
Hai semuanya... sebelum baca kisah selanjutnya, jangan lupa like, komin cerita sebelumnya ya... agar author lebih semangat nulisnya,
Malam ini terasa sangat panas, meski AC kamar sudah di full kan, namun kedua insan yang bekerja lembur itu seakan terbakar, peluh membasahi kedua nya,
Detik berikutnya,Troy kini menatap mata Tania, yang tertutup seraya menggigit bibirnya, itu menambah kecantikan bagi Troy sendiri, merasa posisi nya sudah pas, Troy memulai aksinya,
"I love you"ucap Troy seraya memulai pacuannya, me
dengan perlahan, wajah Troy kini mendekat ke wajah Tania, mendekati bibir yang sedikit meringis kesakitan,memberinya kelembutan agar rasa sakit dan perih yang Tania rasakan bisa berkurang, Saat Tania membuka matanya, Troy kini tahu, bahwa rasa sakit itu sudah berubah menjadi rasa yang mampu membuat wanitanya melayang,
Kini bukan hanya Troy yang melakukan permainan itu, jiwa Tania kini makin menuntut , seakan meminta lebih untuk Troy lakukan pada dirinya,
Tania membelai wajah Troy memberi sentuhan lembut untuk laki-laki yang kini telah memberinya kebahagiaan,
Sedangkan Troy seakan tidak mengenal kata lelah, ia mengarungi samudera yang begitu dalam, mengajak Tania untuk menikmati sensasi demi sensasi rasa cinta nya malam ini,
Suara merdu yang Tania keluarkan mampu membuat rasa Troy terus terbakar, sehingga kini laki-laki itu merasa akan ada sesuatu yang akan meledak dari dalam dirinya,, hingga akhirnya, tubuhnya Troy kini telah ambruk di atas tubuh Tania,saat ia merasa sesuatu telah menembus keluar membasahi area taman istrinya, Dengan posisi seperti ini, Troy belum melepas junior nya, ia sibuk mencium semua bagian belakang tubuh Tania, seraya berkata
"Terimakasih ... terimakasih sayang...."Ucap Troy dengan suara yang parau, seperti baru saja ia melakukan lomba lari maraton,
Tania membalikkan tubuh nya, ia menatap wajah Troy yang penuh dengan peluh, mengusapnya dengan lembut serta memberinya kecupan singkat di bibir nya
"Jangan pernah bilang terimakasih lagi, apa yang ada di diriku adalah milikmu, hanya untukmu, akan selalu jadi milikmu, aku juga mencintaimu Troy"Ucap Tania seraya memeluk tubuh pria nya,
Malam ini berjalan dengan sangat romantis, penuh kehangatan dan cinta, Tania dan Troy kini bersandar di sandaran ranjang, dengan selimut yang terbalut menutupi tubuh mereka yang polos, Tania bersandar di dada bidang Troy, seraya menulis huruf di dada itu,
"Tania...Dulu... aku punya impian,namun aku mengubur impian itu"
"Impian yang ingin kau rajut bersama Ara"ucap Tania seraya mendongakkan kepalanya menatap wajah Troy, yang kini juga menatap wajah Tania,
"Ya.. aku kira... aku tidak bisa lagi jatuh cinta selain dengannya, tapi saat dekat denganmu, perkiraan itu hilang, cinta yang dulu aku rasakan kepada Ara, mungkin bukan lah cinta yang sesungguhnya, mungkin itu hanya kekaguman, dan ketertarikan saja, Ara dia ingin menjadi seorang arsitek,Aku pun demikian, aku ingin menjadi Arsitek bersama nya, bekerja berdua bersama nya, namun nyatanya takdir kita berbeda,"
__ADS_1
"Kau juga mempunyai cinta yang tidak mudah kau lupakan, tapi ku harap, sekarang hanyalah aku yang ada di hatimu"ucap Tania, seraya meng eratkan pelukannya,
"tentu...bahkan kau kini menjadi nafasku, menjadi prioritas utama dalam hidupku, Kita sama-sama sudah melewati perjalanan cinta yang tak pasti, kita jadikan semua itu pelajaran dan Tania... jangan fikirkan apapun, karena kamu baru saja sembuh, "
"Aku mengerti... terimakasih karena sudah merawatmu dengan baik"
"Katanya tidak boleh berkata terimaksih nih .."Ucap Troy membelai rambut Tania
"Aku serius Troy...."Cebok Tania,
"Oke..oke baiklah .., sekarang kita istirahat, besok kita akan melakukan perjalanan jauh, tapi sebelum itu, kita mampir kerumah Arion, tidak apa-apa kan....?"
"Memangnya kenapa, aku juga kangen sama Ara,apa kau fikir aku belum move on?ucap Tania seraya memanyunkan bibirnya,
"Bukan begitu... aku takut kau akan cemburu hahahahah"ucap Troy, yang mana berhasil membuat Tania mencubit perut Troy,
Malam ini mereka bercanda,
"Aiss.. Troy... kenapa kau mesum seperti ini..."ucap Tania gemas,
"Mesum kepada istri sendiri tidak apa-apa kan...?Ucap Troy yang kini telah membaringkan tubuh Tania,
*****
"Kau bajingan Wisnu.... kau brengsek..."Teriak wanita yang terlihat menangis di pinggir jalan, dengan kaki yang menendang botol bekas,
"Kau pengkhianat, kau brengsek...aku membencimu seumur hidupku Wisnu..." Teriak lagi wanita itu, dengan air mata yang mengalir deras, saat ia masih berteriak menuntaskan amarah di hatinya, ponselnya tiba-tiba berdering, terlihat nama Bunda yang tertera, ia pun berusaha menetralkan suara dan menghentikan tangisannya,
"Hallo bunda..."
"Hallo nak... bagaimana mana kabarmu... tumben dari kemaren tidak menelfon bunda nak"ucap sang bunda,
__ADS_1
"Maaf bunda... Indah dua hari ini sedang sibuk, perusahaan tempat indah magang sedang menangani proyek besar, jadi banyak pekerjaan yang harus indah lakukan, tapi.. semuanya sudah beres kok Bun" ucap indah,
"Lalu kapan kau akan pulang?"
"Pulang... Indah belum tahu kapan bun..."
"Sayang... luangkan waktumu untuk pulang, Ayah sama bunda sangat merindukan kamu nak"ucap bunda nya indah dengan suara sedih nya,
"Indah juga kangen sama bunda, baiklah, akan indah usahakan pulang bunda, tapi indah belum bisa berjanji kapan ya Bun"
"Indah...tadi siang Tante Rasti nelfon, kamu masih ingat kan dengan Tante Rasti...?"
"Tante Rasti...?"
"Iya... Tante Rasti... pemilik Butik langganan bunda disini itu, masih ingat gak, yang punya anak bernama Reza dan Troy... masih ingat kan...?"
"Iya..iya.. indah ingat Bun... sudah lama tidak ada kabar dari mereka, tumben Tante Rasti nelfon bunda"
"Tante Rasti memang tidak ngasih kabar ke kota, karena memang sudah dua tahun dia tidak kesini, Butiknya ia serahkan pada anak buah kepercayaan nya, tapi tadi Tante Rasti bilang, kalau dia akan berkunjung kesini suatu hari nanti, semoga ketepatan dengan kepulangan mu nak"
"Semoga saja ya Bun..."ucap indah
"Baiklah sudah malam, kau istirahat lah, jangan sering begadang dan juga, kau anak cewek, jangan suka keluar malam, apalagi bersama seorang pria,kau mengerti kan nak...?"
"Indah faham itu Bun, Baiklah, bunda jaga kesehatan juga di sana, salam untuk ayah"ucap indah seraya mengakhiri percakapan nya.
*Hai... semuanya, maaf lama up nya, sebenarnya bukan lama, cuma riview nya yang lama, mungkin karena ada adegan itunya paling ya, bab 10 dan 11 yang lama bikin author pusing,
Jagan lupa like dan komin nya ya, serta jangan ragu untuk mengkritik karangan author, jika mang ada yang salah dan ada yang kurang, karena author juga masih belajar,
salam sehat untuk semuanya*
__ADS_1
Banyak kata yang harus saya hapus karena sudah lebih dari dua hari tidak lolos riview,