APA SALAH CINTAKU

APA SALAH CINTAKU
Part 12 perjalanan Honeymoon 1


__ADS_3

Malam ini berjalan dengan sangat indah,


Saat rembulan sudah berganti tugas dengan sang mentari,Tania menggeliatkan tubuhnya, tercium aroma masakan yang masuk kedalam hidung nya,


Ia sadar saat ini tumbuhnya masih polos tanpa kain yang menutupi hanya balutan selimut putih yang ia lihat, namun ia tidak melihat sosok yang semalam membuatnya kelelahan,


Saat Tania masih belum sepenuhnya sadar, suara pintu yang di tutup menyadarkannya, ia melihat kearah pintu, terlihat sang suami sudah membawa nampan yang berisi dua piring nasi goreng, Troy pun meletakkan nampan itu di nakas, dan duduk di sebelah Tania, mencium keningnya,


"Sudah bangun... "


"Kenapa tidak membangunkan aku"ucap Tania dengan wajah kusut nya,


"Mana tega aku membangunkan mu, kau kelelahan karena aku, maafkan aku.."ucap Troy seraya merapikan rambut Tania, dan mengelus nya dengan penuh cinta,


"Mari sarapan dulu, "ucap Troy seraya mengambilkan Tania sepiring nasi goreng yang sudah ia buat,


"Aku siapin ya...?"ucap Troy


"Tidak usah... kau juga harus sarapan, "ucap Tania seraya mengambil piring yang Troy ambilkan,


"Baiklah kalau begitu"ucap Troy,


Kini mereka sarapan pagi setengah siang, tepatnya ini sudah jam sembilan lebih,


"Setelah selesai, bersiaplah aku sudah mempersiapkan semua kebutuhan mu, "


"Kau pasti lelah...maaf"ucap Tania dengan mimik wajah menyesal, dan itu malah membuat Troy menjadi gemas, ia mencubit hidung istrinya seraya berkata,


"Kenapa harus minta maaf, sudah sana mandi, apa perlu aku mandikan?"


"Aiss... dasar otak mesum," ucap Tania seraya turun dari ranjang nya, dengan tubuh masih di tutupi dengan selimut,


"Hei... mau di bawa kemana selimutnya" goda Troy pada istrinya,


mendengar kata itu, Tania berbalik dan melotot kearah Troy, membuat Troy tertawa,


"Kau yakin...?"


"Mungkin dengan begitu mama akan bisa menerima kehadiran Tania Troy,Troy... mungkin itu adalah konsukuwensi nya Tania dalam perbuatan nya di masa lalu, cukup kau selalu ada di sampingnya, menguatkan nya, dan selalu menjaganya, mungkin itu sudah cukup baginya"Ucap Reza,


Mendengar semua perkataan Reza, Troy terdiam, memikirkan semua yang di katakan Reza,


"Troy... bagaimana... setelah bulan madu mu selesai, kau datang lah ke dokter, konsultasi atau ikut program hamil, seperti nya hanya itu jalan untuk Tania dan mama," ucap lagi Reza,


"Kak, mungkin yang kakak katakan benar, tapi... bagi Troy, hadir atau tidaknya anak dalam kehidupan Troy, Troy tidak apa-apa,tapi Tania adalah hal yang terpenting bagi Troy, jadi Troy tidak ingin memaksa Tania agar segera hamil, apalagi Tania masih terbilang baru sembuh dari penyakit OCD nya, aku tidak mau dia terbebani akan hal itu"


"Ya.. aku tahu... kau begitu mencintai istrimu, tapi... tidakkah kau ingin restu dari mama, bagaiamana jika mama memaksamu untuk menceraikan nya"

__ADS_1


"Paksa saja kalau bisa kak, ya sudah sampaikan salam ku ke mama, beberapa hari ini mungkin Troy tidak akan mengaktifkan ponsel, jadi bilang kan ke mama, jangan memaksa menghubungi Troy, jika ingin bicara dengan ku, telfon saja ke nomor tania"Ucap Troy yang langsung mematikan ponselnya, karena ia tersadar, kalau ada sepasang mata yang menatapnya, Troy bisa melihat itu dari pantulan cermin,


"Hai sayang...kenapa berdiri disitu"ucap Troy seraya mendekati Tania, dan membelai kepala nya


"Tadi kak Reza yang nelfon?"ucap Tania seraya melihat kearah Troy,


"he'em....."


"Apa mama marah lagi ke kita?"


"Kau jangan hiraukan atau memikirkan mama, kita jalani kehidupan kita berdua, jangan bicarakan hal yang membuat mu sedih"ucap Troy,


"Baiklah... tapi... Troy... kau tidak menyembunyikan sesuatu dariku kan...?"


ucap Tania penuh curiga,


"Sayang... aku tidak mungkin menyembunyikan sesuatu darimu, sekecil apapun itu, pasti aku katakan padamu, hanya saja, kak Reza tadi menyarankan tentang kehamilan mu, tapi sayang....Bagiku, ada anak atau tidak, kau adalah yang terpenting bagiku, jadi... aku tidak ingin kau merasa terbebani, jika kita di kasih kepercayaan ya ... Alhamdulillah, tapi kalau belum.. kita bisa berusaha" ucap Troy jujur,


"Aku mencintaimu Troy..."ucaontania seraya memeluk suaminya,


*****


"Kau yakin... mereka akan kesini?"


"Semalam Troy bilang begitu, katanya, sebelum ia berangkat ke Bali, ia ingin mampir kesini, katanya ada hal yang ingin di bicarakan"ucap Troy seraya mengelus perut Ara yang sudah sangat besar,


"Tidak perlu, aku sudah memesannya agar Dewi membawakan sesuatu dari cafe, "


"Oh.. "ucap Ara yang masih meneruskan keinginannya untuk pergi,


"Kau masih mau kemana...?"


"Ke kamar"ucap Ara,


"Kau ingin menggoda ku sayang...?"


"Isstt.. apa-apaan sih mesum, lihat ini sudah besar pakai banget lagi, jangan memikirkan itu itu terus" ucap ketus Ara


"Sayang... kau dengar kan apa kata bidan nya, mendekati HPL maka berhubungan badan bisa melnac persalinan"


"Selalu kata-kata itu yang kau ingat, "ucap Ara seraya melangkahkan kakinya, Arion hanya tersenyum mendapati expresi istrinya yang kini telah hamil besar,


Saat Arion ingin beranjak pergi, suara bel berbunyi,


Arion berfikir kalau itu adalah Troy dan Tania, dengan segera Arion membuka kan pintu rumahnya, namun.yang datang adalah Yeyen sahabat Ara, dengan balita di Gendongannya,


"Kalian... masuklah...."Ucap Arion, saat melihat Yeyen dan suaminya,

__ADS_1


Yeyen dan suaminya pun masuk dan segera duduk di meja tamu,


"Tunggulah biar aku panggilkan Ara, "Ucap Arion,


"Terimakasih "ucap Yeyen bersamaan dengan suaminya,


"Sayang....ada Yeyen di bawah, keluarlah"ucai Arion saat sudah berada di dalam kamarnya, .


"Yeyen.... kau tidak bercanda Ar...?"


ucap Ara, ."


"Mana bisa aku bercanda kalau masalah yeyen"


tanpa menunggu jawaban Arion lagi, Ara langsung meninggalkan Arion dengan cepat, membuat Arion khawatir,


"Ara... sayang... jangan cepat-cepat, bahaya sayang..." Ucap Arion seraya mengikuti langkah Ara yang begitu cepat,


"Yeyen..."teriak Ara saat melihat sahabatnya itu benar-benar datang kerumahnya,


"hai.. sayang mm bagaimana kabarmu?"tanya Yeyen seraya memeluk Ara,


"seperti yang kau lihat, aku baik-baik saja" ucap Ara melepaskan pelukannya,


"Hai.. gadis kecil aku Tante Ara, isss... menggemaskan sekali Yen...anak mu ini"


"Benarkah...siapa dulu mama nya, "Ucap Yeyen penuh dengan tawa,


"silahkan duduk kak" ucap Ara pada suami yeyen,


"Terimakasih"ucap suami yeyen,


"kalian minum apa?"


"Kau duduklah, tidak perlu repot-repot"


Sedangkan Troy dan Tania sudah berada dalam perjalanan, Tania merasa deg-degan, ia meremas jari jemarinya sendiri, dengan bibir bagian bawahnya tergigit,


"Kenapa cemas?" tanya Troy menanyakan kegelisahan Tania,


"Tidak apa-apa, Troy... apakah kau yakin, permintaan ku itu,akan Arion berikan ...? tanya Tania cemas,


"Dia sudah berjanji padamu saat itu kan, dan Arion memberikan nya untuk mu,"ucap Troy menenangkan Tania,


"kalau misal Arion tidak memberikan nya Bagaimana"


"Percayalah ....."

__ADS_1


__ADS_2