APA SALAH CINTAKU

APA SALAH CINTAKU
Part 7 pertemuan pertama dengan gadis


__ADS_3

Akhirnya Tania pun menetralkan fikirannya, agar tidak memikirkan hal yang bukan urusannya, seperti kata Troy tadi, setiap orang memiliki masalah masing-masing,


"Baiklah.... Kau istirahat lah,"ucap Troy saat sudah membantu Tania merapikan barang-barang nya,


"Kau mau kemana....?"tanya Tania saat Troy hendak keluar,


"Aku mau beli makan malam untuk kita"ucap Troy yang melangkah mendekati Tania lagi, dan membelai pipi Tania


"Aku boleh ikut?"Ucap Tania saat tangan Troy memegang kedua tangan nya,


"Tidak usah, kau lelah, istirahat dan tunggulah aku, aku tidak akan lama"ucap Troy dengan penuh cinta,


"Apakah ada makanan yang kau inginkan"


"Tidak ada, baiklah, cepatlah kembali"ucap Tania, seraya mengantarkan Troy hingga ke pintu apartemen nya, setelah Troy telah jauh melangkah,Tania pun masuk kedalam ruangan nya, bukannya istirahat,Tania malah berkeliling, melihat semua isi apartemen ini, ternyata apartemen ini sangat lah luas, dan semuanya sudah lengkap, dari peralatan dapur dan isi kulkas, semuanya terlihat masih baru, ia juga melihat ada kolam renang, yang terdampak di sebelah kamarnya, sungguh apartemen kelas atas,begitulah gumaman Tania,


Saat Tania sedang melihat isi kamar yang akan ia tempati dengan suaminya itu, pandangan Tania terhenti ke sebuah foto yang terpajang, di situ terlihat dua gadis cantik yang berpelukan, namun di belakang ada pria yang mengamati satu gadis, pandangan itu adalah pandangan cinta, Tania tersenyum kecut mendapati kenyataan, mungkin saja, saat ini Troy masih belum bisa melupakan cintanya pada Ara,


Ternyata, foto yang Tania lihat adalah foto Troy saat masa kuliah, dua gadis itu adalah Ara dan Yeyen, mereka berdua berpelukan, dan Troy berdiri di belakang Yeyen yang mana Troy memandang fokus wajah Ara, entah siapa yang memotret momen itu, hingga Troy memutuskan untuk menjadikannya sebuah kenangan,


"(Apakah aku sakit hati.. bukankah aku sudah tahu hal ini, tapi kenapa masih sakit... Aku juga punya cinta saat itu,")


Ucap Tania dalam hati seraya matanya masih memandang foto itu, ia mengusap air mata yang tiba-tiba lolos tanpa ia sadari, ia tidak ingin Troy salah faham terhadap nya,


Saat Tania sudah duduk di depan meja rias, suara pintu terbuka menyadarinya dari lamunannya,


"Kok cepet"tanya Tania,

__ADS_1


"Aku khawatir meninggalkan mu sendirian disini, jadi aku hanya beli ini di bawah, tidak apa-apa kan...?"ucap Troy seraya menaruh palstik yang berisi sate kambing plus nasinya,


"Tidak apa-apa, aku bukan tipe orang pemilih makanan kok, Emmm... aku tidak bisa memasak, tapi aku akan belajar"ucap Tania menatap Troy yang sedang menghidangkan makanannya di piring,


sejenak Troy berhenti dari aktifitas nya, dan melihat ke arah Tania, ia tersenyum seraya melanjutkan aktifitas nya itu


Troy membawa dua piring nasi putih plus sate nya, dan menaruh nya di hadapan Tania,


"Jangan terlalu memaksa, kalau kau tidak bisa memasak, biar aku saja yang memasak"ucap Troy seraya mencium kening istrinya,


"Mana bisa begitu, kau sudah bekerja seharian dan masih ingin memasak, keluargamu.oasti akan lebih membenciku jika tahu akan hal itu"cebik Tania,


"Sayang dengar kan aku, kau tidak perlu mendengar apa kata orang lain, atau penilaian orang lain terhadap mu, terhadap hubungan kita, cukup kau dengarkan aku,cukup kau lihat aku, lagian memasak juga adalah kewajiban suami, kita lakukan bersama-sama, "ucap Troy seraya memegang belakang kepala Tania,


"Baiklah... ayo makan, sebelum dingin" ucap Troy, yang di balas senyuman oleh Tania,


*****


"Apa yang mama rencanakan ini, sama saja mama akan menghancurkan Troy ma... sudah cukup ma, Troy hanya mencintai istrinya"ucap Reza,


"Reza... mama tidak Sudi mempunyai menantu dia, apalagi sampai punya cucu darinya, Jika Troy tidak ingin meninggal kan dia, biar mama buat, wanita itu yang meninggal kan Troy" ucap sang mama Troy dengan penuh emosi,


"Aku tidak pernah berfikir mama akan nekad melakukan hal ini, padahal mama sudah tahu jelas, Troy sangat bahagia bersama nya,meski Reza tidak tahu hubungan mereka seperti apa, tapi Reza yakin, Troy sangat mencintainya, bahkan melebihi cintanya pada Ara"ucap Reza seraya mengingat tatapan Troy pada Tania,


"Reza...mama meminta mu pulang, bukan untuk membela hubungan mereka, tapi agar kau mau membantu mama untuk memisahkan mereka"ucap tegas mama Troy pada Reza,


"Ckkk ma...Troy dan Tania bukanlah orang-orang bodoh yang bisa kita jebak dengan mudah, apalagi mama menggunakan aku sebagai umpan... apakah Troy akan percaya, yang ada, Troy malah mencurigai mama sebelum kita mendapatkan hasil"ucap Reza

__ADS_1


"Sudahlah ma, Reza istirahat dulu, mama juga, jangan terlalu banyak berfikir, jaga kesehatan mama, cobalah untuk menerima"Ucap Reza seraya memeluk sang mama, akhirnya Reza pun keluar dari kamar mama nya,


"Troy... Troy... kenapa kisah cintamu seperti ini, mengapa kau jatuh cinta pada pembunuh adik kita, jadinya ribet gini kan...?"ucap Reza sendiri saat sudah masuk kedalam kamar sebelah kamar mama nya, Reza menghempaskan tubuhnya ke atas kasur empuk nya, ia menghela nafasnya dengan kasar, seraya memandang langit-langit atap rumahnya.


*****


Pagi pun telah tiba, banyak drama yang akan kita lewati bersama,


"Abbas ....apakah semuanya sudah siap?" tanya vairus pada Abbas yang sedang memasukkan koper kedalam bagasi mobil,


"Sudah non"cegah Abbas, saat vairus mengambil koper di tangan nya,


"Biar saya nona, silahkan anda tunggu duduk di mobil saja"ucap Abbas pada vairus,


"oh.. baiklah... "saat Vairus hendak meninggalkan Abbas, suara papa nya menghentikan langkahnya,


"Vai... "panggil sang papa


"Iya pa..."jawab vairus seraya melihat kerja papa nya,


"Kalau ada waktu jenguk lah nenekmu di Eropa tepatnya di kota XXX, disana juga ada mami Wanda, tidakkah kau merindukan dia"ucap sang papa, seraya membelai kepala Vairus,


"Baiklah pa... Kalau ada waktu, Vai akan datang ke sana"ucap Vai dengan pipi penuh senyuman,


"Abbas... saya titip anak saya" ucap Arya pada sang sopir,


"Tuan tidak perlu khawatir, saya akan menjaga nona sepenuh jiwa raga saya tuan, saya tidak akan membiarkan ada hal buruk terjadi pada nona"Ucap sopan Abbas

__ADS_1


"Tu.. papa dengar sendiri kan...lagian papa tahu kan, Ada Abbas yang selalu ada di samping Vairus"Ucap manja vairus, dan sejak itulah, keadaan menjadi sunyi, apalagi saat kedua manusia ini sudah berada di dalam mobil.


__ADS_2