APA SALAH CINTAKU

APA SALAH CINTAKU
Part 50 Kelahiran Ara 3


__ADS_3

Mama Arya selalu menatap bayi mungil yang ada di dalam box


"Mama.."Ucap Ara


"iya sayang... kau ingin sesuatu nak"Ucap sang mama menghampiri menantunya itu,


"Tidak, mama istirahtlah, Javier tidak akan menangis kok"Ucap Ara yang kasian melihat mertuanya,


"Tidak apa -apa nak, kau istirahat lah, biar segera sembuh"Ucap sang mama, mengelus kepala Ara,


"Ma... begini lah rasanya mama dulu melahirkan anak-anak mama"tanya Ara,


"iya sayang, tapi kau bahagia kan .., Ara ..semua ibu akan merasakan hal itu nak, sakit, tapi bahagia,"Ucap sang mama,


"Ibumu mungkin besok akan sampai di sini, orang yang mama suruh jemput, bilang kalau mobilnya macet"Ucap sang mama,


"Terimakasih ya ma"Ucap ara seraya memeluk menantu kesayangan nya itu,


*****


"Cih... Daniel... "Ucap Andin seraya tersenyum pada jendela yang sedari ia pandang,


Andin tahu akan kedatangan Daniel dan Wita, namun Daniel sudah memberi kode pada Andin, agar Andin tidak menyapanya saat ini,


Senyuman Andin selalu terlihat seraya kepalanya menggeleng-geleng,


Saat ia asyik dengan semua fikiran tentang Daniel dan Wita, tiba-tiba deru g ponselnya berbunyi,


"Hallo..."Ucap Andin,


"Bunda belum tidur? ini sudah malam, apa anak kita rewel?"Tanya seseorang, yang tidak lain lagi adalah suaminya,


"Tidak kok yah, anak kita anteng, ayah juga belum tidur"Ucap Andin,


"Ayah baru pulang dari pabrik Bun, untuk meninjau barang yang baru datang"Ucap Riki,


"Kalau bunda kenapa belum tidur?"imbuh Riki,

__ADS_1


"Ah tidak ayah Bunda sekarang ada dirumah nya Arion, kebetulan, Istri nya Daniel baru tiba, jadi bunda tadi kebangun karena kedatangan nya "Ucap Andin pada suaminya,


"Ya sudah, sekarang ayah istirahat sana"Ucap Andin,


"Baiklah Bun, besok mungkin ayah kesana menyusul bunda ya, ayah kangen banget"Ucap Riki, yang mama berhasil membuat Andin senyum-senyum bahagia,


Ya siapa yang tidak bahagia, mendapatkan perhatian lebih dari suaminya, termasuk author pasti senag di gitukan sama suami heheheh,


pasalnya, Riki adalah pria playboy yang paling tidak di sukai Arion, karena dengan mudahnya kakaknya menerima pinangan pria playboy itu, namun Andin benar-benar mencintai Riki, tidak perduli bagaimana Riki sebenarnya, namun nyatanya, semenjak bersama Andin sifat dan sikap Riki berubah drastis, ia menjadi pria penyabar, penyayang, serta rajin dalam segala hal, menerima kekurangan Andin yang berpenyakit, dan itu membuat Andin makin dan semakin mencintai suaminya,


"Baiklah,ayah hati-hati ya"Ucap Andin


pembicaraan mereka pun terputus,saat layar ponsel itu berubah menjadi wallpaper,


Malam ini terasa sunyi, namun penuh keindahan mengingat semua perjalanan hidup yang Andin lewati, banyak kisah menyakitkan yang ia lihat,


Dari kisah sakitnya, perjuangan adik nya yang ia kenal sangat angkuh bisa merendah hanya demi kesehatan dirinya, dan melihat betapa adiknya menyakiti sang istrinya, semua itu tidak luput dari penglihatan nya,


******


"Sayang... aku berangkat duluan ya,"Ucap Troy seraya mengecup kening istrinya,


"maaf ya, aku ada janji dengan pak klien, untuk meninjau pembangunan hotel secara pribadi, dan dia sudah menunggu ku, tidak apa-apa kan sayang"Ucap Troy,


Namun tidak ingin Tania merasa khawatir, Troy mengambil roti yang sudah Tania olesi dengan coklat,


"Baiklah, aku bawa ini, aku akan makan ini oke"Ucap Troy mencubit lembut pipi istrinya, dan Tania tersenyum dengan hal itu,


"Baiklah hati-hati, aku mencintaimu"Ucap Tania dan di bumbui dengan kecupan kilat di bibir suaminya,


"Aku juga sayang, kau hati-hati juga ya"Ucap Troy yang kini sudah melangkah pergi, Tania hanya bisa tersenyum, mendapati suaminya yang sudah tidak terlihat, Tania pun beres-beres dan hendak ingin pergi juga dari apartemen nya, sejenak ia memikirkan ulang, pertemuan nanti dengan ibunya Mega, apa yang akan ia ucapkan, ia sangat merasa berdosa pada ibunya Mega, Tania menguatkan hati, dan akan berusaha mengambil hati ibunya Mega agar bisa memaafkan nya,


Dengan memberinya semangat pada dirinya sendiri, Tania pun melangkahkan kakinya, namun saat ia hendak masuk kedalam mobilnya, ia terkejut dengan kedatangan Tristan,


"Hai... kau sudah lama berdiri di dekat mobilku"Tanya Tania saat sudah ada di dekat Tristan,


"Ya lumayan, tadi suami mu yang bilang kalau kau juga akan berangkat, tadinya aku ingin bertanya, apartemen mu ada di lantai berapa, eh dia terlihat terburu-buru sekali, jadinya aku menunggu mu di sini saja"Ucap Tristan panjang lebar,

__ADS_1


"Apa ada hal yang penting?"


"Mmmmm begini, Masalah Intan..., dia tidak punya pekerjaan di sini, sedangkan di tempat ku bekerja masih belum ada lowongan, kau tahu sendiri kan, dia tidak punya surat apapun, atau pengalaman apapun, bisa tidak kau beri di pekerjaan, menjadi pelayan pun tidak apa:Ucap Tristan,


"Di toko, sudah full, jadi mama ku juga tidak bsa membantu"Imbuh Tristan,


Sejenak Tania terlihat seperti berfikir,


"Baiklah .. aku akan memikirkannya nanti, suruh datang saja besok ke hotel"Ucap Tania seraya tersenyum,


"Aku tahu, kau sangat baik Tania, terimakasih"Ucap Tristan


"Tentu, dia calon istrimu, tentu aku akan membantunya"Goda Tania,


"Itu belum pasti Nia, aku dan dia masih belum sejauh itu, aku murni hanya berteman dengannya, "Ucap Tristan dengan sungguh-sungguh, karena Tristan kini merasa seperti hal nya dia dan Tania, itulah yang Tristan rasakan,


"Baiklah, kalau begitu, silahkan Dokter Tristan berangkat kerja, dan aku juga akan kerja "Ucap Tania dengan di iringi tawa khasnya,


"Oh baiklah Bu bos, kalau begitu, aku pamit dulu, hati-hati"Ucap Tristan seraya tersenyum pada Tania,


"Kau juga hati-hati"Balas Tania dengan senyuman,


Akhirnya kedua manusia yang saling memperhatikan sebagai sahabat itupun pergi dengan mobilnya sendiri-sendiri,


Sedangkan Troy sudah sampai di pembangunan yang sudah di janjikan untuk pertemuan dengan kliennya itu,


"Selamat pagi pak, maaf sudah membuat anda menunggu"Ucap Troy seraya berjabat tangan dengan klien nya,


"Ah tidak apa-apa Tuan Troy, saya yang terlalu bersemangat disini, sehingga sangat membuat tuan Troy datang sepagi ini"Ucap klien Troy dengan ramah,


"Baiklah pak, inilah pembangunan hotel sudah 80%tahap penyelesaian"Ucap Troy,


"Aku sudah melihatnya tadi Tuan, dan saya sangat puas dengan hasil desain pembangunan di ini,"


"Syukur lah kalau Pak Imran suka, semoga kerja sama kita ini akan menghasilkan keuntungan seperti yang kita harapkan pak"Ucap Troy dengan wajah penuh kebanggaan,


"Tentu tuan, dan saya akan merekomendasikan perusahaan anda dalam desain pembangunan "Ucap Pak Imran,klien yang kini bersama Troy,

__ADS_1


****


"Kau lakukan seperti yang aku katakan"


__ADS_2