APA SALAH CINTAKU

APA SALAH CINTAKU
Part 24 Rencana mama 2


__ADS_3

"Duduklah sayang..., kau semakin cantik, Bunda mu pasti bangga punya anak sepertimu"Ucap mama Rasti pada tamu yang baru saja datang karena undangannya,


"Terimakasih tante,Tante terlalu memuji "Ucap wanita itu seraya duduk di sofa ruang tamu yang sangat luas itu,


"Bik... bawakan minuman dan cemilan ya bik"Teriak mama Rasti pada pembantu rumah tangganya,


Bibik yang mendengar itu pun membawakan apa yang di katakan nyonya nya,


"Sudah berapa lama di Surabaya?"Tanya mama Rasti,


"Sudah satu tahun lebih Te,"


"Tidak pernah pulang?"


"sering juga te,Kadang dua bulan sekali, tapi sekarang sudah 3 bulanan tidak pulang te"


"Sudah punya pacar?"Ucap Mama Rasti,


Wanita itu hanya diam, bagaimana ia akan menjawab, baru saja ia di khianati oleh pacar nya sendiri dan juga sahabatnya, Eman nasib selalu mempermainkan nya,


Menyadari diamnya wanita itu yang tak lain lagi adalah Indah, Mama Rasti bisa menebak apa yang ada di fikiran Indah,


"Kau baru saja putus ya, maafkan Tante..."Ucap mama Rasti penuh perhatian, Indah yang mendengar perkataan itu hanya tersenyum,


"Indah apa kau masih ingat dengan anak-anak Tante..?",


"Mmmmm... kak Troy dan kak Reza kan te...."ucap indah dengan penuh senyuman,


"Kau masih ingat sama mereka, baguslah..."


"Dimana mereka sekarang te... kok aku tidak melihat nya dari tadi"Ucap Indah seraya melihat ke sekeliling rumah,


"Troy ada pekerjaan di luar kota, Kalau Reza, mungkin masih di kamar nya"Ucap mama Rasti, saat mereka berbincang, Bibik keluar dengan beberapa cemilan dan minuman sirup di atas nampan yang ia bawa,


"Terimakasih bik"Ucap indah sopan,


"Emmmm... Indah pernah bertemu dengan Kak Troy,tapi Indah gak yakin, itu Kak Troy apa bukan, Tante kan sudah tahu, sudah lama kami tidak saling jumpa"Ucap Indah,


"Dimana....?"


"Di Apartemen Grand Dharmahusada Lagoon te ,"

__ADS_1


"Apartemen....Grand Dharmahusada Lagoon"Ucap mama Rasti, saat itu juga, Rasti ingat,itu adalah Apartemen yang suaminya berikan pada Troy, karena Troy berhasil mengembangkan perusahaan untuk pertama kalinya,


"Apakah dia bersama seseorang?"Tanya Rasti ragu, takutnya, Indah melihat Troy bersama dengan Tania, gagal lah usahanya sebelum mencoba nya,


Tidak tee... dia sendirian, sepertinya di terburu-buru, Tapi indah belum yakin sih, dia kak Troy apa bukan, karena kayaknya dia lebih tampan"Ucap indah dengan senyum-senyum malu,


Rasti yang mendengar kata itu, tersenyum, berfikir, kalau rencananya akan berjalan lancar,


"Ini foto Troy yang sekarang sayang" seraya menunjukkan foto Troy yang ada di ponselnya, jelas Indah langsung melihat foto itu,



"Benar-benar tampan"Gumam Indah tanpa ia sadari, dan itu berhasil membuat Rasti tersenyum,


"Kau menyukainya?"Ucap Rasti memancing mangsa yang ia pancing,


"Tante... Indah baru saja putus, belum juga move on tee...."


"Tapi... setidaknya, hatimu langsung menyukai Troy kan... kalau kamu suka, Tante pasti akan mendukung mu, "Ucap Rasti penuh dengan kesungguhan,


"Tapi... bagaimana dengan kak Troy... dia tidak mungkin suka sama Indah juga, atau mungkin kak Troy sudah punya kekasih"Ucap Indah malu-malu,


"Sayang... dengarkan Tante... , Tante menghubungi mu, karena Tante ingin kau menjadi menantu Tante, meski dia punya kekasih, tapi yang akan menjadi menantu Tante itu hanya kamu sayang, cukup kau katakan, kalau kau suka dengan anak Tante, pasti Tante akan mengusahakan agar kau dekat dengannya"ucap Rasti


"Baiklah... Tante kirim nomer WhatsApp nya Troy padamu, nanti kau coba saja kabarin dia"Ucap bahagia Rasti,


"Baiklah Tante .. "


Lama mereka berbincang, kini indah dan Rasti semakin dekat, sedangkan Tania dan Troy kini menikmati, detik-detik terakhir mereka di pulau Bali,


"Kau yakin ingin memulai aktivitas besok?" Tanya Troy


"Yakin... sebenarnya aku sumpek di apartemen terus, tapi mau bagaimana lagi, itu keinginan mu"ucap Tania,


"Maafkan aku, bukan maksud aku begitu, aku tidak akan pernah melarang mu melakukan apapun, asalkan... jangan sampai kau kelelahan, "Ucap Troy seraya memegang kepala Tania, dan mendekatkan ke wajah nya, sehingga dahi mereka kini telah menyatu,


"Hotel itu sudah resmi menjadi milikmu, besok aku akan membawamu langsung kesana, untuk menggantikan posisi ku sebelum nya"Ucap Troy,


"Apa aku tidak bekerja di tempat Tristan saja, aku tidak enak dengan hadiah yang kau berikan, dan juga... itu terlalu berlebih-lebihan,"Ucap Tania pada Troy,


"Apa pun yang aku miliki, semuany adalah milikmu juga, Tania .. aku tidak melarangmu untuk berkunjung ketempat Tristan, bagaimanapun, Di sana lah kau mendapatkan teman sebaik Tristan, "Ucap Troy,

__ADS_1


"Aku tahu... baiklah.. Tania akan bekerja keras lagi "Ucap Tania bersemangat,


"Atau... kau jadi asisten ku saja"Ucap Troy enteng, yang langsung di tolak oleh Tania,


"No...No...No... bukannya bekerja nanti, "Ucap Tania seraya menggerak-gerakkan jari telunjuk, membuat Troy menangkap jari yang bergoyang di hadapan wajahnha itu, lalu mengecupnya pelan,


"Jarak antara kantor dan hotel tidak terlalu jauh, jadi, aku minta, setiap hari, kita harus bahkan wajib makan siang bersama, bagaimana...?"Tanya Troy


Tania tidak langsung menjawab, ada hal yang di fikirkan Tania,


"Lalu bagaimana kalau kau sedang rapat atau sedang keluar, apakah ...aku masih harus menunggumu?"


"Jika tidak bisa di handle maka tidak perlu menunggu, tapi... bagiku, kau adalah yang utama, sesibuk apapun aku nanti, aku pasti akan mengutamakan mu" Ucap Troy yakin,


Membuat Tania ber hambur dalam pelukan nya Troy,


"Bisa tidak, bicaramu itu jangan terlalu manis?"Ucap Tania yang masih memeluk Troy,


"Kenapa?"


"Takutnya aku semakin mencintaimu"Ucap Tania dengan bibir tersenyum,


membuat Troy gemas, dan membelai kepala Tania,


*****


"Nek... Nenek yakin ingin berangkat sekarang ke rumah paman?"Tanya Daniel,


"Nenek sudah empat hari disini, Lain kali, nenek pasti akan kesini lagi, putra mu sangat pintar Daniel, dan juga istrimu, dia sangat baik, dan tulus memperlakukan nenek, jaga mereka baik-baik, "Pesan nenek sebelum ia melangkahkan kakinya,


"Pasti nek, Nenek hati-hati, "Ucap Daniel seraya memeluk nenek nya,


Kehidupan seseorang tidak bisa kita bagi, nyaman atau tidaknya kita, itu tergantung kita yang menjalaninya,


Semakin kita berusaha menghindarinya,


Semakin kita dekat dengannya,


Itulah hukum Alam, Dunia kadang kejam kadang baik hati, Kejam mengajarkan kita akan bagaimana menghargai hidup, baik saat kita di beri kesempatan untuk menikmati hidup,


"*So respect your life, and make your life useful for others, appreciate and enjoy"

__ADS_1


"Sometimes life doesn't give you what you want, not because you don't deserve it, but because you deserve so much more*".


__ADS_2