APA SALAH CINTAKU

APA SALAH CINTAKU
Part 83 Akhir Yang Bahagia


__ADS_3

Kebahagiaan terbesar dalam berkeluarga adalah mendapatkan titipan dari illahi,


Semua rasa sakit Tania selama ini, kini telah ia telan dengan meminum kebahagiaan yang tiada tara, restu mertua dan juga hadir nya calon bayi di rahimnya membuat kebahagiaan itu terasa sangat besar.


Sehingga tangisnya pecah, papa nya Troy yang mendengar kabar itu langsung menunju rumah sakit kembali, meski lelah ia rasa tapi ia juga ingin merasakan kebahagiaan yang anaknya rasakan.


Papanya ikut menangis, mengingat Almarhumah mendiang ibunya Troy, ia menengadah kan kepalanya menatap langit seraya berkata


"Anakmu sudah bahagia, kau lihat dia sangat bahagia saat ini, anakmu bisa melewati ke egoisan adikmu, menantu mu juga hebat, kau tenanglah di alam sana, kita akan bertemu suatu saat nanti"ucap papa nya Troy sebelum masuk kedalam rumah sakit.


Ara dan Arion juga sudah mendengar kabar kehamilan Tania, seakan mimpi bagi mereka, Tania yang dulu punya penyakit OCD kini sudah bisa sembuh bahkan lebih baik dari sebelumnya.


Vairus dan Abbas juga demikian, bahkan Daniel dan Wita tidak percaya akan kabar itu.


"Baru tadi aku menelfonnya dan memberi nya kabar akan kehamilan ku, apa begitu cepat menularnya"ucap Wita heran,


"Padahal dia atau Troy tidak mengalami penyiksaan seperti yang ku alami sayang"ucap Daniel seraya memeluk pinggang Wita,


"Bayi kembar lagi, ah pasti lucu kalau mereka semua sudah lahir, tinggal Vairus yang belum nikah, isss kurang seru, jangan-jangan dia belum move on darimu"ucap Wita seraya memanyunkan bibirnya, membuat Daniel tersenyum.


"Kau masih cemburu padanya, oh.. pasti, dia cantik dan **** begitu, apalagi dia sangat pintar menggoda pria"goda Daniel.


"Oh, jadi kau ingin aku menjadi seperti nya, baiklah kau yang mengatakannya ya"ucap Wita serius menatap kearah Daniel.


"Eh, kenapa kau malah mengancam begitu, aku kan cuma ingin kau lebih agresif padaku saja, bukan ke orang lain"ucap Daniel


"Masa bodo"ucap Wita seraya meninggalkan Daniel, keluar dari kamarnya.

__ADS_1


"Ah, apakah orang hamil Mood nya sangat sensi ya..."ucap daniel seraya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Daniel pun turun dari ranjangnya dan mengejar Wita, Daniel tahu ia akan ke kamar kei kalau lagi marah, benar saja, Sekarang Wita sudah berbaring di samping kei seraya memeluk tubuh kei


"Sayang...bangunlah, ayo tidur di kamar, kau semalam bilang kan kalau malam ini akan memberi jatahku"ucap Daniel seraya mengelus punggung Wita


"Jatah, minta sana sama nyamuk"jawab ketus Wita


"Iss... sayang, ayolah.. aku sudah minum jamu kuat tadi, sia-sia nanti khasiat jamunya"ucap Daniel pelan di telinga Wita.


Karena Daniel tidak ingin kalau apa yang ia katakan di dengar oleh anaknya yang ke lewat pintar nya.


"Biarkan mama tidur di sini pa, kalau tidur sama papa, papa hanya bisa mengganggu adik bayi di dalam nya, sudah kembali lah ke kamar papa"ucap Kei dengan mata masih terpejam.


Sebenarnya Wita ingin tertawa mendengar perkataan Kei, hanya saja ia tahan, itu akan membuat Daniel dan Kei sama-sama sulit di tangani nantinya.


Daniel masih belum menyerah, ia mencoel-coel tubuh Wita dengan jari telunjuk nya, namun tubuh Wita masih belum bergeming, dengan wajah lesu, Daniel mengangkat tubuhnya sendiri, Seraya berkata dengan pelan.


Wita tersenyum mendengar ucapan Daniel, Wita membayangkan expresi Daniel saat ini, pasti dia lagi menekuk wajahnya


*****


"Apakah sebahagia itu mendengar wanita itu hamil?"ucap Abbas yang kini sudah berdiri di samping Vairus.


"Tentu, dia sahabat ku, Abbas terkadang hal yang kita anggap tidak penting, ternyata itu adalah kebahagiaan buat kita suatu saat nanti, Seperti Tania, kisahnya begitu membuatku tersentuh, kisah nya dan kisah Ara sudah menjadi bagian dari kehidupan kita semua, apakah kau mau membuat sejarah kita seperti mereka?"tanya Vairus pada Abbas, yang mana Abbas hanya mengernyitkan dahinya tidak mengerti


"Apakah kau sebodoh itu, tidak memahami apa yang aku katakan?"ucap Vai.

__ADS_1


"Aku benar-benar tidak paham" jawab Abbas Seraya tersenyum dengan penuh arti.


"Iss, kau ingin aku yang mengatakan terlebih dahulu, kisah kita akan di kenal dengan percintaan antara atasan dan bawahan hahhahhaha" ucap Vairus menertawakan kisah yang ia buat sendiri.


Abbas yang mendengar ungkapan itu juga menimpali dengan tawaan.


"Bukankah kau mencintaiku Abbas?"ucap Vairus menatap Abbas seraya memiringkan kepalanya.


terlihat Wajah Abbas yang merah merona seperti wanita yang memakai blush on.


"Kemana Abbas yang gentleman?"goda Vairus seraya menyenggol lengan Abbas dengan lengannya, mendapatkan tantangan itu, Abbas langsung meraih leher belakang Vairus lalu mengecup bibir nya dengan begitu dalam.


Mereka menikmati setiap hisapan lidah yang begitu membuat mereka terlena,


Vairus ikut merangkul leher Abbas dan memberi balasan akan setiap ciuman yang Abbas berikan.


Semua orang sudah bahagia dengan kehidupan mereka masing-masing,


Tania dengan restu mama Rasti, Faris yang sudah melakukan akad nikah dengan Dini.Daniel yang selalu melewati hari bahagia dengan Wita dan kei serta calon baby nya, Arion dan Ara yang selalu melewati hari dengan ke lucuan baby Javier, Tristan yang semakin menggilai Intan.


Indah dengan wajah sok imutnya terus menjadikan nya hiburan bagi seluruh sahabat Tania.


Begitulah tuhan akan memberikan kebahagiaan setelah mereka menjalani beberapa cobaan,


Setiap cobaan pasti akan dapat balasan yang indah atas kesabaran dan ketabahan nya,


Di sini kita bisa belajar dari sifat Tania yang Egois serta ber ambisi terhadap hak yang bukan miliknya kini menjadi Wanita yang memiliki ketabahan hati yang luar biasa

__ADS_1


Sehingga ia mendapat kan cinta yang luar biasa dari sang suami, mendapatkan dukungan dari semua sahabat yang mencintainya.


Sampai di sini kisah Tania dan Troy, semoga kalian bisa puas terimakasih atas dukungan nya selama ini,


__ADS_2