APA SALAH CINTAKU

APA SALAH CINTAKU
Part 68 Goda Daniel Pada Vairus


__ADS_3

Jam terus berjalan, ketiga wanita itu akhirnya menyudahkan gosipnya saat ketiga pria nya datang menghampiri.


"apa yang Kalian bicarakan, mengapa tawanya sampai kedengaran ke dalam hah"ucap Troy yang kini memeluk istrinya dari belakang, Wita dan Vairus hanya tersenyum melihat tingkah ke uwu an kedua sejoli ini, melihat senyum Wita, Daniel ingin juga memeluk Wita, namun ia urungkan saat melihat ada Vairus di dekatnya,


"Kenapa, peluk saja, aku sudah move on dari kamu ya"ucap Vairus yang menatap Daniel, Daniel tersenyum mendengar kejujuran Vairus.


"oh benar kah?"ucap Daniel seraya mendekati Vairus, menggoda nya sehingga tanpa Vairus tau itu adalah jebakan Daniel.


"Eh, jangan mendekat, aku benar-benar move on ya,"ucap Vairus yang langsung meloncat dari kursi nya dan memeluk Abbas yang kini ada di sampingnya.


"Kau lihat, aku sudah move on"ucap Vairus yang mana sedang memeluk Abbas, dan tingkah itu membuat semua yang ada di situ tertawa, tapi tidak dengan Abbas, Abbas masih terdiam mematung dengan pelukan Vairus di depan teman-temannya.


"Segeralah menikah, dia pantas mendapatkan mu"ucap Daniel yang kini duduk di samping Wita,


"Ah, Tania aku pamit ya, sudah berapa hari aku meninggalkan pekerjaan ku"ucap Wita seraya menyentuh tangan Tania.


"Kau istri bos nya, jangan bekerja keras lagi"ucap Tania.


"Dan juga, periksakan segera kataku itu, jaga kesehatan juga"imbuh Tania,


"Baiklah terimakasih untuk seharian ini, lain kali kita berkumpul lagi,"ucap Wita pada Tania dan juga pada Vairus.


"Kalian main-main juga ke kotaku "ucap Vairus.


"Tentu kalau kau menikah aku akan menginap dirumahmu,, dan juga akan memberimu waktu untuk bersama ku seharian"ucap Daniel menggoda Vairus.


"Cih, siapa juga yang ingin bersama mu, udah sana pulang, Wita bisakah kau bawa suami gilamu ini"ucap Vairus yang hanya di balas senyuman oleh Wita.


"Baiklah semuanya, kami pamit dulu, Abbas... Semangat berjuang"ucap Daniel seraya menepuk bahu Abbas.


Troy melepaskan pelukannya pada istrinya dan menyalami Daniel.


"Baiklah kau jaga Tania, tapi jangan terlalu kasar sama bibik, biar bagaimanapun mereka juga keluarga ku"ucap Daniel.


"Aku yang lebih dekat dengan mereka tentu aku lebih tahu watak mereka dari pada kamu"ucap Troy,


Abbas menerima salaman tangan Daniel layaknya teman seraya berkata.

__ADS_1


"Terimakasih"ucap Abbas


"Tidak ada kata Terima kasih dalam persahabatan, aku titip Vairus kepadamu,"ucap Daniel sebelum ia benar-benar meninggalkan kediaman Tania.


"Kau jangan khawatir, tanpa kau dan tuan Arion minta, aku akan selalu menjaganya"ucap Abbas.


Daniel tersenyum saat mendengar kata itu,


Wita pun memeluk Tania dan juga Vairus.


*****


"Kau benar-benar tidak akan datang menemui Tania? Bukankah kau yang paling mengkhawatirkan nya selama ini"ucap Ara seraya menggendong bayi nya.


"Daniel sudah mengatakan kalau dia baik-baik saja, Troy benar-benar memenuhi janjinya, Ara... Apakah kau masih meragukan perasaan ku?"tanya Arion seraya memeluk istrinya itu sekaligus mengelus pipi bayinya.


"Mana ada seperti itu, aku juga khawatir dengan Tania,dan gadis kecil itu, Apakah dia masih berteman dengan Tania?"tanya Ara lagi.


"Ya, Troy tidak mengatakan siapa wanita itu pada Tania, jadi sikap Tania dan wanita itu masih normal"ucap Arion,


"Aku hanya takut, jiwanya tidak tenang lagi, dan semua usaha Troy akan sia-sia selama ini,


"Motif Faris, aku tidak tahu, karena saat itu aku tidak dekat dengan Mega dan juga kalian, tapi... apakah kau yakin jika semua itu adalah perintah Faris,"


"Yang mengendalikan Tania saat itu adalah Faris, termasuk memasukkan nama ku dalam kehidupan Faris juga atas perintah nya," ucap Arion


"Kalau begitu, kau carilah Faris, bersihkan nama Tania dalam keluarga Troy"ucap Ara


"Kau menyuruhku"ucap Arion


"lalu aku harus menyuruh siapa?"tanya Ara


"Kau jangan berfikir macam-macam, aku tidak cemburu sama sekali pada Tania sumpah, dia sudah ku anggap saudaraku sendiri"ucap Ara, dan juga, aku yakin, kalau Tania sudah tidak menginginkan mu, dia sudah dapat cowok yang negutu so sweet kayak kak Troy kan...?"ucap Ara seraya memainkan jari mungil anaknya.


"Kau memancingku sayang, apakah aku kurang sweet bagimu?"ucap Arion yang kini tangannya sudah ia masukkan kedalam baju sang istri nya.


"Arion, jangan macam-macam,"ucap Ara seraya menahan geli,

__ADS_1


"Kau tadi memuji pria lain bukan, ini hukuman bagimu sayang"ucap Arion yang terus-menerus. mengelus bagian tubuh Ara yang ada di dalam,


"Arion aku sedang menggendong Javier,tangan mu jangan kemana-mana"ucap Ara seraya tertawa menahan geli yang amat sangat,


Arion mengambil Javier lalu meletakkan nya di box bayinya, dan ia mulai menyerang sang isteri sehingga terjadilah permainan tanpa bola sodok nya, karena saat ini Ara masih belum bisa di sodok.


*****


"Aku pergi"ucap Intan pada Tristan


"Pergilah, jangan terlalu capek"ucap Tristan seraya menyelipkan rambut Intan ke belakang telinga Intan.


Intan hanya mengangguk kan kepala nya seraya tersenyum, dan berlalu dari ruangan Dokter Tristan.


Meskipun Tristan belum mengutarakan perasaan nya, namun Intan sudah merasa nyaman dalam hubungan ini,


Rasa perhatian yang Tristan berikan, membuat seorang intan yang hanya seorang diri di kota ini merasa nyaman dan berharap akan hanya memiliki Tristan seorang diri.


"Dia pasti senyum-senyum saat ini, dengan bodoh nya ia memikirkan hal yang terjadi seharian, Intan... kenapa kau menggemaskan sekali"


Begitulah yang ada dalam fikiran Tristan yang membayangkan apa yang ia katakan terjadi.


"Dokter"ucap seseorang menghancurkan lamunan Tristan


"Silahkan masuk"ucap Tristan saat melihat ada orang yang berdiri di depak pintu.


"Duduklah"ucap Tristan pada orang itu.


Orang itupun menceritakan keluhan nya pada Tristan, termasuk keluhan yang di miliki oleh keluarga lainnya,


"Sudah lama kalian mengalami kejadian ini?"tanya Tristan, seraya mencatatkan beberapa resep obat terhadap orang itu.


"Sekitar satu bulan lebih Dok"ucap orang itu.


"Sudah sebulan lebih,dan kau masih memeriksa kan hari ini, bawa anakmu juga besok, dan pakailah masker setiap hari, sampai batukmu sembuh"ucap Tristan.


"Dan ini, tebuslah obat ini, jika meminum obat ini belum ada perkembangan, maka datanglah lagi kemari"ucap Dokter tristan lada orang itu

__ADS_1


"baiklah Dok, terimakasih" ucap Orang itu seraya berdiri dari duduknya dan meninggalkan ruangan Tristan juga.


"Sayang.... lanjutkan ini di kamar yuk"ucap Troy berbisik di telinga Tania


__ADS_2