APA SALAH CINTAKU

APA SALAH CINTAKU
Part 51 Tantangan dari Tania


__ADS_3

Jam berjalan dengan begitu cepat, Tania yang baru saja memeriksa laporan keuangan kini telah berdiri di dekat jendela, memandang arah luar jendela, dengan tatapan mata yang kosong,


Ada keraguan yang terasa dalam hati Tania, ia sangat ragu untuk memberi tahukan Troy pertemuan nya dengan ibunya Mega nanti,


Tania menghela nafas panjangnya, seraya menatap jam yang melingkar di tangannya, kini sudah hampir waktu nya makan siang, namun masih tidak ada kabar dari Troy, apakah dia yang akan menghampiri Tania, atau sebaliknya, Tania yang ke kantor nya, karena tidak ingin memakan waktu, Akhirnya Tania lah yang menghubungi Troy,


"Hallo sayang ..ya ada apa?"Tanya Troy di balik ponsel,


"Emmm kau yang kemari atau aku yang kesana?"Ucap Tania


"Maafkan aku ya sayang, aku belum sempat bilang ke kamu, Sekarang aku ada di luar bersama klien, tidak apa-apa kan, kalau kau makan sendiri?"Ucap Troy,


"Tidak apa-apa, baiklah .. jangan terlalu berlebihan dalam bekerja, jangan lupa makan siangnya, dan hati-hati di jalan"Ucap Tania beruntun,


"Terimakasih sayang, kau juga, Aku mencintai mu"Ucap Troy,


"Aku juga"Ucap Tania sebelum panggilan itupun terputus, Tania lagi dan lagi menarik nafas panjangnya,


"Baiklah .. masalah Troy udah selesai, Sekarang chat mama mertua dulu"Ucap Tania seraya membuka ponsel nya kembali,


"Hallo... Tania .."Ucap mama Rasti,


"Nyonya, bisa kah pertemuan nya di percepat, karena jam 2 saya ada urusan"Ucap Tania,


"Begitu ya, baiklah, aku akan menghubungi Ibunya Mega, nanti aku kabari, dan Oya, nanti malam bisa tidak main kerumah mama, "Ucap mama Rasti,


Mendengar perkataan itu, Tania menjadi semakin ragu, ada apa dengan mama mertuanya, dan rencana apa yang di siapkan oleh mertuanya,


"Baiklah, akan saya usahakan "Ucap Tania, tidak ingin terjebak dengan permainan mama mertuanya,Tania pun mematikan ponsel nya.


Hatinya mendadak tidak nyaman, perasaan nya menjadi gelisah, Tania mondar-mandir di ruangannya, sehingga bunyi suara ketukan pintu membuat nya sadar,


"Masuk"Ucap Tania dari dalam,


Revi yang masuk kedalam ruangan Tania tahu, kalau atasannya sedang gelisah,


"Nona, ini berkas yang anda minta, semua sudah di revisi"Ucap Revi seraya meletakkan berkas itu di meja, terlihat jelas kegelisahan di wajah Tania, dan tindakan Tania,

__ADS_1


"Nona, apa ada masalah?"Ucap ragu Revi


"Ah tidak, tidak ada masalah apapun"Ucap Tania panik,


"Revi, setelah ini aku keluar, kau urus pekerjaan setelah ini ya,"ucap Tania,


"Baik nona"Ucap Revi,


Tania pun duduk kembali di kursinya, dan langsung mengambil berkas yang sudah di serahkan oleh Revi,


"Rev, kau sudah menikah...?"Tanya Tania tiba-tiba


"Sudah Nona"Jawab Revi masih dengan rasa sungkan


"Emmm Bagaimana hubungan mu dengan mertuamu?"Tanya Tania,


"Emmm...."Ragu Revi,


"Duduklah, anggap kita berteman sekarang"Ucap Tania,


"Bagaimana hubungan mu dengan mertuamu, apakah mereka baik? apakah mereka peduli dengan mu?"Tanya Tania,


"Mertuaku .. baik jika ada maunya nona"Jawab jujur Revi dengan perasaan ragu


"Begitu ya, lalu suamimu? Apakah dia sangat mencintai mu?"Tanya Tania lagi


"Suamiku, suami ku kerja di luar kota Nona, ia di terima di salah satu perusahaan di sana"Ucap Revi,


"Kalian LDR-AN?"tanya Tania


"Bisa di bilang begitu nona, kadang aku yang kesana, kadang juga dia yang kemari"Ucap Revi sendu, mengingat hubungan nya dengan suaminya.


Mertuanya yang hanya ingin uang dan uang, membuat mereka terpaksa LDR-AN, meski Revi dan sang suami ingin sekali hidup biasa, namun tuntutan dari mertua membaut keduanya harus bekerja keras.


"Baiklah, Terimakasih ya, dan ini bawalah "ucap Tania seraya menyerahkan berkas yang tadi sudah ia tanda tangani.


*****

__ADS_1


"Hallo tante"Ucap Tania saat sudah sampai di meja tempat dimana ia dan ibunya Mega bertemu,


"Hai Tante Bidadari, kita berjumpa di sini"Ucap Kei tiba-tiba, yang membuat hati Tania tiba-tiba merasa tenang,


"Hai sayang ... kau disini, dimana mama Wita?"Ucap Tania seraya mensejajarkan dirinya dengan tubuh Kei,


"Mama sudah bersama papa untuk menemui adik bayi Tante cantik, Tante bidadari tidak kesana?"


"Sudah kemaren sayang"Ucap Tania,


"Tania duduklah"Ucap Ibunya Mega tanpa expresi, Akhirnya Tania pun duduk, dan meletakkan Tas nya di atas meja ,


Sejenak keheningan tercipta, Saat tatapan Ibunya Mega tertuju pada Tania,


"Kau pasti sudah memikirkan tentang penawaran yang sudah kak Rasti lontarkan padamu"Ucap ibunya Mega seraya menatap lekat pada Tania,


"Iya aku sudah memikirkan semuanya "Jawab Tania,


"Lalu apa keputusan mu?"Ucap ibunya Mega,


"Tentu ibu tau jawaban ku, kita sama-sama perempuan, semua perempuan sama, tidak ada yang ingin cintanya di bagi, walau dalam keadaan apapun, termasuk aku Bu, Aku minta maaf atas apa yang sudah aku lakukan pada Mega, tapi kalian tidak bisa memaksaku untuk membuat keputusan yang benar-benar tidak bisa aku ambil sendiri, jika ibu dan mama memaksa,Bagaimana kalau kalian sendiri yang bicara dengan Troy"Ucap Tania, berusaha memberi kekuatan pada dirinya sendiri, Kei yang pikiran nya sedikit berbeda dengan anak kecil biasanya, bisa lebih mengerti dengan pembicaraan nenek dan Tante bidadari nya.


"Kau keras kepala sekali Tania, kami melakukan ini semua demi kebaikan kalian, apakah kau mau mempunyai keturunan yang cacat, Kau masih penyakitan Tania, dan Keluarga Troy adalah keluarga terpandang, bagaiamana nasib .."


Sebelum ibunya Mega melanjutkan perkataannya Tania langsung memotong pembicaraan nya,


"Masalah nasib anak saya nanti, biarlah Tuhan yang atur, Aku sudah waras Bu, aku sudah waras, ia dulu, kalian membuatku semangat untuk ku terus mengikuti kemoterapi, dan juga belajar dengan giat, tapi apa sekarang, kalian berbalik 180 Derajat, dan juga, kenapa ibu sangat tega mengatakan kepadaku untuk membuat suamiku mempunyai anak dengan yang lain? kalian dengan teganya menyuruhku memberikan suamiku pada wanita lainnya"Ucap Tania dengan menahan kesal,


Sejenak ibunya Mega terdiam menatap lagi pada wajah Tania yang kini berusaha menahan air matanya agar tidak mengalir ke pipi nya.


"Kau tidak punya pilihan Tania, Troy pasti akan berpihak pada kami, sadarlah diri, kami masih bermurah hati padamu, jadi... biarkan Troy yang mengambil keputusan"Ucap ibunya Mega.


Tania tersenyum menahan tawa, mendengar perkataan ibunya Mega,


"Baiklah... jika ibu berkata seperti itu, silahkan kalian lakukan rencana kalian, cinta ku dan cinta Troy, tidak bisa kalian pisahkan, silahkan kalian membujuk Troy untuk menikah kembali, jika Troy setuju, aku akan serahkan Troy pada Kalian"Ucap Tania menahan kesal, ia berkata seraya langsung mengambil tas nya yang ada di atas meja, Kei yang melihat kemarahan di wajah Tania hanya diam, seraya berkata,


"Nenek, kenapa kau membuat Tante bidadari marah?"Ucap kei polos.

__ADS_1


__ADS_2