APA SALAH CINTAKU

APA SALAH CINTAKU
PART 27 KEKECEWAAN TROY


__ADS_3

"Kalau begitu kami pamit dulu, "Ucap Troy


"Ra...kalau ada apa-apa, hubungi kami ya...."Ucap Tania ..


"Pasti .. kalian hati-hatilah,kak Troy... jaga Tania baik-baik,"


"Pasti .. kalian juga,jaga diri baik-baik, "


"By the way, terimaksih oleh-oleh nya ya"


Akhirnya, Tania dan Troy kini telah melanjutkan perjalanan nya, Tania membelikan semua orang oleh-oleh, tak terkecuali Wita dan Daniel,serta anak kecil Keisya yang selalu ia rindukan selama ini,


"Terimakasih kau masih ingat sama Kei"


"Aku telah berdosa pada anak itu, dengan mengambil nyawa ibunya, Tindakan aku sekarang bukanlah apa-apa untuknya, "


"Kau sudah sangat berusaha, dan kau sudah mengalami banyak hal, sudah saatnya kau lupakan masa itu, dan belajarlah mencari kebahagiaan mu sendiri"ucap Troy seraya fokus mengemudi,


"Bersama mu aku sudah bahagia, bahagia yang mana lagi yang aku inginkan ..., "ucap Tania penuh dengan senyuman,


"Kita akan langsung balik ke apartemen, oleh-oleh untuk mamamu, dan mamaku, besok saja kita antarkan,"ucap Troy,


"emmm, aku.. aku tidak ikut kerumah mama mu ya, kau antarkan saja sendiri, aku tidak mau membuat mama emosi"ucap Tania dengan nada sedih, Troy melihat kearahnya,dan mengusap kepala Tania,


"Baiklah... kalau begitu, ku antarkan nanti malam, dan besoknya kita kerumah mama Mirna bersama, bagaimana?"


Tania melihat kearah Troy seraya menganggukkan kepalanya dan tersenyum, seraya berkata,


"Baiklah, terimaksih..."


*****


"Kau sudah lelah, istirahat lah, nanti jam 9 aku kembali"

__ADS_1


"Baiklah... kau hati-hati di jalan, salam buat kak Reza"Ucap Tania,


Troy pun mencium kening sang istri sebelum berlalu meninggalkan apartemen nya,


Tania menghela nafasnya, seakan ingin melepas beban beratnya, namun beban itu terus setia berpijak pada bahunya,


Di dalam perjalanan, Troy sudah mengabari mamanya kalau saat ini ia sudah ada dalam perjalanan untuk kerumahnya, namun Troy merasa ada yang aneh dengan mamanya, baru kali ini ia menanyakan apa Tania ikut atau tidak,


Namun Troy mengabaikan rasa penasaran nya, dan terus melakukan mobilnya,


"Eh tuan sudah datang..., Mari tuan..."Ucap sang bibik,


"Mama mana bik..."


"Nyonya ada di ...."


Sebelum bibiknya menjawab, suara mama nya sudah terdengar dari dalam,


"Kau sudah dayang sayang, coba kau lihat,siapa yang datang malam ini, sungguh kebetulan yang sangat bagus bukan"Ucap mama Rasti seraya menggandeng seoarang gadis yang mungkin terpaut usia 6 tahunan dengan Troy, Sejenak Troy terdiam menatap wanita yang kini ada di hadapannya, namun dengan cepat Troy menetralkan fikirannya,


"Hai kak... Kita pernah bertemu sekali kan....?"ucap wanita yang bernama indah itu, .


"Oh.. dimana..?"ucap Troy seraya menaruh oleh-oleh yang sedari tadi di bawanya,


"Di apartemen...kakak masih ingat kan, saat itu kakak sedang menabrak ku"ucap indah dengan antusias,


"Aku tidak ingat, ya sudah ma.. kalau mama masih ada tamu, Troy ada sesuatu yang harus Troy ambil di kamar"


"Eh... Troy. . Bawa indah juga, sekalian ajak dia keliling rumah"ucap sang mama saat Troy sudah menaiki anak tangga,


"Aku dan dia sudah berbeda, jadi urungkan niat mama, "Ucap Troy dengan tiba-tiba, membuat mamanya terkejut, bagaimana Troy bisa mencium rencananya itu dengan cepat,


"Tapi Troy... Indah gadis yang baik sayang ... Setidaknya, bawalah ia jalan-jalan malam ini"Ucap mana Rasti,yang sudah berhasil mengejar Troy,

__ADS_1


Troy berhenti tepat di depan kamarnya, ia menoleh dan memberi tatapan yang berbeda untuk mamanya,


"Cukup ma... Aku tahu mana tidak menyukai Tania, tapi mama tidak harus menggunakan cara seperti ini untuk memisahkan kami" ucap Troy, yang langsung membuka pintu kamarnya, dan segera menutupnya kembali,


Troy membuang nafas dengan kasar, ia semakin tidak mengerti dengan jalan fikiran mamanya, Troy bukalah laki-laki bodoh, yang tidak bisa menebak jalan fikiran mamanya itu, Apalagi dengan gadis anaknya Bu Las, yang beberapa hari yang lalu,mamanya sangat ngotot ingin mengunjungi kediaman Bu Las itu, apalagi kalau bukan ingin menjodohkan dirinya dengan wanita yang bernama indah itu, Troy segera mengambil barang yang ingin dia ambil, awalnya Troy ingin lama-lama di rumah mamanya, ia ingin menceritakan tentang papa nya, tapi dengan kenyataan seperti ini, ia tidak bisa lagi ber lama-lama, atau bisa mama nya akan benar-benar menjalankan rencana konyolnya itu,


"Troy... Berhenti... "Teriak sang mama, saat melihat Troy yang hendak mau pergi,


"Ada apa lagi ma..."Ucap Troy kesal,


"Duduklah dulu, inikah hasil dari pernikahan mu, selalu menentang mama, dan tidak menghargai apa yang mama katakan"Ucap mama Rasti dengan penuh emosi, Troy memilih diam,


Karena Troy sudah menikah,makanya mama belajarlah menghormati pernikahan Troy, meski mama tidak merestui pernikahan itu, tapi... perlukah mama menghina pernikahan Troy,dengan mendekatkan wanita lain dalam kehidupan Troy...? apakah se hina itu Troy bagi mama...?Prinsip Troy... akan selalu ada satu wanita dalam hidup Troy...dan itu adalah Tania, dan akan selalu Tania..., cukup... cukup mama melakukan tindakan Bodoh, Troy sangat kecewa sama mama"Ucap Troy seraya berlalu dari rumah yang selama ini menjadi surga baginya,


Mama Rasti terduduk dalam sakitnya hati, pandangan nya tertuju pada langkah kaki yang semakin menjauh darinya, matanya terus melotot, menunjukkan ia belum menerima semua perkataan yang telah putranya ucapkan,


"Dasar apa..dengan dasar apa wanita itu bisa memenangkan hati anakku Dia putra ku satu-satunya,yang tidak pernah membantahku, dan sekarang...dengan mudahnya,wanita iblis itu menguasai anakku"Teriak Mama Rasti,


Indah pamitan saat melihat wajah Troy yang tidak bersahabat, namun terdapat tantangan tersendiri bagi indah, saat dirinya di pertemukan dengan sosok yang enggan menatap nya,


Hingga kini sampailah indah di dalam apartemen nya,


"Kak Troy...kak Troy...kak Troy....kak Troy .."


begitulah kata yang keluar dari bibir wanita yang bernama indah itu,


"Wajah mu jauh lebih tampan dari yang ada di foto kak, sungguh benar kata Tante, sikapmu memang sangat cuek, tapi bagus juga begitu, setidaknya, aku tidak punya saingan berat kan untuk mendapatkan mu..." ucap indah pada gambar yang ada di ponselnya,


*****


"Kak... ini aku indah... maaf untuk masalah tadi, seperti nya, kakak tidak suka dengan kehadiranku, jadi aku pergi tanpa pamit sama kakak"


Tiba-tiba pesan itu masuk dalam ponsel Troy, Troy yang melihat dan membacanya, hanya bisa mengabaikannya,

__ADS_1


"Sekali lagi maaf ya kak, dan juga selamat beristirahat, kakak pasti lelah,karena baru datang dari perjalanan jauh, "


Pesan baru masuk lagi, namun kali ini, Troy hanya membaca dari layar depan tanpa membuka aplikasi WhatsApp nya, sehingga centang dua itu tetap berwarna abu-abu.


__ADS_2