APA SALAH CINTAKU

APA SALAH CINTAKU
PART 58 indah pada saatnya


__ADS_3

Sesampainya di dalam mobil, Troy pun menyerah pada dirinya sendiri, ia menangis seraya memegang setir mobilnya dengan sangat erat,


Ia tidak bermaksud untuk berkata kasar pada mama nya, karena ia tahu .. hatinya akan terluka saat melakukan itu, tapi Troy tidak punya cara lain lagi untuk menghentikan mama nya berbuat hal yang akan lebih jauh,


"Mama... maafkan Troy..., Aku tahu sekarang mama pasti menangis, Troy tidak tau harus berbuat apa lagi ma..., Tania wanita yang Troy cintai, kenapa mama tidak bisa melihat itu, dan bisa menghargai Tania demi Troy, Mama ...Troy sangat menyayangi mama, mama adalah sosok wanita yang selalu menjadi kesayangan Troy,, maafkan Troy, karena Troy menggunakan cara seperti ini untuk menyadarkan mama"Ucap Troy sendiri di dalam mobil, Troy menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi mobilnya seraya menengadahkan kepala nya, menahan air mata yang terus mengalir.


Troy mengusap wajahnya dengan kedua tangannya, lalu menarik nafas dalam-dalam, berusaha menenangkan hatinya yang sekarang benar-benar merasa sedih,ia terpaksa harus memilih antara kedua wanita yang sama-sama begitu ia cintai, demi membuat kedua wanita nya merasa damai,


Akhirnya Troy pun melajukan mobilnya,


*****


"Reza... dia benar-benar meninggalkan mama nak, dia benar-benar memilih wanita itu dari pada mama, apa kurangnya kasih sayang mama untuknya?"Ucap mama Rasti dengan tangisan nya,


"Reza sudah berulang kali memperingati mama, tapi mama tidak mendengar kan Reza, Troy sama dengan papa, ma... mengertilah... Yakinlah dengan pilihan Troy, mama sangat mengenal Troy, dan selama ini... apakah mama melihat Troy mengeluh akan Tania, tidak kan...? bahkan mama bisa melihat sendiri dari raut wajah Troy, kebahagiaan yang tidak pernah mama lihat selama ini,"Ucap Reza meyakinkan mama nya.


"Kau juga membela wanita itu? tidakkah kau masih ingat dengan pembunuhan mega?"


"Aku ingat ma... ingat jelas, Tapi apa yang bisa kita lakukan, mama ingin ia di penjara bukan? bisa, mama buka lagi kasus itu, pasti mama akan melihat Tania mendekam di penjara, tapi percayalah padaku ma, Troy akan menggila jika hal itu terjadi padanya."Ucap Reza dengan yakin.


*****


"Di sini... aku akan memanggil mu Dokter Tristan"Ucap Intan saat mobil sudah berhenti di parkiran rumah sakit,


"Harus.... hehehhe"Ucap Tristan seraya melihat kearah Intan,


"Setelah kau mendapat kan pekerjaan mu, segeralah datang keruangan"Ucap Tristan seraya membuka sabuk pengaman intan,


"Baiklah... "Ucap intan membalas senyum Tristan,


Akhirnya Tristan dan Intan pun masuk kedalam rumah sakit, tempat dimana Tristan bekerja,


Sedangkan Faris, ia sudah berusaha menemui Dini namun dini selalu menolak dan menolak

__ADS_1


"Kak ayolah, temui dia, sepertinya dia sungguh-sungguh ingin meminta maaf, biar bagaimanapun, dia adalah orang yang sudah melindungi saudara kita Tania"Ucap Dea


"Dia sudah menghancurkan hidupku De..., mana bisa aku melupakan kejadian menyakitkan itu, bagaimana aku bisa lupa dengan apa yang sudah ia lakukan padaku, apakah kamu lupa...!"Teriak Dini pada Dea


Dea terdiam dengan semua perkataan Dini, benar, semua yang dilewati Dini tidak lah mudah, bagaimana Faris menjadikannya pemuas ***** tanpa belas kasihan,


"Aku tidak ingin menyimpan dendam, tapi kebencian ku padanya bukanlah hal biasa Dea, Kau sangat tahu itu, kita melalui semua itu bersama, Apakah penderitaan ku itu akan mudah untuk ku lupakan?"Ucap Dini dengan tangisan nya yang menjadi,


Sedangkan Faris yang menunggu nya di bawah, selalu melihat keatas, dengan putus asa, Faris keluar dari rumah itu, ia sangat tahu, semuanya tidak akan mudah ia lalui, kejahatannya pada Dini memang sudah tidak termaafkan, tapi Faris nekad untuk meminta maaf, Karen AIA tidak ingin hidup dalam rasa bersalah, De juga sangat membenci Faris, jelas semua orang sangat membencinya, namun... melihat beberapa Minggu ini, Farsi sudah terlihat berusaha meminta maaf, Dea mulai luluh.


"Kau pantas tidak memaafkan ku Din..., aku memang pantas tidak di maafkan...., tapi aku tetap minta maaf padamu, maafkan aku"Ucap Faris seraya menatap ke atas, arah dimana tempat Dini tinggal di kamarnya.


Saat Faris melamun sambil berjalan, sebuah mobil berhenti di hadapan nya,


"kakak"Ucap orang itu dari dalam mobil, Seraya membuka kaca mobilnya,


Orang itupun turun dan menyadarkan lamunannya .


"Hai .. Kak... kamu kenapa?"Tanya orang yang tidak lain lagi adalah Tania,


"Tania .. kau ..?"Ucap Faris seraya melihat arah sekeliling,


"Kakak kenapa?"Tanya Tania seraya menatap lekat pada wajah kakak nya itu,


"Apakah kakak ingin menemui Dini?"Imbuh Tania, yang melihat Kakak nya tidak menjawab.


"Kak... kakak kenapa?, apakah Kakak ada masalah"Ucap Tania seraya memegang kedua tangan kakak nya, Namun Faris hanyalah menggeleng kab kepalanya,


Tania menarik tangan Faris untuk duduk di kursi yang ada di taman samping rumah Tania,


"Kakak ada apa?"Tanya Tania


"Kakak tidak apa-apa, oh iya kemana suamimu itu, kenapa kau datang sendirian?"Tanya Faris mengalihkan pembicaraan,

__ADS_1


"Dia bekerja kak, ihhh kakak mengalihkan pembicaraan kita"Ucap Tania seraya menyendekapkan kedua tangannya,


"Kakak tidak apa-apa sungguh!"Ucap Faris yang melihat mata Tania yang meng embun.


"Aku kesini selain menunggumu, aku juga ingin minta maaf sama keluargamu, dan kau..., kenapa dengan matamu? apakah kau kelelahan ?"Tanya Faris


"Apa terlihat jelas ya Kak?" Tanya Tania pada kakak nya.


"Jelas sekali sayang..., dan kau pasti habis menangis kan...?"Ucap Faris seraya mencubit gemas hidung Tania,


"Kakak....,apakah kakak ingin berubah 💯 persen?"Tanya Tania,


"Apakah kau masih ragu dengan kakak?"Tanya Faris,


"Mmmmm tidak! "Ucap Tania,


"Tania ... kau berjuanglah dengan kebahagiaan mu sendiri, Aku sudah melihat cinta dari suamimu, aku juga turut bahagia terhadap mu, Arion sudah mengembalikan semua punyaku, Dan juga masalah Vairus....?" Ucap Faris terhenti,


"Kenapa dengan Vairus?"Ucap Tania plus bertanya,


"Tidak...!! perusahaan yang ada di bawah pegangan Vairus, semuanya sudah kembali normal, apa itu adalah permintaanmu juga?"tanya Faris


"Tidak! aku hanya minta kakak untuk di bebaskan, kak, Arion sudah memberi kita kesempatan, kita harus bisa membuktikan bahwa kesempatan yang ia berikan itu tidaklah salah, dan juga jangan menyerah padaku?"Ucap Tania


Faris tersenyum seraya membelai kepala adiknya yang selama ini sangat ia rindukan.


"Kau sudah dewasa rupanya"ucap Faris tersenyum,


"Tentu lah kak"Ucap Tania bangga,


Begitulah hidup, semua akan berputar sesuai rodanya, dan semua akan menikmati susah senangnya kehidupan,


Orang jahat tidak akan selamanya jahat,

__ADS_1


Kesempatan akan ada bagi yang ingin benar-benar berusaha.


Jadi yakinlah, bahwa semua akan indah pada saatnya.


__ADS_2