
"Pagi....love you sayang . .."Ucap Tania seraya mencium bibir Troy, yang sudah menjadi kebiasaanya setiap ia bangun tidur selalu mengecup sekilas bibir suaminya, begitupun dengan Troy, ia akan melakukan hal yang sama,jika dirinya yang bangun terlebih dulu,
"Pagi juga sayang....sudah bangun..."Ucap Troy dengan mata yang masih sangat mengantuk, .
"Bagaimana semalam.. apakah mama suka dengan hadiahnya..?Tanya Tania seraya meletakkan kepala nya di dada suaminya,
"Terimakasih.. itu kata dari mama"Ucap Troy seraya memainkan rambut Tania,
"Bohong.... kau tidak bisa berbohong ya... setidaknya,mama mau menerima nya kan....?"Tanya lagi Tania,
"Tentu....hadiah yang kau kirimkan sangat bagus, dan juga keinginan mama,"Ucap bohong Troy,
"Baiklah, kalau begitu...aku mandi dulu,lalu siap-siap untuk masak oke"ucap Tania seraya mengangkat kepala nya hendak pergi,
"Kau jadi mau bekerja hari ini ..?bukankah kau bilang akan kerumah om Arya dan juga kerumah mama, "Ucap Troy mengingatkan,
"Emmm...aku tidak kerja hari ini ,aku hanya mau melihat-lihat saja"Ucap Tania,
"Baiklah....aku akan mengabari asistenku,agar semua pekerjaan ku setengah hari ini ia handle terlebih dahulu"
"Tidak perlu...aku jalan sendiri saja, kau pergilah ke kantor, kau ada rapat penting sekarang kan..."
"Tapi... kau jauh lebih penting sayang..."
"Troy... jangan begini.... pergilah ke kantor, aku akan baik-baik saja, aku akan pergi sendirian kerumah om Arya dan kerumah mama,"
Saat Troy ingin berkata Tania sudah menatapnya dengan tatapan memelas,
"Oke baiklah .. tapi ingat hati-hati, dan kabari aku"Ucap Troy yang kini telah menggendong tubuh Tania masuk kedalam kamar mandi,
Rutinitas mandi pagi pun selesai, meski banyak drama yang telah terjadi di dalam, akhirnya Tania menyerah akan kemauan suaminya,
"Kenapa kau selalu cantik sayang, aku jadi tidak rela kau keluar rumah"Ucap Troy yang kini merangkul Tania dari belakang,
"Bohong nya jangan kelewatan deh Troy...."
"Sumpah...rasanya aku ingin masukkan kau kedalam jas ku saja"Ucap Troy yang membuat Tania langsung mencubit perut Troy,
__ADS_1
"Aww.. sakit sayang...."Pekik Troy mendapati cubitan kecil dari istrinya itu,
"Memang nya aku sapu tangan...yang bisa kau masukkan kedalam jas mu ini"Ucap Tania dengan bibir manyun nya,
"Jadi tambah gemes kalau wajahmu kayak gini, kamu tau gak... yang bikin aku gak kuat sama kamu,ni...ini ni yang bisa membuat aku hilang kontrol"Ucap Troy seraya menyentuh bibir Tania yang manyun,
Mendapati sentuhan dan perkataan seperti itu, Tania segera melepas tangan Troy yang melingkar di perut nya,
"Sayang ... cintaku.. manis ku, sekarang udah jam 7 kau akan telat kalau kau masih memelukku, sekarang berangkatlah, "
Sejenak Troy melihat jam yang melingkar di tangannya,
"Iss... kenapa jam berjalan semakin cepat, baiklah... apa sekalian kita berangkat bersama"Tanya Troy seraya mengambil tas kerjanya,
"Tidak usah, berangkatlah, aku jam 8 nanti yang mau berangkat, sekarang aku masih ingin beres-beres dulu"Ucap Tania seraya mengantarkan suaminya sampai ke pintu,
"Kau akan ke hotel untuk pertama kali nya, apakah tidak apa-apa jika tanpaku, maksudku, bagaimana kalau tidak ada yang mengenal mu?"
"Itu yang aku mau, aku ingin kesana tanpa identitas mu, sekalian mau melihat cara bekerja karyawan mu, bagaimana...?"
Mendengar perkataan Tania, Troy menganggukkan kepalanya, tandanya setuju dengan pemikiran istrinya,
Oya sayang, di sana aku sudah menyiapkan ruangan untukmu melukis, jadi, kau jangan membuang hobi mu itu"Ucap Troy seraya mencium kening istrinya,
"Terimakasih...suamiku tersayang...."Ucap Tania membalas ciuman suaminya, namun Tania mencium bibir Troy sekilas,
Troy mengusap pucuk kepala Tania dengan penuh kasih dan sayang,
"Aku berangkat"ucap Troy,
Tania menganggukkan kepala nya seraya tersenyum, melihat suaminya sudah melangkah semakin jauh, Tania pun tersenyum, saat ia mau masuk ia mendengar suara perempuan yang menyapanya,
"Hai kak Tania..., udah balik dari honeymoon ni... mana oleh-oleh nya...."Ucap sang gadis itu dengan sok akrab nya, Tania tersenyum, seraya berkata,
"Kau apa kabar?"Ucap Tania,
"Sudah lebih baik kak"Ucap gadis itu,
__ADS_1
"Sudah tidak teriak-teriak lagi kan...?"Ucap Tania seraya tersenyum,
"Udah nggak kak, Kakak tahu... aku udah dapat cowok yang jauh lebih...lebih...dan lebih dari mantan ku itu"Ucap kegirangan gadis itu yang tidak lain lagi adalah Indah,
"Owh... benarkah... cepat sekali move on nya... salut untukmu, dan juga selamat, Ayo masuk, aku ada sesuatu untukmu"Ucap Tania, mempersilahkan Indah masuk kedalam apartemen nya,
Indah dengan wajah cerianya langsung nyelonong kedalam,
"Suami kakak pasti sangat mencintai kakak ya...?"Tanya Indah seraya menempel kan bokongnya ke sofa ruang tamu,
"Sangat..., dia pria ku, dia pria yang paling mencintaiku di dunia ini, dan yang paling aku cintai, Indah, semoga lelaki yang kau cintai,bisa juga mencintaimu apa adanya"Ucap Tania tulus, seolah memberi doa pada sang adik,
"Semoga ya kak, Kakak tahu pemain film princess Agent, nah cowok nya kayak pangeran Yan Xun loh, ganteng banget kak, meski sebenarnya aku lebih ngefans sama pangeran Yuwen Yu, tak apalah, tapi ini pangeran Yan Xun Versi Modern nya kak"Ucap Indah,yang langsung menerima lemparan bantal sofa di wajahnya,
"Kenapa kakak malah melempar bantal ke wajahku, entar hilang loh imut ku ini"Ucap indah seraya membenarkan rambut yang terkena lemparan bantal, Tania terus tertawa,
"Jangan bilang, kalau kau yang mengejarnya...."Tebak Tania,
"Eh.. emangnya kelihatan ya kak.."Ucap Indah polos,
"Hemmm... Asal yang kau cintai itu belum punya pasangan, boleh-boleh saja kau mengejar nya, tapi ingat jika dia sudah punya pasangan, jangan kau usik mereka, karena aku sudah mengalami hal itu, sampai sekarang rasa bersalah terus menghantuiku, "Ucap Tania sedih,
"Emmmm ya kalau laki-laki nya tidak mau sama aku, ya aku mundur kak hehehehhe, kalau dia mau ... go....maju...pantang mundur hihihi"Ucap Indah dengan tawa usilnya,
"Hemmm, baiklah... kau tidak bekerja?"
"Sekarang aku libur kak, kakak sendiri mau kemana?"
"Mau ikut....?"
"Okelah.. tapi ini happy-happy kan...?"
"Tentu dong... kalau begitu ayo... oh iya lupa ini buatmu"Ucap Tania seraya menyerahkan sebuah kotak, yang lalu di simpan di dalam tas oleh indah tanpa melihat isi nya,
Indah membantu Tania membawa semua barang yang ingin Tania bawa,
"Ini buat siapa saja kak, kok banyak sekali?"Tanya indah seraya melihat beberapa paper bag yang ia tenteng,
__ADS_1
"Buat keluargaku, dan juga buat keluarga temanku"Ucap Tania, ada nada sedih di dalam perkataan nya,
"Kakak sangat cantik, dan juga sangat baik"Ucap indah yang terus menatap Tania, -