APA SALAH CINTAKU

APA SALAH CINTAKU
Part 20 Tania


__ADS_3

"Duduklah..."


Suara itu membuat hati Troy bergetar, suara itu mampu membuat bibir Troy tersenyum haru,


"Menantuku... duduklah... jangan hiraukan anak ini"Ucap lagi orang itu,Seraya menapakkan Bokongnya di sofa ruang tamu, yang di ikuti oleh Tania dan Troy,


"Bagaimana kabar papa..."Ucap Troy


"Kau melihat ku bagaimana..."Ucap sinis papa Troy seraya tersenyum kepada menantunya,


"Menantuku, minumlah... kau baik-baik saja kan selama bersama anak ini"Ucap papa Troy seraya menatap Troy dengan tatapan mengejek,


"Dia sangat baik padaku pa,bahkan sangat baik"Ucap Tania seraya tersenyum melihat kearah Troy, dan Troy membalas senyumnya serta memegang tangan Tania,


"Baguslah kalau anak ini bisa baik terhadap mu, kalau dia jahat, tinggalkan saja dia"


"Pa... kenapa papa malah berkata begitu... isttt jangan bilang kalau papa sekarang sedang bekerja sama dengan mama"Ucap Troy,


"Mana mungkin... mama mu egois begitu, "


"Sudah cukup kalian, bercanda kalian tidak baik untuk kedatangan menantu "


Ucap seseorang seraya membawa beberapa cemilan di atas nampan, dan ternyata itu adalah pembantu yang sudah di anggap orang tua oleh papa Troy,


"Kenal kan... ini bibik Sri... dia yang sudah merawat papa dari kecil, makanya, papa selalu membawa kemana pun papa pergi, "Ucap Troy seraya berdiri dan memeluk bibik Sri yang sudah di anggap nenek oleh bibik Sri,


" Bagaimana kabar bibik...?"


" Bibik sehat Tuan, Tuan sudah besar seperti ini, istrimu sangat cantik Tuan... siapa namanya?"


"Bibik... saya Tania... salam dan mohon restu dari kalian" ucap Tania sopan seraya membungkukkan separuh tubuhnya,


.


__ADS_1


"Tania..... Setiap hubungan pasti akan ada yang namanya, Cobaan,godaan, dan di situlah kita akan bisa melihat kekuatan cinta kita yang sebenarnya, papa sudah tahu, masalah mama dan keluarga besar yang tidak merestui hubungan kalian, sabarlah... dan tunjukkan, kalau kau adalah wanita yang tepat untuk anakku yang egois ini" ucap papa Troy,pada Tania, Tania memahami semua perkataan mertuanya, dan ia juga membenarkan setiap perkataan itu, tidak akan ada kebahagiaan yang mudah di raih, Tapi bagi Tania,cukup ada Troy di sisi nya, mencintai nya, itu sudah cukup memberinya kebahagiaan yang tiada Tara,


"Tania mengerti dengan semua yang papa ucapkan, Restu papa sudah cukup membuat Tania bahagia pa"Ucap Tania,


"Kemarilah"ucap papa mertua Tania yang bernama Baskoro,


Tania melihat ke arah Troy, melihat Troy mengedipkan matanya, Tania pun berdiri dan menghampiri mertuanya, Saat Tania sudah ada di dekat mertuanya, mertuanya berdiri dan memberi pelukan hangat pada menantu pertama nya, Tania yang terkejut lalu menatap Troy, Troy tersenyum padanya, seolah-olah berkata


"Tidak apa-apa, semuanya akan baik-baik saja setelah ini"


Akhirnya Tania membalas pelukan mertuanya,


"Berbahagialah buat kalian,dan segeralah berikan papa ini seoarang cucu"Ucap tuan Baskoro seraya melepas pelukan nya pada menantunya,


Perbincangan mereka pun di iringi dengan senyum dan tawa semua nya, Saat mereka sedang bercanda bersama bibik Sri datang, ia mengulurkan sebuah kotak seraya berkata,


"Ini hadiah buat nona, meski saya di sini hanya sebagai pelayan tuan Baskoro, tapi tuan sangat memperlakukan saya dengan baik, nona masih belum mendapat hadiah dari mertua nona, anggap saja ini hadiah kecil dari saya nona"Ucap bibi Sri, Tania mengambil kotak itu dan membukanya, tersemat Cincin yang indah hanya dengan satu permata,


"Ini...."ucap Troy,


"Itu adalah cincin turun temurun keluarga bibi, Bibik tidak punya anak untuk mewarisi cincin itu, tapi tuan Troy..., tuan Troy sudah bibik anggap sebagai anak bibik, semoga nona suka dengan pemberian bibik"


"Tidak nona, Terimalah... dan bahagia lah bersama Tuan Troy, "


Suasana haru dan bahagia meliputi keluarga ini, tapi..m seperti kata Tuan Baskoro, mama Rasti tidak akan menyerah,


Saat Troy dan Tania berkeliling dirumah itu, Rasti menghubungi suaminya, dan menyeranganya dengan beberapa cacian serta hinaan untuk Tania,


"Kau sama saja dengan Troy... apakah kalian sama-sama buta, dan kau .. kau sebagai ayah malah mendukung keputusan anakmu itu"


"Troy sudah dewasa, tentu dia sudah tahu hal yang baik buat kehidupan nya, jelas aku mendukungnya, Tania dia anak yang baik, sopan dan juga ramah, aku tahu kesalahan nya terhadap Mega benar-benar tidak bisa di maafkan, tapi perlu kau tahu Rasti, Tania sudah ingin menyerah kan diri nya ke polisi, tapi anakmu Troy yang tidak rela, jelas, Tania sudah benar-benar berubah dan bertaubat, kau jangan menjadi duri dalam rumah tangga mereka, biarkan mereka bahagia"Ucap tuan Baskoro,


"Mana mungkin aku akan membiarkan anakku bersama dengan seorang pembunuh, Ingat ya... aku tidak akan pernah menyerah..."Ucap kesal Rasti pada suaminya, jelas sudah, jika antara tuan Baskoro dan nyonya Rasti mang selalu beda pendapat, karena itulah mereka akhirnya berpisah rumah,


Terlihat air mata Tania yang menetes, Ia tidak sengaja mendengar semua percakapan antara mertua lelakinya dan mertua perempuan nya itu, Sakit... jelas itu yang Tania rasakan saat ini, saat itu, Tania pamit ingin mengambil minuman untuk Troy yang kini sedang duduk di taman belakang, nyatanya, Tania mendengar pembicaraan itu tanpa di sengaja, langkahnya terhenti, Dadanya terasa sesak, meski Tania sudah tahu dari awal, tapi tetap saja rasa sakit itu masih terasa, tidak ingin Troy menunggu lama, akhirnya Tania membawa minuman jus di atas nampannya, berusaha mengulas senyuman, dan mengusap air mata yang masih tergenang di pelupuk matanya,

__ADS_1


"Minumlah..."ucap Tania dengan senyum di bibirnya, Bukan Troy namanya jika tidak menyadari wajah sembab istrinya,


"Kau kenapa... kau menangis..?"


Tania salah tingkah, menghadapi pertanyaan Troy,


"Eh... tidak...Aku hanya terharu saja, Kau tahu kan... aku tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ayah"Ucap Tania seraya menapakkan Bokongnya di kursi yang ada di hadapan Troy, kursi yang hanya terhalang meja bundar,


*****


"Nak... bunda mu bilang kau ada di Surabaya, benarkah....kenapa tidak pernah menghubungi Tante sih sayang"Ucap Bu Rasti pada seseorang yang tidak lain lagi adalah Indah, anak Bu Lastri temannya yang berada di Jember,


"Iya..Tante... Indah kerja di sini, "Jawab indah gugup,


"Kapan-kapan mainlah kerumah tante, "


"Indah tidak tahu alamat Tante..."


"Nanti Tante kirim di whatsap ya,"


"Baiklah Tante.. "ucap indah dengan senyumannya, meski ia tahu, orang yang ada di balik ponsel nya tidak tahu kalau dirinya tersenyum,


*****


"Kau benar-benar akan melepaskan Faris....?"


"Faris juga sudah menerima hukumannya, dia juga sudah tidak bisa mengontrol Tania, karena Antony sudah ada di penjara pusat di bogor"


"Lalu... apa rencana mu?"


"Dini... wanita yang Faris lecehkan .. dia mengalami trauma, tidak ingin dekat dengan siapapun, tapi... sayangnya, dia nyaman dekat dengan Troy....ahh... sial...daya tarik Troy memang lebih unggul untuk wanita yang mengalami depresi" ucap Arion,


"Bukannya itu hebat.. itu karena kak Troy orangnya lembut dan penuh kasih sayang" terang Ara memuji Troy,


"Kau memuji laki-laki lain di depan suamimu"

__ADS_1


"Kenyataan nya memang begitu kan...."Ucap Ara,


"Baiklah.. aku tidak akan berdebat dengan mu, Troy memang laki-laki seperti yang kau katakan, tapi suamimu jauh lebih hebat darinya kan....?" ucap Arion seraya mendekatkan wajahnya ke wajah Ara istrinya.


__ADS_2