APA SALAH CINTAKU

APA SALAH CINTAKU
Part 82 Kehamilan Wita dan Tania


__ADS_3

Troy kini merasa lega,karena sang mama sudah merestui hubungan nya dengan Tania,


"Terimakasih ma..karena sudah menerima Tania"ucap Troy saat sudah sampai di ruangan mamanya,


"Kau harus hati-hati, dokter itu seperti nya menyukai Tania, mama nisa lihat itu dari pandangan nya"ucap mama Rasti mengingat cara Tristan memandang Tania,


"Mama tidak perlu khawatir akan hal itu, dia tidak akan berani mengambil Tania dariku, aku sudah tahu dari dulu sebelum kami menikah, cintanya hanya untuk menjaga Tania ku"ucap Troy percaya diri.


"Tidak ada laki-laki dan wanita yang bisa bersahabat baik Troy, jangan biarkan ada tamu yang masuk dalam rumah tanggamu"ucap Mama Rasti namun tiba-tiba


"Saya bukan laki-laki yang suka merebut wanita laki-laki lain Tante, apalagi Tania sangat mencintai Troy,"ucap Tiba-tiba Tristan, membuat Troy dan sang mama terkejut.


"Tante tidak perlu khawatir dengan rasaku, Jika ku mau, aku bisa membawa Tania pergi saat dimana tante menjebak Troy dengan wanita lain, tapi... cinta Tania dan Troy tidak bersalah, sehingga aku memutuskan untuk menemani nya melewati rintangan cintanya, Tante... tidak semua cinta harus kita miliki, melihat orang yang kita cintai adalah hal yang paling membahagiakan, jadi saya mohon dengan pribadi, sayangi Tania seperti anak tante sendiri, dia sudah cukup menderita, menderita lahir bathin, ia hanya butuh cinta dan kasih sayang,"ucap Tristan yang kini sudah berdiri di samping Troy,


"Aku sebagai sahabat, sangat mengharapkan Tania bahagia, dan juga, jaga dia karena saat ini, dia.. dia sedang hamil anakmu Troy"ucap Tristan dengan wajah penuh kebahagiaan, senyum tulus Tristan berikan pada Troy dan juga mama Rasti, Troy dan Mama Rasti yang mendengar nya tidak percaya akan apa yang Tristan katakan,


"Kau jangan bercanda Tristan"ucap Troy,


"Aku mana berani bercanda dalam hal ini, Dia hamil sudah menginjak tiga bulan, jaga dia, jangan biarkan dia kelelahan, kandungan nya sedikit lemah saat ini, mungkin karena kecelakaan dan beberapa kejadian sebelumnya, tapi percayalah ... ada dua sel telur saat aku dan dokter kandungan melakukan USG kemaren



Tristan menyerahkan hasil USG ke tangan Troy, dengan tangan gemetar, Troy menerima gambar kecil yang Tristan berikan, air matanya lolos begitu saja saat ia melihat 2 gambar anak yang bekum jelas itu,


"Tristan benarkah ini?"ucap Troy tidak percaya


Tristan hanya tersenyum mendengar ucapan Troy, mama Rasti tidak tinggal diam, ia mengambil gambar itu dari tangan Troy, ia ingat saat ia mengatakan hal yang buruk tentang Tania masalah kehamilan, ia ingat sumpah serapah yang ia lontarkan pada menantu nya itu, tapi kini tuhan saja berpihak pada Tania, ia di anugrahi dengan dia bayi kembar sekaligus.


"Troy... dia hamil nak"ucap Mama Rasti.


"Tania belum mengetahui perihal kehamilan nya, awalnya aku ingin memberitahu nya secara langsung, tapi... aku sadar, aku tidak boleh egois menyimpan rahasia besar ini dari kalian, Troy, Tante selamat untuk kalian"ucap Tristan dengan menyalami tangan Troy bergantian dengan tangan mama Rasti.

__ADS_1


"Aku sudah memperingati mu sebelumnya, ini kesempatan terakhir mu untuk menjaganya"ucap Tristan seraya menepuk bahu Troy, Troy hanya diam,ia masih fokus dengan kehamilan Tania, selama ini tidak ada perubahan dari diri istrinya itu, seperti hak nya ngidam atau apalah, Tania tidak mengalami hal itu,


"Troy, pergilah,jaga istrimu maksud ku..jaga calon anak-anak mu"ucap Mam Rasti seraya mendorong Troy, sedangkan Ibunya mega dan juga papa nya Troy sudah pulang terlebih dahulu, setelah drama meminta maaf pada Tania selesai.


Troy berjalan tanpa melihat apapun, saat ia masuk, ia melihat istrinya sedang bicara di telfon dengan tawa yang menggema.


Troy diam di dekat pintu Seraya melihat wajah Tania yang tertawa bahagia.


ia ikut tersenyum saat melihat kebahagiaan istrinya,


"Benarkah selamat ya, sekali lagi selamat, semoga kalian selalu bahagia ucapannya pada orang yang ada di dalam ponselnya.


"Baiklah jaga kesehatan mu, bye bye"ucap Tania Seraya mematikan ponselnya.


"sepertinya kau sangat bahagia sayang" ucap Troy Seraya mengecup kening Tania.


"sangat bahagia kau tahu Troy, Wita beneran hamil " ucap Tania penuh dengan kebahagiaan.


"tentu aku bahagia Wita sahabatku" ucap Tania


"kalau misalnya kamu yang hamil Bagaimana? ucap Troy seraya mendongakkan kepala Tania sehingga pandangan mereka bertemu.


sejenak Kania terdiam mendengar kata-kata yang diucapkan


"kenapa malah diam?" tanya Troy


"kau mempertanyakan hal yang tidak mungkin Troy,apa yang harus aku jawab" ucap Tania dengan nada sedih.


Troy mencium seluruh wajah Tania seraya berkata:


"Sayang selamat, kamu hamil Tania, kamu hamil anakku"ucap Troy yang terus memeluk Tania,

__ADS_1


"makasih sayang"ucap Troy, yang mana Tania masih terdiam, ia tidak percaya dengan apa yang di katakan Troy apalagi dengan keadaan nya, rasanya mustahil ia akan hamil dengan begitu cepat.


"Kau tidak lagi membohongi ku kan Troy, ini bukan caramu membuatku bahagia kan?"tanya Tania dengan nada masih belum percaya.


"Sayang... mana berani aku membohongi mu, apalagi masalah hal ini"ucap Troy.


Tania menangis dalam pelukan suaminya, ia tidak menyangka akan mendapat berita bahagia secepat ini.


"Kau tidak lagi membohongi ku kan Troy, katakan...katakan kalau ini benar Troy"ucap Tania dengan masih menangis dalam pelukan Troy,


"menangis lah Tania,ini tangisan bahagia untukmu" ucap Troy Seraya membelai kepala Tania.


"kau pantas untuk bahagia Sayang, maafkan aku karena belum bisa menjadi suami yang baik untukmu" ucap Troy.


"Jangan katakan itu lagi Troy, kau yang terbaik dalam hidupku" ucap Tania.


Mereka sama-sama menumpahkan rasa bahagia nya dengan cara berbeda,


Sedangkan Tristan menumpahkan segala rasa pada Intan,


"Intan...kau wanitaku"ucap Tristan seraya mengecup seluruh bagian tubuh Intan yang kini ia dudukkan di meja kerja nya.


Setelah puas Tristan kembali mencium bibir ranum Intan dengan penuh lembut, Intan menikmati semua yang Tristan lakukan, ia melingkarkan tangannya tepat di leher Tristan, memberi balasan di setiap apa yang Tristan lakukan.


Tangan Tristan mulai bermain di area pa*ha Intan, mengelus nya dengan begitu lembut, membuat Intan menengadahkan kepalanya, menikmati setiap sentuhan-sentuhan yang membuatnya terlena.


"Bersuara lah sayang, "ucap Tristan saat tangannya sudah benar-benar masuk dalam area terlarang, bermain di area yang sudah basah karena permainan lembutnya, sungguh membuat Intan bersua karena indahnya permainan,


irama begitu panjang pun telah Intan keluarkan.


membuat Tristan tersenyum dengan penuh arti.

__ADS_1


__ADS_2