget jadinya.Emang ya,,,kalau susah sendiri senang ngikut aja dia.
Kembali menoleh dan bertanya lagi."Kak,,ga pa-pa kan?"
Dia tersadar dan menoleh,kaget juga lalu ia meminta maaf"Eeeehh,,,,kamu ngobrol sama gue?"
"Iya,,,kakak sok diem,ada apa seeh?sebagai fans idolanya kakak.Kita kan ga mau kakak kepikiran yang macem-macem gitu sama tuuh yang tadi!"Sambil mengangkat dagu.
"Ga pa-pa,cuman aneh aja kok bisa seeh Cinta deket sama orang baru yang udah dianggapnya sudah lama bertemu.Itu kan bahaya juga buat keselamatannya dia."
"Tahu kak,tapi dari penglihatan Tia kak Adrian itu baik kok ga macem-macem seperti yang kakak tuduhkan sama dia.Ya mungkin keberuntungan Cinta mendapatkan seorang kakak seperti dia."Jelas Tia yakin.
"Jangan banyak fikiran kak,nanti juga ada jalan terbaik kalau kakak mau kan?mungkin juga Cinta masih membutuhkan seseorang yang tidak hanya melindungi tapi memberikan banyak perhatian.Sekarang kan dia lagi sendiri."Tambah Anna yang tiba-tiba sok bijak saat harus menambahkan banyak kalimat difikirannya.
Tia menoleh dengan sorot mata tajam,tumben banget dia bersikap bijak seperti itu.Ga salah aku dengernya tadi kok aneh ya."Na,,tadi itu petuah dari kamu ya?kok tumben bijak!"
"Muke gile luuu Tia,,,emangnya aku ga bisa mikir yang baik-baik apa.Ga hanya elu aja gua juga bisa!"Jawabnya sewot.
"Tadi aja ditolehin ga ada jawaba pasti malahan bikin kesel aja."Sewot lagi diulang oleh Tia.
"Heheheheheh,peace ya.Ya kak Dennis!"
Dia hanya menahan tawa melihat perdebatan aneh diantara mereka.Mencoba untuk membuat senang hatinya kak Dennis banyak sekali rasa yang diungkap oleh Dennis sebagai pria yang mengalami masa renungan.
"Ga bisa juga kalau aku harus bersikap dingin sama Cinta,,,kalian kan paling bikin kompor kalau ada masalah!"Jelasnya sambil menatap keduanya dengan nada geli.
"Yaaaah,,,,aku rela kalau ada yang lebih dari kak Dennis saat ini,,setidaknya belajar perhatian sama aku,gimana?"Sambil memainkan kedua alisnya.
"Kalau aku sama sekali ga minat kalau kayak gitu,emang dasar Tia ganjen.Yaaa kan!"
"Ya ampun apa salahnya seeh!"
"Udah deh kalian jangan berantem. Mentang-mentang ada aku kalian semangat sekali."Ujarnya menghentikan perdebatan mereka.
Ya mau gimana lagi mereka memang tengah mencoba membuatku kembali tenang dan mungkin juga aku bisa mendapatkan ketenangan itu saat melihat perjuangan mereka.Seketika Yosha yang tengah menikmati jalanan dalam hatinya dia berfikir lebih jauh lagi soal hubungan yang dijalani oleh Dennis dan Cinta ia anggap masih dalam tahap yang belum diperdebatkan lagi,ketika mereka adalah sebuah dua orang dan kini hadir begitu saja dengan jelas.
"Bisa ya,Cinta mengenal pria tersebut?apa dia sama sekali tidak khawatir saat dia benar-benar tidak seperti yang dibayangkan oleh banyak orang."
"Apa mungkin juga Dennis tahu masalah ini sampai dia mencoba diam ketika pria itu mengejeknya.Apa yang harus dilakukan Dennis memang seeh belum menunjukkan sikap seorang kekasih yang baik.Tapi itu adalah sebuah pandangan realita dengan sikap dirinya sendiri,mau gimana lagi!"Jawabnya sambil bingung pula.
Melewati sebuah kedai kopi yang menurutnya cukup bagus untuk mencari inspirasi dan dia inget kalau tadi sempet melakukan shooting video secara diam-diam soal kedekatan antara Dennis dan Cinta.Kenapa gua ga belok aja sambil nyari yang seger-seger,belok aaah.Sesaat motornya pun berbelok kesebuah kedai kopi dan merasakan tengah lengang oleh beberapa orang kenapa engga.Waktu bisa konsentrasi mengeditnya.
Saat masuk pun senyum hangat dari seoramg waitrees menyapanya"Selamat siang,,,silahkan masuk!"Sambil membuka pintu untuknya.
"Terima kasih Mba!"Sambil memberi senyum hangat pula.
Cari tempat duduk dimana ya?tengak tengok dan menemukan long table yang ga terlalu banyak orang bahkan bisa nyatakan hanya gua sendiri yang duduk disini.Disitu aja,melangkah sambil menuju tempat favoritnya melepaskan tas sekolah.Bergegas mengangkat tangannya untuk memesan minuman khas miliknya.
"Mbaaaa!"
Seorang waitrees pun mendatangi dan membawa menu untuk pelanggan yang manis menurutnya.
"Selamat siang Mas,mau pesan apa?"Sambil memberikan menunya.
"Frappuccino satu sama opera cake ya,itu aja mba!"Jawabnya memberikan senyuman manis.
"Ga ada tambahan lagi?"Candanya tersenyum.
"Ga deh,,,nanti aja kalau mba ga sibuk aja temenin gue,hahahahahaha!maaf ya mba,becanda!"Jawabnya langsung ambil station.
"Iya ga pa-pa,,,ditunggu pesanannya sekitar liam belas menit,akan kami antar.Makasih!"Sambil berlalu meninggalkan dirinya.
"Sama-sama mba!"Jawabnya kembali fokus sama kerjaannya.
Tak lama setelah Yosha berusaha mencari inspirasi malahan datang seorang wanita yang feminim,cantik,rambutnya tergurai hitam indah dan ga terlalu banyak senyum hanya pandangannya cukup mengarah kesetiap sudut dan memastikan akan duduk mendekati dirinya,tapi mana gue ngerti sambil mengeluarkan laptop dan menghidupkannya.
"Mba,,,mau pesen!"Sambil mengangkat tangannya,suara itu menyerang Yosha disaat dia tengah konsentrasi membuatnya menatap tajam.
Kembali dia tersenyum dan menatap kearah layar laptop,kembali melakukan proses pengeditan melalui ponselnya."Kenapa juga aku bertemu dengan pria seperti itu ya!"Kembali sibuk mengurusinya.
"Mba saya pesen Ice caffe latte sama fluffy pancake ya.Pake ice cream coklat sama wipping cream deh!"Sambil memberikan senyuman khas.
__ADS_1
"Pesanan yang biasanya ya!"Sambil memberikam senyuman ramah.
"Iya dong,,,,makasih mba ya!"Sambil melempar senyum kearah waitreesnya.
"Sama-sama!"Berlalu untuk membuat orderan.
Wanita tersebut menaruh tas serta mengeluarkan sebuah buku tebal dan dipastikan adalah novel romance yang mulai menggoda dirinya untuk membacanya.Tak lama kemudian pesanan milik Yosha pun datang sembari membuat hatinya senang.
"Permisi mas,pesanannya Frappuccino dan opera cakenya ya,silahkan selamat menikmati!"Kemabli keramahan itu muncul dalam aura sang Waitrees.
"Opera akan gue mulai mba,,,heheheheh!"Candanya lepas sampai membuat sosok wanita tersebut tersentak oleh suara anehnya,hingga ia tak menyadari untuk memberinya senyuman khasnya.
Waitrees pun pergi meninggalkan kenikmatan seorang pemain opera dengan sensasi lapar pun tak bisa dia rasakan.
"Operanya mau tampil ya!"Suara itu membuat Yosha menoleh dan saat memotongpun serong bahkan tak rapi seperti biasanya memotong.
"Haaaahhh,,,,iya mba?"Jawabnya tiba-tiba kalut melihat sosoknya.
"Kamu suka sama Opera cake ya?"Sembari menunjuk kearah kuenya.
"Iya mba,,,serasa dalam dunia dongeng dan saat itulah inspirasi datang!"Mengumbar senyum.
"Tapi kamu pas ga motongnya tuh?"Sambil menunjukkan hasilnya yang payah.
"Haaaahhh,,,kenapa mba?"Masih bingung sama pertanyaannya.
"Kamu motongnya ga rapi hehehehe,,,!"Jawabnya sambil menahan tawanya.
Langsung aja dia melihat,bahkan terkejut dan rasanya bersalah banget"Aduuuuh,,,ngapain salah motong seeh!"Menyesal akhirnya.
Ketawa lepas dan memberinya saran."Mangkanya konsentrasi ya.Emangnya mau bikin apa?"Tanya lagi sembari matanya tersorot kearah laptopnya.
"Ini mba,,temenku lagi ketemuan aku bikin video yang keren aja biar ga hilang dan nanti bikin kejutan sama dia.Apa dia perhatian sama yang aku buat!"
"Video apaan seeh,boleh lihat ga?"Tanya Wanita tersebut dan bergegas untuk melihatnya.
"Boleh mba silahkan,juga mba ga kenal sama temenku.Jadi aman kan rahasianya!"Jawab Yosha menata duduknya dan memberikan perhatian khusus untuknya.
"Makasih ya,,,kamu memberikan perhatian lebuh buat mba,,walaupun baru kenal!"
"Iya ga pa-pa kan kita mau kenalan,,,oke namaku Luna.Kalau kamu?"Sambil mengulurkan tangan.
"Oke,YO-SHA.Kamu kerjaannya konten kreator ya.Dilihat dari karya yang kamu buat,kamu punya potensi lho kalau seperti ini.Bagus lho kalau dikembangkan."
"Hehehehehe,,,mangkanya Dennis harus belajar sama gua.Jangan sok jadi filosofi aja!"Gumamnya pelan.
"Haaaah,siapa?Dennis.Temen kamu?"Kembali ditanyakan oleh Luna.
"Iya mba,,,dia lagi galau sama biasalah tahu sendiri.Kita kan masa-masa emas hehehehe!"Candanya lagi.
"Bisa juga kamu ya.Lalu kamu gimana ngerekamnya,apa memang bagus secara grafisnya atau hanya sekedar saja!"
Menyentuh dagu lalu ia melirik tajam dan tersenyum menjawabnya."Ya begitulah,,nanti aku bisa perbaiki secara keseluruhanya."
"Aku coba dulu ya mba!"Senyum pun tak hilang dari pandangan Luna.Lelaki macam ini masih bisa bahagia ya.Ga kayak aku lagi dalam masa yang sulit antara benar-benar dijahatin sama pria suamiku sendiri malahan ada yang membuatku senyum-senyum sendiri.
Setelah cukup lama keduanya saling memberikan sebuah ide untuk semakin berkecimpung satu mode dan terhenti saat mendengar sebuah nama yang tak asing buatnya."Haaaah?Adrian!Siapa itu?"Mengernyitkan kening seraya menoleh kearahnya.
"Itu mba,,,teman barunya Cinta temen kita juga jadi gini ceritanya kalau ga salah sama kayak yang divideo ini.Mereka kenal awal dan akrab seeh,dan baiknya dia mau menjadi teman dan bisa menjaganya."Menoleh kearahnya dengam manis.
"Adrian itu kayaknya sahabatku deh.Liat dari cara bicara perempuan itu siapa tadi?"Kembali mempertanyakan kepadanya.
"Cinta!"
"Sayang aku belum kenal Cinta ya!"
Kaget"Lho belum kenal Cinta?emang ga pernah jatuh cinta!"
Tawa lepas kembali terlintas dalam setiap keseruan yang ditampilkan oleh Yosha dengan jelas ia menjelaskan dalam setiap ceritanya membuat Luna semakin nyaman dan mengerti seperti apa lelaki seperti dia.Semakin seru dan dekat hingga melupakan banyak buat melakukan pembaharuan editing video.
"Ya memang harus seperti itu.Ga ada yang pasti dalam kisah kita apa kita beneran jatuh cinta atau hanya menyukai karena sebuah kenyaman itu juga memberikan banyak konsekwensi yang cukup berat.Dan saat ini tengah menyerang Mba!"Ujarnya kembali mengulas dirinya sendiri.
"pandangan yang dewasa,tapi sikap itu juga menentukan lho.Jangan hanya mengumbar sebuah teori yang berujung nol saat kamu mendapatkannya,gimana!"
"Iya juga seeh."Seraya bimbang tapi tangannya tetep ga lupa untuk menikmati Opera cake yang ga mungkin dia lupakan.
__ADS_1
"Tapi dari beberapa hal yang kamu temukan selama menjadi konten creator adalah dimana semua ini berakhir dengan baik atau hanya sebuah kejadian yang bisa dilupakan terus atau selalu menjadi angan-angan?"
"Entah ya,banyak juga yang menyayangkan sikap seseorang setelah melihat apa yang gua buat.Kayaknya mereka hanya antusias disaat awal dan sama sekali tidak tertarik akhirnya.Itu mangkanya sekarang aku mulai bersikap teliti dan flexibel untuk menjadikan hal negative menjadi positif!"Sambil memberikan banyak hal juga senyuman.
Setelah mengantar duo sahabat paling nempel sedunia,,,Dennis pun memberi senyuman untuk keduanya.Lambaian tangan dan kiss bye menjadi kado untuknya setelah memberikan mereka tumpangan.Kembali sendiri dan bersikap sendiri memang banyak butuh waktu terbaik untuk membangun sebuah cemistry selanjutanya.
"Sekarang sendiri lagi,kemana ya?"sambil melihat jam tangan lalu berfikir untuk pulang saja.Mencoba istirahat dirumah.
"Pulang aja deh juga ga ada yang seru kalau ga sama Yosha.Kemana dia ya?"Kembali berfikir apa dia langsung pulang atau malah kemana.
Udahlah istirahat dulu deh,memastikan untuk pulang kerumahnya.Sampai juga dirumah mewahnya,keluar dari ruang garasi mobil dia berlanjut masuk kedalam dan sepertinya sepi dan ga ada sama sekali orang kecuali pembantunya yang seksi dan manis yang bisa dia andalkan.
"Selvi,,,selvi.Mana ya dia?"Bingung juga.
Kenapa sepi seeh?pada kemana ya,perlahan menuju kedapur dan memastikan ada hal lain mungkin untuk melegakan hatinya tengah panas.
Saat melangkah dengan santai dia mendapati pembantunya tengah ketiduran dimeja dapur.
"Haaaahhh,,,,tumben ketiduran.Ada-ada aja deh!"Mendekati dan mengamatinya.Cantik juag dia ya,,cewek tembem dan putih bibirnya imyuuut.Bikin gemes pengen nyubit,,,ehe malahan beneran kecubit pipinya sampai ia kaget melihat kedatangan Tuan mudanya.
"Astaga,,,,maaf mas.Ketiduran saya,,,mas udah lama pulangnya?"Tanya Selvi kelabakan dan salah tingkah.
"Engga juga,,,emang kemana papa sama mama?kok sepi ya!"Tanya Dennis menuju air dispenser dan meneguknya legaaa.
"Tuan sama nyonya lagi keluar kota mas,,,katanya tadi ga sempet ngabarin jadi saya disuruh bilang kalau mereka pergi beberapa minggu keBali.Dan urusan lainnya ada yang handle kok tenang aja!"
Memberi senyum hangat.
Menghela nafas galau deh"Oooooh gitu.Ya udah deh aku istirahat dulu.Capek nanti kalau udah selesai kamu boleh kok istirahat,,,ya!"Tiba-tiba sok perhatian sambil menyentuh pipinya.
Ia mematung,kenapa dengan mas Dennis apa ada sesuatu yang membuat dia seperti ini.Saya kan jadi ga enak.
"Maaf mas,,,saya balik kerja ya.Kalau ada sesuatu bisa panggil saya ya!"
"Iya santai aja oke!"Sambil berlalu memberi senyum,tapi malahan sebelum lanjut keatas ia malah menyubit hidungnya.
Kembali hal tersebut membuatnya semakin ga enak dan apa yang tengah terjadi sama mas Dennis ya,apa ada hal yang membuatnya sedih sampai harus bersikap seperti ini.Nanti deh ditanyain lagi.
Memang saat ini Dennis bersikap aneh setelah melihat begitu dekatnya Adrian dan Cinta bahkan ada kalimat yang mengundang sebuah kecemburuan bahkan kegalauan itu menyentuh hatinya.Sampai hati ia menghempaskan tubuhnya dan menghela nafas panjang serta memejamkan mata sejenak.
Enak banget saat ini Yosha bisa dekat dengan seorang wanita yang dianggap nyaman dengan segala bentuk canda dan tawa hingga bisa membuat sang wanita bernama Luna menjadi lebih baik.
"Lalu kamu akan menjadikan video ini sebagai koleksi atau hanya sebagai konten yang menurut kamu baik dan bisa kamu upload sebagai tontonan?"Kembali pertanyaan itu muncul seketika.
"Mungkin saya save dulu dan nanti aku kasih dulu sama orangnya,Dennis sama Cinta.Sehebat apa nanti mereka berbicara soal video ini,hehehehe!"
Mengernyitkan kening serta mengarah kepadanya
"Yosha,,yosha.Kamu tuh masih muda,bikin orang kok aneh-aneh.Lain kali kita kalau ketemu lagi dalam moment yang berbeda ya.Supaya nanti tuh kamu membuat moment special gitu tentang apa yang akan membuat seseorang menjadi bahagia itu apa!"
"Yang bisa membuat orang bahagia itu masih ada rasa nyaman dulu deh mba,nanti kan pada akhirnya ada yang menetap dengan baik."Menjelaskan lagi.
"Kamu yakin hal itu lagi dalam sebuah hubungan pasti!"
Mikiiir lagi"PASTI,ENGGA TAHU!"Sambil menggelengkan kepala dan polosnya menampakkan wajah lucunya hingga Luna saja sampai harus ketawa lepas.
"Hahahahaha,bisa kamu ya bersikap seperti itu.Lucu,,,masih bisa bikin aku ketawa lepas.Ngomong-ngomong kita bisa ketemu lagi ga?atau aku minta no.telponmu aja biar kita seru-seruan gimana?"Sambil mengeluarkan ponselnya.
"Beneran,,,mba minta no.ku ga salah?"Curiga deh akhirnya.
"Iyaaa,,ga salah!"
"Boleh juga,hehehehe!"Jawabnya meringis lebar.
"Heeemmmm,,gayanya kayak apa aja.Cuman minta no telpon saja."Sambil bersedekap.
Semangat pula Yosha mengambil ponselnya,ia melakukan scan barcode sosial media dan mendapatkan dengan pas.Senyum menawan pasti ada dalam diri masing-masing.
"Makasih ya,udah banyak ngobrol sama kamu.Nanti aku kabarin lagi ya kalau ada yang harus kita kerjakan bareng!"Ujar Luna yakin.
"Beneran,,,ga boong kan mba!"
Beranjak berdiri ia menjawabnya"Ya enggaklah,pokoknya dalam waktu dekat kita ketemu lagi.Mba balik ya,,masih ada kerjaan lain.Daaaaa,,,jangan banyak main hilang ntar!"Sambil menepuk bahunya dan pergi meninggalkan dirinya sendiri.
"Huuuuh,,,heran banget bisa ketemu wanita cantik,nyaman dan menggoda.Ada-ada aja kalau kayak gini.Makin semangat aja hidup ini"Candanya manis dan ga bisa dibayangkan kalau ketemu lagi apa yang akan terjadi ya.
__ADS_1
Dan jelas bahagia berada dalam dua hal perasaan seorang lelaki dan wanita dengan pesona masinng-masing.Luna pun pergi menggunakan mobil pribadi miliknya pergi meninggalkan sang konten creator.Ada perasaan yang belum bisa dikatakan oleh Yosha selain kagum dan terpesona olehnya.
"Wanita kalau sudah dewas itu menarik,sampai aku harus bilang apa sama dia,mempesona!"Tersenyum dan menatapya hingga tak terlihat.